Showing posts with label Dragon Ball. Show all posts
Showing posts with label Dragon Ball. Show all posts

Sunday, 21 January 2018

[ PREVIEW DBS 125 ] BANGKITNYA DEWA PENGHANCUR TOPPO!!!

Judul untuk episode minggu depan adalah "With imposing presence! God of Destruction Toppo Descends."

Dalam narasinya, Son Goku menyebutkan kalau 17 menyerang Toppo dnegan kekuatannya yang unlimited sementara Frieza punya tugas untuk melakukan serangan kejutan jika ada kesempatan.

Dan disaat Frieza dan 17 berpikir mereka sudah akan bisa mengalahkan Toppo, Toppo mengeluarkan kekuatan penuhnya yang diperkirakan setingkat dengan seorang Dewa Penghancur.

Di episode 124 tadi, Gohan meninggalkan Android 17 yang sednag melawan Toppo untuk menyelamatkan Frieza dari serangan Dyspo.

Bekerjasama dengan Frieza yang sudah berubah ke wujud Golden, Gohan bisa mengeluarkan Dyspo dari arena pertarungan.

Meskipun kesuksesan tersebut harus dibayar mahal, karena Gohan juga ikut keluar arena bersama Dyspo.

Dengan keluarnya Gohan dan Dyspo, otomatis petarung yang tersisa di arena tingga Goku, Vegeta, Frieza, dan Android 17 dari Universe 7, serta Jiren dan Toppo dari Universe 11.

Goku dan Vegeta saat ini sedang bertarung serius melawan Jiren. Sementara Android 17 sedang menghadapi Toppo.

Dan setelah Dyspo keluar arena, kini Frieza sedang tidak ada lawan.
PREVIEW DBS 125

Sebenarnya Frieza bisa saja memilih jadi penonton ketimbang ikut campur kedalam salah satu dari dua pertarungan yang tersisa.

Namun sepertinya tindakan Gohan di episode 124 sedikit banyak telah mengubah pemikiran Frieza sehingga dia memutuskan untuk membantu Android 17 melawan Toppo.

Awalnya tampak Android 17 bertarung sendirian melawan Toppo. Dengan jumlah Ki yang tidak terbatas yang dimilikinya sebagai seorang Android, 17 terus menyerang Toppo tanpa henti menggunakan Ki Blast.

Namun energi tak terbatas yang dimilikinya tersebut, sepertinya masih belum cukup untuk menandingi besarnya kekuatan Toppo.

Hingga pada satu titik, dirinya nyaris terdorong keluar arena akibat terkena Ki Blast-nya Toppo.

Saat dirinya sudah terdorong hingga ke pinggiran arena, Frieza menyerang Toppo dari belakang.

Meskipun serangannya hanya berupa Ki Blast kecil-kecilan, tetapi itu sudah cukup untuk mengalihkan perhatiannya Toppo.

Jika kalian masih ingat, di episode 82, saat Toppo bertarung melawan Goku di pertarungan ujicoba, Toppo begitu marah kepada Goku karena serangan Goku telah merobek seragam kebanggaan Pride Troopper miliknya.

Seragam merah ketat yang dikenakannya tersebut merupakan seragam khusus yang hanya boleh dikenakan oleh para Pride Trooper.

Jika ada yang berani merusaknya, itu sama saja dengan menginjak-injak harga diri Pride Trooper.

Oleh karena itu, Toppo langsung marah dan nyaris mengeluarkan kekuatan penuhnya untuk menghajar Goku jika pertarungannya tersebut tidak dihentikan oleh Grand Priest.

Itulah kenapa, meskipun serangan Frieza hanya Ki Blast kecil-kecilan, tetapi serangannya tersebut telah merobek bagian punggung dari seragamnya Toppo.

Sehingga membuat Toppo berang dan langsung mengalihkan perhatiannya kepada Frieza.

Momen tersebut kemudian dimanfaatkan oleh 17 untuk melepaskan diri dari serangan Ki Blast-nya Toppo.

Barangkali, ekspresi aneh Frieza yang ditampilkan dalam Preview ini terkait dengan kemarahan Toppo yang menurutnya aneh karena hanya dipicu oleh robeknya seragam yang dia kenakan.

Kalian lihat, ada dua lubang dibagian punggung seragamnya Toppo, bukan?

Kami rasa itu adalah akibat ulahnya Frieza. Dan Frieza terus menyerang Toppo dari belakang saat Toppo mendorong 17 menggunakan serangan Ki Blast-nya.

Mungkin awalnya Toppo hanya memperingatkan Frieza untuk jangan coba-coba berani merusak seragamnya.

Tetapi Frieza tidak mempedulikannya, dan malahan semakin membabi buta menembakkan Ki Blast-nya ke punggung Toppo.

Akibat serangan Frieza dari belakang tersebut, baju Toppo jadi hancur berantakan. Yang membuat amarah Toppo semakin meledak-ledak.

Saking marahnya, Toppo sampai merilis kekuatan penuhnya yang setara Dewa Penghancur untuk menghancurkan Frieza yang menurutnya telah menginjak-injak harga diri Pride Trooper.

O iya, terlepas dari itu, karena gambarnya tidak jelas, sebenarnya ada 3 kemungkinan tentang siapa yang nyaris terlempar keluar arena tersebut. 

Bisa saja yang terpojok bukanlah Android 17, melainkan Toppo yang terkena serangan gabungannya Frieza dan 17. Atau Goku yang terkena serangannya Jiren.

Tapi kami tidak yakin kalau yang terpojok tersebut adalah Toppo, karena warna Ki milik Toppo adalah merah oranye. Sementara yang terlihat dalam Preview warnanya putih biru.

Nah karena pancaran Ki nya berwarna putih biru, malah ada kemungkinan kalau yang hampir terdorong keluar arena itu adalah Son Goku atau Vegeta, yang punya warna Ki putih biru.

Tapi kami tetep yakin kalau itu adalah Android 17, karena dalam adegan sebelumnya diperlihatkan kalau Toppo menyerang Android 17 menggunakan Justice Flash.

Sementara diadegan setelahnya, tampak Toppo mendapatkan serangan Ki Blast di bagian punggungnya yang ditembakkan oleh Frieza.

Jika yang terpojok itu adalah Toppo, untuk apa Frieza menembakkan Ki Blast ke bagian punggungnya.

Lagi pula, jika Toppo sudah ditepian arena, bagaimana bisa Frieza menembak bagian punggungnya. Emangnya Frieza boleh menembakkan Ki Blast dari bangku penonton?

Nah ada yang menarik dari dua pertarungan yang dijalani oleh Android 17 sebelum menghadapi Toppo ini.

Android 17 merupakan orang yang punya andil besar dalam mengalahkan Damon, si serangga, dan Aniraza si raksasa.

Android 17 merupakan orang pertama yang mengetahui kalau Damon adalah makhluk yang tubuhnya seukuran serangga, dan juga merupakan orang pertama yang menyadari kalau Anilaza bergerak berdasarkan sensor mirip ikan lumba-lumba yang ada di telinganya, serta punya inti kekuatan dibagian jidatnya.

Tanpa android 17, Universe 7 nyaris dihancurkan oleh Anilaza dari universe 3 yang kekuatannya mampu memukul mundul kekuatan gabungan 5 petarung terkuat Universe 7.

Nah, ada dua kesamaan dari dua lawan yang sangat menyusahkan tersebut. Keduanya merupakan petarung yang menggunakan kemampuan spesial binatang.

Damon berwujