Showing posts with label Dragon Ball. Show all posts
Showing posts with label Dragon Ball. Show all posts

Sunday, 22 October 2017

Super Saiyan Anger God!!! Vegeta vs Toppo!!! Pertarungan dua orang Runner Up!!!

Setelah Goku gagal mengalahkan Jiren para ronde pertama pertarungan mereka, kali ini Vegeta dan Toppo yang saling berhadapan.

Pertarungan 2 orang terkuat nomer dua di masing-masing tim mereka ini menjadi pertarungan lain yang sepertinya cukup menarik untuk disimak.

Kalau dalam sepak bola, pertarungan antara Goku dan Jiren mungkin ibarat Liga Champion, sementara Vegeta vs Toppo itu Liga EROPA.

Nah, dngan tekad yang membara, Vegeta ingin membuktikan kalau kekuatannya tidak akan kalah dari Son Goku.

Niat awalnya sih dia ingin melawan Jiren. Namun ternyata Toppo menghadangnya. Sehingga tidak ada pilihan lagi baginya, selain menghadapi Toppo terlebih dahulu.

Keduanya memang belum pernah saling berhadapan sebelumnya. Namun Toppo lebih unggul pengalaman dibandingkan dengan Vegeta.

Sebelum Turnamen Zeno dimulai, Toppo sudah pernah berhadapan dengan Son Goku dalam pertandingan uji coba.

Dengan begini Toppo sudah memiliki pengalaman menghadapi petarung dari bangsa Saiyan. Terkhusus bagi Saiyan pengguna mode Super Saiyan Blue.

Di sisi lain, Vegeta sama sekali belum pernah berhadapan dengan petarung dari Pride Trooper yang merupakan perwakilan dari Universe 11. Apalagi menghadapi Toppo.

Dari sisi pengalaman saja, seharusnya Toppo sudah lebih unggul dibandingkan dengan Vegeta.

Dan jika dilihat dari segi kekuatan, sepertinya Toppo juga lebih unggul dibandingkan dengan Vegeta.

Dalam pertandingan uji coba, kekuatan Toppo sebelum power up saja terbukti mampu mengimbangi Super Saiyan Blue-nya Son Goku.
Vegeta Super Saiyan Anger God

Dan setelah melihat Toppo melakukan Power Up, Son Goku sampai harus mengaktifkan Super Saiyan Blue + Kaio Ken untuk mengimbanginya.

Meskipun keduanya tidak sempat bertarung dalam wujud terkuat mereka masing-masing karena dihentikan oleh Grand Priest, tetapi setidaknya, kekuatan Toppo setelah Power Up terbukti melebihi Super Saiyan Blue.

Jika perbandingan ini yang dipakai, sudah jelas jika saat ini Full Powernya Toppo lebih kuat dibandingkan dengan Full Powernya Vegeta. Mengingat Vegita tidak bisa melakukan Kaio Ken seperti Son Goku.

Namun sebagai seorang Pangeran Saiyan yang berharga diri tinggi, kekuatan Vegeta tentu tidak bisa diukur hanya dengan ukuran Transformasi dan Power Up.

Selayaknya para petarung Saiyan lainnya, Vegeta tentu akan mengalami perkembangan pesat selama pertarungan.

Dan jika dilihat dari track record semua Saiyan yang saat ini bertarung di arena, hanya Vegeta saja yang sampai saat ini masih belum terlihat mengalami perkembangan.

Para Saiyan dari Universe 6 semuanya sudah berkembang cukup jauh selama pertandingan. Cabba dan Caulifla sudah mampu mencapai Super Saiyan 2, sementara Kale sudah mampu mengendalikan kekuatan Super Saiyan Berserker.

Dan dari Universe 7, Son Goku sudah mampu mengaktifkan Ultra Instinct, sementara Son Gohan sudah mampu mengembalikan kekuatan Mystic Form-nya dengan sempurna.

Hanya Vegeta yang masih stagnan dengan Super Saiyan Blue-nya. Oleh karenanya bukan mustahil jika saat bertarung melawan Toppo nanti, Vegeta akan mampu mencapai level yang lebih tinggi.

Meskipun agak mustahil bagi Vegeta untuk dapat juga mengaktifkan Ultra Instinct seperti Son Goku, karena sejauh ini tidak ada kemampuan khusus Vegeta yang punya kapasitas untuk memicu kekuatan tersebut.

Vegeta tidak bisa menggunakan Kaio Ken, dan Vegeta tidak bisa menggunakan Genki Dama.

Satu-satunya sumber kekuatan yang paling potensial yang dimiliki oleh Vegeta adalah amarah, dan harga diri.

Tapi, apa iya amarah dan harga diri sang Pangeran Saiyan cukup untuk mem-power up kekuatannya seperti Kaio Ken?

Kenapa tidak!

Jika Trunks saja mampu mencapai wujud Super Saiyan Anger saat melawan Zamasu dan Black hanya karena amarahnya yang meledak-ledak, kami rasa Vegeta juga akan mampu mengaktifkan kekuatan yang sejenis.

Toh Vegeta itu kan ayah biologisnya Trunks, jadi wajar kan kalau keduanya memiliki kemampuan yang sejenis.

Dan dengan menggabungkannya dengan Ki Dewa, bukan mustahil jika nanti Vegeta akan mampu mengaktifkan transformasi baru semisal Super Saiyan Anger God atau Super Saiyan Blue Anger. 

Pada wujud barunya ini, mungkin kekuatan Vegeta masih berada dibawah Limit Breaker-nya Goku. Tapi mungkin akan lebih sakti dari Super Saiyan Blue + Kaio Ken 20x.

Saat Trunks memasuki mode Super Saiyan Anger, pupil matanya menghilang. Matanya menjadi putih semua. 

Persis seperti saat Kale memasuki mode Super Saiyan Berserker atau saat tubuh Goku bereaksi melawan balik kekuatan Genkidama yang mengenai tubuhnya yang kemudian memicu kebangkitan Ultra Instinct.

Kami rasa, Super Saiyan Anger merupakan transformasi lain untuk Super Saiyan Berserker dari Universe 6 dan atau transformasi perantara diantara Super Saiyan dengan Ultra Instinct.

Karena sampai saat ini kita masih belum tahu apakah syarat untuk membangkitkan Ultra Instinct adalah harus memiliki Ki Dewa atau tidak.

Dan jika kami boleh membandingkan, kami rasa Super Saiyan Berserker dan Super Saiyan Anger itu seperti wujud Golden Oozaru dalam Dragon Ball GT. Kekuatannya sangat dahsyat tetapi liar dan tak terkendali.

Sementara Ultra Instinct kami ibaratkan sebagai Super Saiyan 4, perubahan selanjutnya dari Golden Oozaru.

Artinya kekuatan Super Saiyan Anger ataupun Super Saiyan Berserker, sebenarnya berhubungan juga dengan Ultra Instinct.

Dimana kedua wujud Beast atau buas dari bangsa Saiyan tersebut terbukti mampu meng-over power kekuatan Super Saiyan Blue Goku atau Super Saiyan Rosenya Black.

Bayangkan jika ternyata Vegeta mampu membangkitkan kemampuan buas amarah bangsa saiyan tersebut dengan menggunakan Ki Dewa.

Kemampuan Super Saiyan Anger yang menggunakan Ki Dewa pasti bakalan suangar banget tuh!

Dan jika nama dari kemampuan istimewa Goku adalah Ultra Instinct, maka kami akan menamai kemampuan Vegeta ini sebagai Beast Instinct.

Tapi ini hanya sebatas teori kami saja loh! Nanti terus ada yang marah-marah, bilangnya berlebihan atau nggak masuk akal.

Sekali lagi ini cuma teori kami bro! Sependapat boleh, nggak sependapat juga boleh.  

Bagaimana menurut kalian?

Thursday, 19 October 2017

Belmod, Dewa penghancur terkuat??? Jiren lebih kuat dari Belmod??? [ DBS MANGA CHAPTER 29+ ]

Pertarungan antar dewa penghancur sebagai pertunjukan pemanasan sebelum Turnamen Zeno dimulai terus berlanjut di manga Dragon Ball Super chapter 29.

Pertarungan ini tidak pernah terjadi di dalam cerita anime, sehingga sangat menarik sekali untuk disimak, sebagai acuan untuk mengukur batas-batas kekuatan para Dewa Penghancur.

Ternyata setiap Dewa penghancur memiliki teknik unik yang menjadi ciri khas mereka masing-masing.

Belmod, Dewa Penghancur daru Universe 11, merupakan yang pertama yang menunjukkan teknik unik miliknya.

Dengan kekuatannya, Belmod bisa menangkap semua Dewa Penghancur dan mengurungnya di dalam semacam bola energi. 
Belmod, Dewa penghancur terkuat

Kemudian, disaat semua Dewa tak berdaya, Belmod melancarkan serangan Ki Blast yang bentuknya mirip seperti hujan kartu.

Untuk melepaskan diri dari serangan gandanya Belmod, Dewa Penghancur daru Universe 8, Liquiir, akhirnya mengaktifkan kekuatan rubah ekor 9 nya.

Pada chapter inilah akhirnya kita diberi tahu kalau ternyata jumlah ekornya Liquir bisa berubah ubah sesuai kebutuhan.

Kalau dipikir-pikir malahan jadi mirip seperti Kyubinya Naruto, ya???

Nah, Dewa penghancur berikutnya yang menunjukkan kemampuan uniknya adalah Rumosh, Dewa Penghancur daru Universe 10.

Sesuai dengan penampilannya yang menyerupai Gajah, Rumosh memang memiliki kekuatan fisik yang sangat massive.

Dengan serudukan mautnya, Rumosh berhasil melemparkan beberapa Dewa Penghancur ke udara. Sebelum akhirnya, kebrutalannya tersebut harus terhenti setelah ditonjok oleh Beerus.

Pertarungan maha dahsyat tersebut terus berlangsung hingga menyisakan 2 orang Dewa Penghancur yang masih beridiri di Arena, yaitu si musuh bebuyutan Tom and Jerry, Beerus dan Quitella.

Namun sebelum keduanya berhasil melayangkan pukulan pamungkas mereka, Grand Priest segera memasuki arena dan melerai keduanya.

Hanya dengan menggunakan masing-masing satu jari, Grand Priest mampu menghentikan pukulan dari dua Dewa Penghancur tersebut.

Hal ini semakin memperjelas perbedaan skala kekuatan yang terlampau jauh antara Dewa Penghancur dengan Angel.

Nah, pertarungan antar Dewa Penghancur memang sudah selesai setelahnya. Namun hal yang lebih menarik lagi justru terjadi setelahnya.

Di saat semua Dewa Penghancur terlihat bonyok dan berdarah-darah, termasuk Beerus dan Quitella, ada satu Dewa Penghancur yang tampak masih mulus dan bersih. Meskipun dirinya tersungkur di lantai.

Dia adalah Belmod.

Dan disaat semua rekannya dipulihkan oleh Angel mereka masing-masing, Belmod justru menolak melakukannya.

Apakah adegan ini secara tidak langsung menunjukkan kalau sebenarnya Belmod adalah kontestan yang paling sedikit menerima damage selama pertarungan?

Hanya saja mungkin dirinya merupakan tipikal Dewa Penghancur yang malas repot, sehingga dia memutuskan untuk tetaptersungkur saja di lantai arena?

Sepertinya memang begitu. Karena pada chapter sebelumnya, dia mengatakan sudah capek jadi Dewa Penghancur dan memutuskan akan segera pensiun, sehingga dia mempersiapkan Toppo sebagai calon penggantinya.

Jika memang begitu adanya, maka bisa disimpulkan bahwa mungkin, Belmod adalah Dewa Penghancur yang paling kuat dan paling senior diantara semuanya.

Namun kabar yang paling mengejutkan bukanlah hal tersebut.

Di akhir chapter 29 ini, jika kami tidak salah info, Toppo mengatakan kalau di Universe 11 masih ada satu mortal yang kekuatannya lebih besar dari Belmod.

Hal ini jelas berbeda dengan apa yang Toppo katakan di dalam anime.

Dalam anime Toppo mengatakan kalau di Universe 11 ada seorang petarung bernama Jiren yang lebih kuat dari dirinya.

Namun, dalam manga, Toppo justru terang-terangan mengatakan kalau di Universe 11 ada seorang mortal yang kekuatannya tidak hanya melebihi Toppo, tetapi juga melebihi Belmod.

Orang tersebut pastinya adalah Jiren.

Tapi bagaimana seorang Jiren bisa memiliki kekuatan yang lebih besar dari Dewa Penghancur di Universe-nya.

Dan Dewa Penghancur yang telah dilampauainya bukanlah Dewa Penghancur biasa. Ini Dewa Penghancur senior yang masuk jajaran Dewa Penghancur terkuat loh!

Jawabannya seharusnya hanya ada satu, yaitu Ultra Instinct.

Karena seperti yang kita tahu, kemampuan ini adalah kemampuan super langka yang bahkan seorang Dewa Penghancur sekalipun belum tentu bisa untuk mencapainya.

Jadi, bukan mustahil jika seorang yang sudah menguasai Ultra Instinct dengan sempurna, kekuatannya akan melampaui para Dewa Penghancur.

Besar kemungkinan Jiren sudah menguasai kemampuan Ultra Instinct tersebut dengan sempurna.

Oleh karenanya kekuatannya bisa melampaui seorang Dewa Penghancur, meskipun dirinya hanyalah seorang Mortal.

Dan untuk mengalahkan seorang pengguna Ultra Instinct, maka Goku harus menguasai Ultra Instinct juga.

Bagaimana menurut kalian?

Terima kasih sudah mampir ke channel kami. Jangan lupa LIke, Share dan Subscribe jika menurut kalian video-video kami cukup menarik untuk ditonton.

Sampai ketemu lagi dalam video kami yang berikutnya, And See Ya!!!

Saturday, 14 October 2017

SPOILER DRAGON BALL SUPER EPISODE 114! Munculnya Petarung Super Misterius!

Hingga anime Dragon Ball Super episode 110 tayang kemaren masih ada empat petarung dalam Turnamen Zeno yang masih belum muncul di tengah arena.

Dari empat petarung tersebut, dua berasal dari Universe 6 dan 2 lainnya berasal dari Universe 4.

Dua orang petarung misterius dari Universe 6 sudah diketahui identitasnya, yaitu Sapneru dan Pirina yang keduanya terlihat seperti Namekian dari Universe 7.

Sementara 2 petarung misterius dari Universe 4 masih belum diketahui penampakannya hingga saat ini.
spoiler dragon ball super episode 114

Nah mungkin para petarung misterius tersebut baru akan muncul pada episode 114 nanti. Mengingat judul untuk Episode 114 nanti adalah "Dreadfull situation! Sudden appearance of the new super warrior!"
Spoiler anime dragon ball super episode 114

Melihat ekspresi Quitella yang terlihat begitu percaya diri dengan skuad yang dibawanya, bisa jadi yang dimaksud dengan "New Super Warrior" adalah 2 petarung misterius dari Universe 4 ini.

Namun bisa jadi itu hanya jebakan. Dua petarung dari Universe 4 bisa saja hanyalah petarung biasa tetapi memiliki kemampuan unik untuk menyembunyikan keberadaan mereka dengan sangat rapi.

Seperti yang kita tahu, peraturan dalam Turnamen Zeno ini adalah Universe yang memiliki jumlah petarung paling banyak yang masih bertahan di dalam arena hingga seluruh tiang tenggelam adalah pemenangnya.

Bisa jadi, Quitella bermaksud menyembunyikan kedua petarung misteriusnya tersebut hingga menjelang akhir pertandingan.

Sehingga sekuat apapun musuh mereka, jika pada akhirnya jumlah petarung Universe 4 lah yang paling banyak tersisa di dalam arena hingga waktu selesai, maka Universe 4 lah yang akan jadi pemenangnya.

Kami berspekulasi demikian karena melihat penampilan Quitella yang wujudnya menyerupai tikus, binatang lemah yang terkenal licik dan cerdik.

Oleh karenanya, kami berpendapat kalau "New Super Warrior" yang dimaksud adalah dua Namekian dari universe 6.

Kami yakin kata "Super" yang digunakan dalam judul episode tersebut merujuk pada wujud Super Namekian yang merupakan transformasi terkuat dari bangsa Namek.

Dan dua orang Namekian dari Universe 6 yang wajahnya mirip seperti Picolo dan Lord Slug tersebut adalah petarung yang sudah mampu mencapai level Super Namekian.

Hanya aja kami masih belum yakin apakah level Super Namekian dari Universe 6 lebih hebat atau hanya setara dengan level Super Namekian dari Universe 7.

Tapi kedua tebakan kami tersebut bisa saja salah, karena pada spoiler episode 112 disebutkan jika Vegeta menolong Cabba dari serangan Monna, dan mengajari Cabba cara bertarung bangsa Saiyan yang sesungguhnya.
spoiler anime dragon ball super episode 112-113

Sementara pada spoiler episode 114 disebutkan kalau Goku kembali bertarung melawan Kale dan Caulifla hingga membuat Kale kembali masuk ke mode Super Saiyan Berserker.

Bisa jadi yang dimaksud "New Super Warrior" pada episode 114 adalah transformasi terbaru Cabba atau transformasi baru Super Saiyan Berserker-nya Kale.

Kalau menurut kalian, bagaimana?

Monday, 9 October 2017

Ultra Instinct! Kekuatan yang ditakuti para Dewa Penghancur!

Akhirnya, sesuai dengan apa yang sudah dijanjikan, pada anime Dragon Ball Super episode spesial 1 jam, Son Goku berhasil mencapai wujud Limit Breaker.

Meskipun pada kenyataannya penampilan Limit Breaker Goku sedikit berbeda dengan yang selama ini di-spoiler-kan.

Ternyata pemicu dari wujud tersebut adalah Genkidama yang berhasil dikembalikan oleh Jiren hingga mengenai tubuh Goku sendiri.

Tanpa disangka-sangka, Son Goku justru mampu menyerap energi Genkidama hingga memicu Limit Breaker.

Jika diingat ingat, adegan ini mirip seperti saat Goku melawan Android 13 dalam Movie ke-7 seri Dragon Ball Z, dimana Son Goku menyerap kekuatan Genkidama kemudian mencapai wujud Super Saiyan misterius.

Ada beberapa hal yang sangat menarik dan misterius dari kasus Son Goku kali ini.

Whis mengatakan, kalau dirinya baru pertama kali melihat Son Goku bertarung menggunakan wujud tersebut.

Bahkan Whis sendiri tidak tahu dan tidak yakin dengan apa yang terjadi pada Son Goku.

Hingga beberapa saat kemudian, setelah melihat gaya bertarung Son Goku, para angel dan dewa penghancur akhirnya menyadari satu hal.

Ultra Instinct.
Ultra Instinct! Kekuatan yang ditakuti para Dewa Penghancur!

Berus mengatakan kalau Goku telah membangkitkan sebuah kekuatan yang disebut ultra instinct.

Sebuah kekuatan yang bahkan para Dewa Penghancur sekalipun sangat sulit untuk mencapainya.

Sebuah kekuatan mengerikan yang ditakuti oleh para dewa penghancur.

Whis kemudian menjelaskan bahwa Goku bisa membangkitkan ultra insticnt-nya tersebut akibat dipicu oleh Genkidama.

Namun kekuatan tersebut tidak muncul karena Goku menyerap kekuatan dari Genkidama.

Menurut Whis, Genkidama hanyalah salah satu poin yang memicu tubuh Son Goku untuk menghancurkan batas, untuk break his limit.

Dan energi genkidama tersebut hanyalah sumber energi sementara. Itulah kenapa Son Goku akhirnya terkapar setelah energi tersebut habis masa aktifnya.

Dengan kata lain, masih ada jalan lain bagi Goku untuk sekali lagi mencapai wujud Limit Breaker yang kali nanti akan bersifat permanen.

Di sisi lain, Whis memang cukup paham tentang ultra instinct yang dibangkitkan oleh Goku. Namun Whis masih belum bisa menjelaskan tentang aura biru yang menyelimuti tubuh Limit Breaker Goku.

Sepertinya aura biru tersebut adalah sesuatu yang lain, bukan sekedar aura ultra instinct. Mungkin aura biru tersebutlah yang kelak akan menjadi kunci untuk menjelaskan alasan kenapa Goku bisa membangkitkan Ultra Instinct.

Ngomong-ngomong, ultra unstinct itu sebenarnya apa sih?

Sebenarnya kami sudah pernah menjelaskannya pada video kami sebelumnya yang berjudul "RAMALAN IKAN LELE BEERUS TERBUKTI, LIMIT BREAKER GOKU SEKUAT DEWA PENGHANCUR"

Hanya saja, pada saat itu kami masih belum tahu kalau namanya adalah Ultra Insticnt.

Menurut analisa kami, apa yang dijelaskan oleh Whis pada manga Chapter 27 yang terbit di bulan Agustus kemaren adalah Ultra Insticnt yang dijelaskan pada anime DBS episode 110 ini.

Dalam manga tersebut Whis mengatakan ada teknik bertarung yang bahkan dewa penghancur sekelas Beerus masih belum mampu menguasainya sepenuhnya.

Dengan kata lain, jika mampu menguasai teknik bertarung tersebut, maka dewa penghancur pun tidak akan mampu untuk mengalahkannya.

Teknik bertarung tersebut Whis jelaskan sebagai teknik bertarung yang reflek bergeraknya lebih cepat dari pikiran bawah sadar otak.

Maksud kami, dalam bertarung, refleks tubuh dan indera bereaksi jauh lebih cepat dibandingkan dengan otak. Sehingga bisa bereaksi tanpa berpikir terlebih dahulu.

Hal ini semakin diperkuat oleh pernyataan Gohan yang mengatakan kalau gaya bertarung Goku dalam wujud Limit Breaker sangat berbeda dengan gaya bertarung Goku sebelumnya.

Dan saat ditanyai oleh Vegeta, Goku sendiri mengaku sangat tidak bisa untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.

Nah, karena pada episode 110 ini Whis juga mengatakan kalau Jiren adalah seorang Mortal yang lebih kuat dari Dewa Penghancur, bukan mustahil kalau Jiren juga menguasai Ultra Instinct.

Dan Jiren sudah menguasainya dengan sempurna. Itulah kenapa Jiren masih bisa meng-handle serangan Goku dalam mode Limit Breaker.

Yang jadi masalah sekarang adalah ending dari episode 110, dimana Frieza mengarahkan semacam Ki Blast ke arah Goku yang tengah sekarat.

Sekilas, terlihat Frieza seperti ingin membunuh Goku. Namun melihat apa yang terjadi pada beberapa episode sebelumnya, bisa saja hal itu cuma tipuan. Dimana yang terjadi justru Frieza membagikan sedikit energinya kepada Goku.

Bagaimana menurut kalian?

Terima kasih sudah mampir ke channel kami. Jangan lupa Like, Share, dan Subscribe untuk mendapatkan update video video terbaru kami berikutnya. And See Ya!!!

Sunday, 1 October 2017

SPOILER DRAGON BALL SUPER EPISODE 111 - 113, Hit vs Jiren, Vegeta Mengamuk, Para Saiyan Menggila!

Dragon Ball Super spesial 1 jam yang menayangkan episode 109 dan 110 secara beruntun rencananya baru akan tayang pada tanggal 8 Oktober mendatang.

Yang itu juga berarti tidak ada anime Dragon Ball Super pada hari minggu tanggal 1 Oktober besok.

Namun, belum juga episode spesial tersebut ditayangkan, spoiler Dragon Ball Super episode 111 - 113 sudah dikonfirmasi.

Yaaaa, memang sih, spoilernya baru sebatas judulnya saja. Tidak ada sinopsisnya sama sekali.

Namun dari judulnya tersebut setidaknya kita bisa mengira-ngira apa yang akan terjadi di episode berikutnya. Ya kan!?

Naah, kita mulai saja dari spoiler episode 111 yang konon akan berjudul "Hit vs Jiren." Yang akan tayang pada tanggal 15 Oktober.
SPOILER DRAGON BALL SUPER EPISODE 111 - 113

Loh!!! Kok Jiren malah bertarung dengan Hit? Bukannya pada spoiler episode 110 Jiren akan berhadapan dengan Goku. Dan Goku akan mencapai perubahan wujud Limit Breaker?

Apa iya sih, wujud Limit Breaker nya Goku masih belum cukup untuk menandingi kekuatan Jiren?

Jika Iya, maka bisa dipastikan kalau yang pernah disebutkan oleh Whis sebagai Mortal yang lebih kuat dari Dewa Penghancur, salah satunya adalah Jiren.

Hal ini semakin diperkuat dengan terbitnya manga Dragon Ball Super episode 28 di bulan September ini.

Berbeda dengan yang ada di anime, pada manga chapter 28 ini, Toppo tidak memperkenalkan dirinya langsung kepada Goku.

Pada cerita Manga, Belmod terlebih dahulu memperkenalkan Toppo kepada rekan sesama Dewa Penghancur dan semua yang hadir dalam pertemuan di dalam istana Zeno.

Belmod memperkenalkan Toppo sebagai calon penggantinya. Karena Belmod merasa sudah ingin segera pensiun menjadi Dewa Penghancur.

Menurut apa yang kami pahami, Belmod sudah cukup lama melatih Toppo untuk dipersiapkan sebagai penggantinya.

Nah karena Toppo sudah diperkenalkan secara langsung oleh Belmod sebagai calon penggantinya, secara matematis seharusnya kekuatan Toppo sudah mendekati kekuatan Dewa Penghancur.

Dan jika kekuatan Toppo saja sudah mendekati kekuatan Dewa Penghancur, maka kekuatan Jiren yang konon lebih kuat dari Toppo seharusnya sudah bisa disejajarkan dengan kekuatan Dewa Penghancur.

Atau bahkan malah lebih kuat dari Dewa Penghacur.

Kami rasa, cerita pada manga chapter 28 tersebut bermaksud mempertegas posisi kekuatan Jiren yang melebihi kekuatan Dewa Penghancur. Baik dalam cerita Manga maupun dalam Anime.

Sehingga Son Goku perlu berubah sampai wujud Limit Breaker untuk dapat menandingi kekuatan Jiren.

Masalahnya sekarang, kenapa pada episode 111 nanti pertarungan utamanya justru antara Jiren vs Hit? Padahal pada episode 109-110 Jiren sudah akan berhadapan dengan Limit Breaker Goku?

Dimana Son Goku pada episode 111 ini? Apakah dia sudah dikalahkan oleh Jiren meskipun sudah mampu mencapai wujud Limit Breaker?

Jawabannya Bisa iya bisa tidak. Namun yang pasti Goku belum akan tereliminas dari turnamen meskipun dirinya terpaksa kalah dari Jiren. Ya iya lah, dia kan tokoh utamanya.

Menurut kami, ada beberapa alasan kenapa pertarungan antara Limit Breaker Goku vs Jiren di episode 110 harus terhenti di episode berikutnya.

Pertama, mungkin wujud Limit Breakernya Goku menguras banyak tenaga, sehingga hanya bisa bertahan dalam waktu yang sangat singkat.

Sehingga belum sampai Goku mengalahkan Jiren, transformasinya tersebut terpaksa sudah harus diakhiri. Dan dia harus bersembunyi untuk sementara waktu guna memulihkan tenaganya kembali.

Yang kedua, mungkin Goku masih belum mampu mengendalikan kekuatan Limit Breakernya, sehingga dia hanya bisa meng-overpower Jiren dalam waktu singkat kemudian tersungkur tak berdaya karena kecapean.

Kemudian pada saat Jiren akan melempar Goku keluar arena, Hit datang untuk membantunya sebagai balas budi seperti saat Goku menyelamatkannya dari Dyspo dan Kunshi.

Jika hal ini yang terjadi, maka kondisi Goku akan seperti kondisi Kale setelah mengamuk dalam mode Berserker.

Butuh waktu yang cukup lama untuk dapat memulihkan tenaga seperti semula. Ditambah lagi selama turnamen, para petarung dilarang menggunakan pemulih stamina seperti kacang senzhu.

Bisa jadi, setelah pertarungan pertamanya melawan Jiren tersebut, Goku akan dibawa oleh Gohan atau yang lainnya untuk bersembunyi sementara waktu, sambil memulihkan tenaga.

Dan Hit datang untuk mencegah Jiren mengejarnya.

Kami sendiri lebih menyukai opsi yang kedua. Dimana Goku akan tersungkur kecapean karena belum menguasai kekuatan Limit Breaker-nya.

Terlebih lagi bocoran judul untuk Spoiler episode 112-nya adalah Vegeta's Resolve.

Mungkin, setelah Hit juga berhasil dikalahkan oleh Jiren, selanjutnya orang yang akan menghadapi Jiren adalah Vegeta.

Setelah melihat kekuatannya Jiren serta wujud Limit Breakernya Goku, Vegeta pun membulatkan tekad untuk melindungi Goku dari Jiren dengan seluruh sisa tenaganya.

Karena menurutnya hanya Goku lah satu-satunya harapan Universe 7 untuk dapat mengalahkan Jiren dan memenangkan turnamen.

Nah, spoiler episode berikutnya, episode 113 berjudul Fighting Maniac Saiyan Battle.

Dari judulnya saja, kita bisa berspekulasi kalau di episode ini para Saiyan akan menggila.

Mungkin Goku sudah pulih lagi. Atau mungkin Vegeta juga mampu mencapai wujud Limit Breaker.

Atau malah akan ada kejutan dari Gohan atau para Saiyan dari Universe 6.

Kita tunggu saja tanggal mainnya!

Monday, 21 August 2017

Perbandingan kekuatan Super Saiyan God dengan Super Saiyan Blue

Setelah terakhir kali muncul dalam Battle of Gods, wujud Super Saiyan god Son Goku nyaris tidak pernah digunakan lagi dalam anime Dragon Ball Super.

Son Goku dan Vegeta lebih banyak menggunakan wujud Super Saiyan Blue dalam bertarung dibandingkan menggunakan wujud Super Saiyan God.

Namun dalam anime Dragon Ball Super episode 104, untuk pertama kalinya Son Goku memakai kembali perubahan wujud tersebut diluar Battle of Gods.

Dalam wujud Super Saiyan God, Son Goku beradu kecepatan dengan Dyspo dari Universe 11. Dimana hasilnya, Son Goku terlihat kepayahan melawan salah satu anggota Pride Troopers tersebut.

Alasan kenapa Son Goku memakai perubahan wujud tersebut ternyata adalah untuk menghemat energi.

Menurut Whis, keputusan Son Goku sangat tepat, karena wujud Super Saiyan Blue menguras lebih banyak energi dibandingkan dengan Super Saiyan God.

Sebenarnya, lebih kuat Super Saiyan God atau Super Saiyan Blue sih?
Perbandingan kekuatan Super Saiyan God dengan Super Saiyan Blue

Jika kita hanya melihat dari tingkatan transformasi, maka sudah pasti kekuatan Super Saiyan Blue berada satu level di atas Super Saiyan God.

Karena Super Saiyan Blue atau Super Saiyan God Super Saiyan merupakan wujud transformasi selanjutnya dari Super Saiyan God.

Namun jika dipakai dalam pertarungan, hitung-hitungan tersebut bisa saja tidak berlaku.

Berbeda dengan cerita dalam anime, dalam manga Dragon Ball Super, Son Goku dan Vegeta terlihat sering menggunakan wujud Super Saiyan God untuk bertarung.

Dalam cerita manga, Son Goku menggunakan perubahan wujud Super Saiyan God untuk melawan Hit. Tidak langsung berubah ke wujud Blue seperti dalam Anime.

Dalam wujud Saiyan God, Son Goku mampu membuat Hit terpojok dan memaksanya untuk melakukan peningkatan kekuatan.

Padahal sebelumnya Vegeta yang memakai wujud Super Saiyan Blue dapat dikalahkan dengan mudah oleh Hit.

Usut punya usut ternyata penyebab kekalahan Vegeta adalah karena dia terlalu boros menggunakan energinya.

Dalam perbincangan antara Whis dan beerus, diketahui bahwa meskipun Vegeta berubah ke wujud Super Saiyan Blue, tetapi dirinya tidak bisa mengeluarkan 1/10 dari kekuatan maksimalnya.

Hal itu dikarenakan dirinya sudah membuang-buang energi dalam mode Super Saiyan Blue saat melawan Cabbage.

Berbeda kasus dengan Son Goku. Meskipun dirinya hanya menggunakan wujud Super Saiyan God, tetapi dia mampu mengeluarkan kekuatannya secara maksimal, karena Goku menggunakan energinya secara lebih efisien.

Beerus bahkan mengatakan kalau Super Saiyan God-nya Goku pada saat itu lebih kuat dibandingkan dengan Super Saiyan Blue-nya Vegeta.

Kesimpulannya, jika wujud Super Saiyan God diibaratkan dengan Sepeda Motor, maka Super Saiyan God adalah Motor 4 tak, sementara Super Saiyan Blue adalah Motor 2 tak.

Kekuatan Super Saiyan Blue memang lebih besar, seperti tenaga motor 2 tak. Namun boros tenaga, tidak cocok untuk digunakan dalam pertarungan dalam waktu lama.

Sementara Super Saiyan God, lebih hemat dan efisien dalam penggunaaan energi, seperti motor 4 tak. Sangat cocok dipakai untuk pertarungan dalam waktu lama.

Nah, dalam pertarungan yang lama, solusi yang bisa diambil oleh Goku ataupun Vegeta untuk menjaga stamina adalah dengan menggunakan wujud Super Saiyan God dan Super Saiyan Blue secara bergantian.

Seperti saat melawan Zamasu dan Black dalam cerita Manga, dimana Vegeta menggunakan Super Saiyan God dalam keadaan normal, dan berubah ke mode Super Saiyan Blue saat menyerang dan bertahan.

Tapi kami rasa akan ada transformasi baru yang menjadi jalan tengah dari masalah tersebut. Yaitu Super Saiyan Red, seperti yang terlihat samar-samar dalam bungkus cokelat merchandise Dragon Ball Super.

Kami rasa Super Saiyan Red adalah wujud yang hemat energi seperti Super Saiyan God, terlihat dari warnanya yang merah. Tetapi juga memiliki tenaga yang sangat kuat seperti Super Saiyan Blue, terlihat dari model rambutnya yang seperti mode Super Saiyan.

Mode Super Saiyan Red ini sepertinya akan digunakan oleh Son Goku sebelum mencapai mode transformasi berikutnya, yang konon disebut dengan Limit Breaker Super Saiyan.

Saturday, 5 August 2017

Inilah Pemicu Kebangkitan Super Saiyan 3 Caulifla!

Dalam teori kami sebelumnya, kami berpendapat jika Caulifla akan mencapai level Super Saiyan 3 selama turnamen berlangsung untuk melindungi Kale.

Pertanyaannya sekarang, siapa kira-kira yang punya nyali begitu besar untuk menyasar 2 orang Saiyan dari Universe 6 ini?

Rasa-rasanya hanya ada 1 orang yang punya motif paling besar untuk menyerang dua petarung tersebut.

Orang tersebut adalah Frieza.

Selama masa hidupnya, Frieza punya sejarah yang panjang dan buruk dengan para Saiyan yang memberinya motif besar-besaran untuk membenci mereka. 

Mulai dari kekalahannya dari Son Goku di Planet Namek, kematian memalukan di tangan Future Trunks, hingga kekalahan menyedihkan ditangan Vegeta Super Saiyan Blue.

Meskipun sudah bisa bertransformasi hingga level Gold, tetapi nyatanya kekuatan Frieza masih belum cukup untuk menandingi Super Saiyan Blue.

Sehingga wajar rasanya jika nanti Frieza mengalihkan target pelampiasannya kepada petarung Saiyan yang lebih lemah. 

Dan saat ini Frieza punya kesempatan untuk melampiaskan kebenciannya kepada para Saiyan tersebut di arena Turnamen Beladiri antar Universe.

Tiga orang petarung dari Universe 6 ternyata berasal dari bangsa Saiyan. Yaitu Cabbage, Caulifla, dan Kale.

Dari ketiga petarung tersebut sepertinya Cabbage merupakan yang paling lemah. Sementara Caulifla terlihat sangat berbakat sedangkan Kale punya kekuatan terpendam.

Namun jika dilihat dari situasi di arena pertarungan, kondisi Caulifla dan Kale yang energinya sudah banyak terkuras sepertinya merupakan mangsa yang paling empuk bagi Frieza.

Seperti halnya Frost yang memanfaatkan kelengahan Krilin untuk melemparkannya keluar arena, sepertinya Frieza juga akan memanfaatkan situasi untuk menyerang Caulifla dan Kale yang sedang dalam kondisi kelelahan.

Kale sudah dua kali mengamuk dalam wujud Super Saiyan Berserker, dan juga sudah dua kali pingsan setelahnya.

Kemungkinan Kale tidak akan punya cukup tenaga lagi untuk kembali mengaktifkan kekuatan mengerikannya tersebut.

Kami yakin Frieza akan memanfaatkan momen tersebut untuk menyerang Kale, karena jika sampai Kale berubah menjadi Berserker lagi, tentu akan sangat merepotkannya.

Tapi Kale tidak sedang sendirian. Disampingnya ada Caulifla yang sepertinya begitu sayang kepadanya.

Rasa-rasanya Caulifla tidak akan membiarkan Frieza sampai menyentuh Kale apalagi sampai menyerangnya.

Demi melindungi Kale, Caulifla akan bertarung mati-matian melawan Frieza. 

Dan seperti yang kita tahu, semakin kuat musuhnya, seorang Saiyan akan semakin bertambah besar kekuatannya.

Mungkin seperti yang sudah dikatakan oleh Goku sebelumnya, Caulifla akan mampu mencapai level Super Saiyan 3 selama turnamen berlangsung.

Dan momen seperti itu adalah momen yang paling tepat.

Rasa marah yang meledak-ledak serta tekad ingin melindungi Kale dari serangan Frieza akan memicu kebangkitan Super Saiyan 3 pada diri Caulifla.

Dengan wujud Super Saiyan 3 nya tersebut Caulifla akan memaksa Frieza untuk bertransformasi ke mode terkuatnya, Golden Frieza.

Karena kekuatan Golden Frieza bisa disejajarkan dengan kekuatan Super Saiyan Blue, akan wajar rasanya jika pada akhirnya Frieza mampu melempar Kale dan Caulifla keluar arena.

Saat itulah "kembaran Frieza" dari Universe 6, Frost, akan menyadari jika ternyata masih ada transformasi yang lebih kuat dari transformasinya saat ini.

Seperti halnya Caulifla yang minta diajari oleh Son Goku untuk menjadi Super Saiyan yang lebih kuat, Frost juga akan minta diajari oleh Frieza untuk dapat bertransformasi hingga level yang setara dengannya.

Karena dua orang ini punya watak jahat yang nyaris sama, Frieza pun setuju untuk mengajari Frost.

Dan kekacauan di dalam turnamen segera dimulai setelah Frost berhasil mencapai transformasi yang setara dengan Golden Frieza.

Kekacauan macam apa yang kira-kira bakal terjadi?

Mungkin kita akan bahas kelanjutannya dalam artikel kami yang beirkutnya.

Tuesday, 1 August 2017

Caulifla akan mencapai level Super Saiyan 3 dan Frost akan mencapai level Gold?

Son Goku dan Vegeta butuh waktu hingga bertahun tahun untuk bisa mencapai wujud Super Saiyan. 

Tapi generasi setelah mereka seperti Son Gohan, Son Goten dan Trunks mampu mencapai wujud tersebut bahkan saat mereka masih anak-anak.

Saat kekuatan Super Saiyan terlihat begitu sepele, Son Goku dan Vegeta akhirnya mampu mencapai wujud Super Saiyan 2 setelah berlatih setengah mati.

Tapi di turnamen antar Universe yang diselenggarakan oleh Zeno, seorang Saiyan dari Universe 6 yang bernama Caulifla mampu mencapai wujud Super Saiyan 2 setelah hanya satu kali diajari oleh Son Goku.

Rasa-rasanya semakin ke depan semakin mudah saja ya untuk seorang Saiyan bertransformasi menjadi Super Saiyan?

Selain itu, saat melatih Caulifla, Goku juga sempat menyinggung-nyinggung soal Super Saiyan 3. Menurutnya, Caulifla juga mempunyai bakat untuk sampai ke level tersebut.

Dan sepertinya, Caulifla memang akan mampu mencapai level Super Saiyan 3 selama turnamen berlangsung.
Caulifla SSJ3 dan Diamond Frost?

Kemungkinan Caulifla akan mencapai perubahan wujud tersebut saat mencoba melindungi Kale yang tengah dalam kondisi lemah setelah sebelumnya mengamuk dalam wujud Super Saiyan Berserker.

Kale yang terkena ki Blast-nya Jiren hingga terpental dan meledak di udara, entah kenapa tidak sampai terlempar hingga keluar arena, dan langsung bisa ditangkap oleh Caulifla.

Kami rasa hal tersebut memang sengaja dipersiapkan untuk memicu kebangkitan Super Saiyan 3-nya Caulifla.

Selain Caulifla, satu orang lagi petarung dari Universe 6 sepertinya juga akan mendapatkan transformasi baru.

Dan lagi-lagi orang tersebut akan diajari oleh petarung dari Universe 7. Petarung yang kami maksud adalah Frost.

Jikau Caulifla saja mampu dengan sangat cepat mempelajari transformasi Super Saiyan setelah diajari oleh Son Goku, bukan hal yang mustahil jika kejadian serupa juga akan dialami oleh Frost.

Sampai saat ini Frieza masih bertahan dalam wujud transformasinya yang ke-4. Belum berubah ke mode Golden Frieza.

Saat nanti Frieza bertransformasi menjadi Golden Frieza, Frost akan menyadari jika ternyata masih ada mode transformasi yang levelnya berada di atas transformasinya saat ini.

Saat itulah Frost akan belajar dari Frieza untuk dapat mencapai level Gold. 

Namun berbeda dengan transformasi Super Saiyan yang wujudnya nyaris sama persis antara Universe 6 dan 7, transformasi Frost sepertinya akan berbeda dengan Frieza.

Jika melihat transformasinya dari level 1 hingga level 4, perubahan wujud Frost dan Frieza memang nyaris terlihat sama. Hanya saja warna dominan mereka yang berbeda.

Oleh karenanya kemungkinan jika Frost mampu bertransformasi ke level berikutnya, maka Frost tidak akan berubah menjadi Golden Frost.

Karena warna dominan tubuh Frost adalah biru, kemungkinan Frost akan berubah menjadi Diamond Frost atau Platinum Frost.

Jika nanti Frost benar-benar dapat berubah ke level yang setara dengan Golden Frieza, maka peta pertarungan di arena akan menjadi semakin menarik.

Namun Frieza dan Frost tidak akan bertarung satu-sama lain. Karena sepertinya keduanya sudah merencanakan sesuatu sejak turnamen belum dimulai.

Jika dilihat dari sifat alami mereka yang licik, yang terjadi mungkin justru keduanya akan bekerjasama untuk mengalahkan seluruh peserta yang lain.

Yang menarik di sini adalah tentang bagaimana Frieza dan Frost akan bekerja sama untuk mengalahkan petarung lain yang kekuatannya jauh diatas mereka seperti Hit, Goku, dan Jiren?

Frost dan Frieza mungkin masih cukup kuat untuk bekerjasama mengalahkan Toppo ataupun Vegeta. Namun kami rasa terlalu berlebihan jika Frost dan Frieza mampu mengalahkan Hit atau Jiren.

Satu-satunya cara untuk meningkatkan Power mereka secara instan adalah dengan melakukan Fusion.

Mungkinkah Frieza dan Frost akan melakukan Fusion?

Kita akan bahas dalam pertemuan berikutnya.

Tuesday, 18 July 2017

Jika dua orang ini melakukan Fushion, turnamen antar Universe akan kacau balau

Ada hal yang cukup menarik dalam anime Dragon Ball Super Episode 99 kemaren. Disaat pertarungan mulai memanas, sempet sempetnya Frieza terpikir untuk melampaui kekuatan Zeno.

Meski terdengar mustahil, tetapi dari perkataan Frieza tersebut kita bisa tahu jika ternyata dirinya memang masih sangat bernafsu untuk menjadi yang terkuat.

Dan keikutsertaannya dalam turnamen bela diri antar Universe, mewakili Universe ke-7 bersama Son Goku, Vegeta, dan para Z Fighter, memberinya peluang untuk meningkatkan kekuatannya hingga ke level yang mungkin tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Tapi bukan karena bertarung melawan musuh-musuh yang kuat yang akan membuat Frieza menjadi lebih kuat. Melainkan ada faktor lain yang lebih instan.

Seperti yang kita tahu, salah satu petarung dari Universe 6 ada yang watak dan penampilannya begitu mirip dengan Frieza. Namanya Frost.

Kedua orang licik ini sempat terlihat merencanakan sesuatu yang buruk menjelang dimulainya Turnamen.

Dan karena sistem pertandingannya adalah Battle Royal, keduanya bisa saja secara diam-diam melakukan kerjasama licik untuk menjatuhkan lawan-lawan mereka. Meskipun Frieza dan Frost tidak berada pada satu tim yang sama.

Yang jadi masalah, baik Frost maupun Frieza, bukanlah petarung terkuat di dalam tim mereka masing-masing.

Mungkin kerjasama licik mereka akan cukup ampuh untuk mengalahkan petarung-petarung kelas menengah ke bawah.

Tapi saat harus berhadapan dengan karakter kuat seperti Son Goku, Vegeta, Hit, Toppo, dan Jiren, kerjasama keduanya tentu tidak akan ada artinya.

Satu-satunya cara agar Frieza dan Frost dapat mengimbangi atau bahkan mengungguli para petarung tersebut adalah dengan cara menggabungkan kekuatan. Yaitu dengan melakukan Fushion.

Kami rasa, alasan kenapa Akira Toriyama menciptakan karakter Frost yang sangat mirip dengan Frieza ini adalah untuk tujuan tersebut.

Frieza dan Frost terlihat seperti kembar identik. Jadi, bukan hal yang mustahil jika keduanya dapat melakukan fushion, seperti yang dilakukan oleh Picolo dengan Neil dari planet Namek.

Jika fushion yang dilakukan oleh Picolo dan Neil yang sama-sama berasal dari Planet Namek saja bisa membuat kekuatan Picolo meningkat dratis, coba bayangkan apa jadinya jika Frieza dan Frost yang berasal dari Universe berbeda melakukan Fushion!

Kekuatan mengerikan macam apa yang dapat mereka hasilkan? Kekuatan Frieza pasti akan langsung meningkat pesat! Kelicikannya juga pasti akan meningkat gawat!

Dan Turnamen antar Universe pasti akan kacau balau karena kedatangan penjahat antar universe yang tidak pernah diduga sebelumnya

Ya kan? Bagaimana menurut kalian?

O iya, selain Frieza dan Frost, masih ada satu pasangan tidak terduga lainnya yang memungkinkan untuk melakukan fushion yaitu duo Android 17 dan 18.

Jika kedua android ini melakukan Fushion, tentu kekuatan yang sangat dahsyat akan terlahir!

Monday, 24 October 2016

Daftar Lengkap Transformasi Frieza [DRAGON BALL]

Sebagai salah satu makhluk terkejam di alam semesta, Frieza dianugerahi tubuh yang sangat kuat dan jenius.

Sebelum dikalahkan oleh Son Goku Super Saiyan di Planet Namek, Frieza tidak pernah melakukan latihan seumur hidupnya.
Frieza All Transformation
Tanpa latihan itu pun Frieza sudah memiliki kekuatan yang sangat mengerikan.

Baginya hanya ada 2 makhluk di alam semesta yang perlu ditakuti yaitu Iblis Buu, dan Dewa Penghancur Beerus.

Tak pernah terpikir dibenaknya akan ada bangsa Saiyan yang mampu mencapai kekuatan yang cukup untuk menandinginya.

Setelah kalah dari Son Goku, Frieza yang kembali dihidupkan oleh anak buahnya menggunakan Dragon Ball memutuskan untuk melakukan latihan selama beberapa waktu.

Melalui latihan yang singkat itu, Frieza mampu mencapai satu transformasi baru setingkat kekuatan Dewa.

Apes bagi Frieza, ternyata Son Goku dan Vegeta selama beberapa tahun sudah dilatih oleh Dewa Penghancur Beerus.

Meskipun Frieza mampu melipat gandakan kekuatannya hingga taraf yang tidak terbayangkan sebelumnya, kembali dia harus kalah dari bangsa Saiyan.

Kali ini wujud terkuat Frieza harus dikalahkan oleh Super Saiyan Blue, kekuatan Saiyan setingkat Dewa.

Berbicara tentang Frieza, tokoh antagonis yang satu ini memang sangat epic. Baik penampilannya, kekuatannya, maupun karakteristiknya.

Maka dari itu setelah sebelumnya kami membahas tentang Transformasi Son Goku, Vegeta, dan Trunks,  kali ini Otaku Indonesia akan membahas tentang transformasi Frieza.

Cekidot

Frieza Mode Biasa
Frieza Mode Biasa
Frieza Mode ke-2
Frieza Mode ke-2
Frieza Mode ke-3
Frieza Mode ke-3
Frieza mode final
Frieza Mode Final
Ultimate Frieza
Ultimate Frieza
Mecha Frieza
Mecha Frieza
Golden Frieza
Golden Frieza

Thursday, 20 October 2016

Daftar Lengkap Transformasi Trunks Super Saiyan

Sebagai anak dari Vegeta dan Bulma, Trunks mewarisi setengah darah Saiyan dari sang ayah.

Trunks yang kami bicarakan saat ini adalah Trunks dari masa depan, karena Trunks dari masa kini masih anak-anak.

Meski hanya setengah Saiyan, tetapi sama halnya dengan Gohan (anaknya Son Goku), Trunks juga memiliki semacam kekuatan tersembunyi.

Ada alur transformasi yang berbeda antara Trunks dengan para Saiyan yang lainnya.

Transformasinya melalui jalan yang sedikit lebih panjang dengan penampilan yang perubahannya tidak terlalu signifikan.

Berikut ini Otaku Indonesia mencoba merangkumnya untuk kalian:

Trunks Dragon Ball Wallpaper
Trunks Mode Biasa

Trunks Super Saiyan 1
Trunks Super Saiyan 1

Trunks Super Saiyan 1 Level 2
Trunks Super Saiyan 1 Level 2

Trunks Super Saiyan 1 Level 3
Trunks Super Saiyan 1 Level 3

Trunks Super Saiyan 2
Trunks Super Saiyan 2

Trunks Super Saiyan 3
Trunks Super Saiyan 3 [GAME ONLY]

Super Trunks New Transformation
Super Trunks New Transformation
Selain Trunks Super Saiyan 3, semua mode Super Saiyan di atas muncul dalam anime.

Sementara untuk mode transformasi Super Saiyan Trunks yang terbaru dalam Dragon Ball Super, masih belum ada nama resmi-nya.

Kekuatan Super Trunks New Transformation bisa sedikit menandingi kekuatan Super Saiyan Rose Goku Black.

Dengan demikian kekuatan Super Trunks kemungkinan besar setara Super Saiyan God.

Thursday, 13 October 2016

10 Hal Tentang Super Saiyan 4 Yang Perlu Kalian Ketahui

Super Saiyan 4 merupakan wujud terkuat dari transformasi perubahan bentuk Super Saiyan dalam serial Dragon Ball GT.

Memadukan wujud manusia biasa + kera bangsa Saiyan, Super Saiyan 4 tampak garang dan mampu mencuri banyak sekali perhatian dari fans.
Fakta Tentang Super Saiyan 4

Perlu kalian ketahui Super Saiyan 4 bukanlah hasil rekaan dari Akira Toriyama lho. Karakter ini didesain oleh orang lain. Siapakah dia?

Berikut adalah penjelasan lengkapnya serta beberapa fakta lainnya tentang Super Saiyan 4 yang perlu kalian ketahui.

1. Super Saiyan 4 didesain oleh Katsuyoshi Nakatsuru
Tidak hanya wujud Super Saiyan 4 saja, tetapi keseluruhan design dan cerita dalam Dragon Ball GT memang bukanlah buah karya Akira Toriyama.
Katsuyoshi Nakatsuru
Katsuyoshi Nakatsuru sendiri merupakan Chief character designer Dragon Ball GT yang terpaksa memvisualisasikan ide liar dari show produser tentang bentuk transformasi Son Goku setelah Super Saiyan 3.

2. Hanya ada 3 Super Saiyan 4 dalam Dragon Ball GT
Secara keseluruhan ada 5 orang yang dapat berubah menjadi Super Saiyan 4 yaitu Goku, Vegeta, Gogeta (fusion Goku S4 + Vegeta S4), Broly, dan Gohan.
Super Saiyan 4
Namun dalam seri anime Dragon Ball GT sebenarnya hanya ada 3 yaitu Goku, Vegeta, dan Gogeta. Sementara Broly S4 dan Gohan S4 hanya muncul dalam game.

3. Vegeta bisa berubah menjadi Super Saiyan 4 tanpa punya ekor
Untuk berubah menjadi Super Saiyan 4 seorang saiyan harus memiliki ekor untuk menyerap Blutz Wave (cahaya bulan, ''terjemahan Indonesia'').
Vegeta Super Saiyan 4
Namun dengan menggunakan Blutz Wave Generator ciptaan Bulma, Vegeta bisa berubah menjadi Super Saiyan 4 meskipun ekornya sudah putus.

4. Son Gohan, satu-satunya setengah Saiyan yang mampu berubah menjadi Super Saiyan 4
Meski hanya muncul di Video game, tetapi Son Gohan berhasil menjadi satu-satunya manusia setengah Saiyan yang mampu berubah menjadi Super Saiyan 4.
Son Gohan Super Saiyan 4
Kemungkinan alasan kenapa Gohan bisa menjadi Super Saiyan 4 adalah karena saat kecil Son Gohan juga pernah memiliki ekor seperti bangsa Saiyan murni.

5. Kekuatan Super Saiyan 4 adalah 10x Super Saiyan 3
Di dalam komunitas Dragon Ball disetujui bahwa kekuatan Super Saiyan 4 adalah 10x kekuatan Super Saiyan 3.
Gambar Perbandingan kekuatan Super Saiyan Goku
Itu artinya kekuatan Super Saiyan 4 setara dengan 40x Super Saiyan 2, 80 x Super Saiyan 1, dan 4000x kekuatan Saiyan pada wujud normal.

6. Gogeta, satu-satunya Super Saiyan 4 yang masih pakai baju
Sejak awal perubahan menjadi Super Saiyan hanya mengubah penampilan fisik (terutama rambut) dan tidak mengubah pakaiannya.
Gogeta Super Saiyan 4

Namun saat berubah menjadi Super Saiyan 4, tidak hanya fisiknya saja yang berubah, tetapi juga pakaiannya.

Semua Super Saiyan 4 bertelanjang dada, kecuali Gogeta yang merupakan fusion dari Goku S4 + Vegeta S4.

7. Goku Super Saiyan 4 membunuh musuh paling banyak.
Dalam seri Dragon Ball Z, Goku hanya membunuh 2 orang yaitu Yakon dan Kid Buu. Namun dalam Dragon Ball GT, Goku membunuh banyak sekali musuh.
Goku membunuh Eis Shenron

Beberapa diantaranya seperti Baby, dan para naga Shenron dibunuh Goku dalam mode Super Saiyan 4. Menjadikan Super Saiyan 4 menjadi mode Super Saiyan Goku yang paling banyak membunuh musuh.

8. Pengisi suara Son Goku versi Bahasa Inggris pingsan saat mengisi suara Goku Super Saiyan 4
Sebelumnya tersebar isu bahwa Sean Schemmel, pengisi suara Goku versi Bahasa Inggris, pingsan saat rekaman dubbing Dragon Ball Z. Namun isu tersebut dibantahnya.
Pengisi suara Son Goku, Sean Schemmel dan Masako Nozawa

Menurut penuturannya, dia pingsan saat mengisi suara perubahan bentuk Son Goku Super Saiyan 4 dalam Dragon Ball GT.

9. Super Saiyan 4 tidak punya batas waktu
Berbeda dengan Super Saiyan 3 Son Goku yang memakan banyak "ki" sehingga hanya bisa bertahan dalam waktu yang sebentar, Super Saiyan 4 bisa bertahan jauh lebih lama.
Goku Super Saiyan 4 hampir mati

Sejauh yang diperlihatkan, wujud Super Saiyan 4 bisa terus bertahan tanpa batasan waktu. Bahkan saat "ki" nya habis setelah melawan Baby, wujud Super Saiyan 4 Son Goku masih bisa bertahan.

10. Semua Super Saiyan 4 memiliki ekor
Meski dalam wujud normal ekornya sudah tidak ada, tetapi begitu berubah menjadi Super Saiyan 4 ekornya akan tumbuh lagi.
All Super Saiyan 4

Ekor tersebut akan kembali hilang saat berubah ke bentuk manusia biasa lagi.

Ada yang mau menambahkan? Silahkan tuliskan di kolom komentar. Barangkali kami ada yang kelupaan. Terima kasih. ^_^

Saturday, 8 October 2016

Setelah puluhan tahun menikah dan memiliki 2 orang anak, ternyata Son Goku belum pernah mencium Chichi

Son Goku begitu luar biasa untuk urusan bertarung. Namun dia luar biasa dungu untuk urusan yang lainnya. Terlebih lagi soal urusan cinta dan perasaan. Seperti yang baru saja ditunjukkannya dalam anime Dragonball Super episode 60.
ternyata Son Goku belum pernah mencium Chichi

Diceritakan bahwa Son Goku, Vegeta dan Bulma ikut menemani Trunks kembali ke masa depan. Begitu sampai di masa depan, Trunks mendapati Mai terbaring terluka parah di bunker persembunyian akibat dari serangan Black. 

Mai dapat segera kembali pulih kekondisi semula setelah Trunks memasukkan kacang ajaib ke mulutnya. Ada yang unik dan tidak biasa dari adegan ini. Trunks memasukkan kacang ajaib ke mulut Mai menggunakan mulutnya. Sehingga Mai dan Trunks secara tidak langsung telah berciuman.

Kejadian yang lebih unik lagi terjadi berikutnya.

Son Goku berkomentar bahwa Trunks begitu berani memasukkan kacang ajaib ke mulut Mai menggunakan mulutnya. Lalu Vegeta menimpalinya dengan mengatakan "Apakah kamu (Goku) belum pernah melakukan hal itu (ciuman)?"

Goku menjawab "Tentu, belum."

"Bukankah kamu sudah menikah?" tanya Vegeta lagi.

Dengan polosnya Goku menjawab "Memangnya hal itu ada hubungannya?"

Hmm, ketahuan deh. Setelah puluhan tahun menikah dan memiliki 2 orang anak, ternyata Son Goku belum pernah mencium Chichi. 

Huhu kasian sekali Chichi belum pernah dicium oleh Son Goku, suaminya. Jadi penasaran deh bagaimana proses bisa terlahirnya Son Gohan dan Son Goten, haha.

Monday, 19 September 2016

Penjelasan lengkap tingkatan Dewa dalam serial Dragon Ball

Dewa dalam dunia Dragon Ball tingkatannya seolah nggak ada abisnya. Di atas Dewa masih ada dewa lagi dan seterusnya. Agak rumit untuk memahami tingkatan Dewa dalam dunia Dragon Ball mengingat ada beberapa Dewa yang kemunculannya hanya sebentar sekali dan tidak pernah muncul lagi sampai sekarang. (Mungkin Akira Toriyama lupa kalau ada karakter tersebut.)

Nah kali ini Otaku Indonesia akan mencoba menjabarkan tingkatan Dewa dalam Dragon Ball agar kalian tidak bingung lagi. Kita mulai dari Dewa yang paling rendah.

Dewa paling rendah adalah Dewa di Planet. Untuk Dewa Planet Bumi saat ini adalah Dende.
Dende Dragon Ball

Di atasnya Dende adalah King Kai, yaitu penguasa wilayah dunia yang dibagi menjadi empat. Utara, Timur, Selatan, dan Barat. Bumi berada di wilayah dunia bagian utara yang dipimpin oleh King Kai atau North Kai.

King Kai

King Kai memiliki atasan yang disebut Grand Kai. Karakter ini adalah yang melatih Son Goku hingga menjadi Super Saiyan 3. Grand Kai merupakan atasan dari 4 King Kai dan menguasai 1/4 bagian Alam semesta.
Grand Kai

Di atasnya Grand Kai ada Supreme Kai. Nah agak susah untuk menjelaskan posisi Supreme Kai ini karena selama ini hanya ada satu Grand Kai yang disebutkan menguasai 1/4 alam semesta. Jadi kita simpulkan saja kalau Supreme Kai adalah atasannya 4 Grand Kai.

Supreme Kai ini adalah penguasa semesta. Dalam Dragon Ball Super dikenal ada 12 Semesta. Artinya di alam semesta ada 12 Supreme Kai. Dan Supreme Kai yang menguasai wilayah Bumi adalah Supreme Kai Alam Semesta ke-7.
Supreme Kai

Di atas Supreme Kai ada Dewanya Mahadewa yang menguasai 12 Alam Semesta yaitu Zeno.
Zeno

Lalu dimana posisi Dewa Penghancur Beerus? Ternyata Beerus adalah Alter Ego-nya Supreme Kai. Jika Supreme Kai bagiannya adalah menjaga semesta, Dewa Penghancur tugasnya cuma ngancur-ngancurin. Jika Supreme Kai mati maka Dewa Penghancur juga mati, begitu juga sebaliknya. Namun keduanya tidak akan mati karena usia, mereka hanya akan mati jika dibunuh. Yang unik adalah kekuatan Dewa Penghancur jauuuuuuuh lebih kuat dari Supreme Kai. Jadi, jika Goku ingin membunuh Beerus, dia hanya perlu membunuh Supreme Kai yang saat ini kekuatannya sudah jauh dibawah Goku dan Vegeta.
Dewa Penghancur Beerus


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Blog Archive

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons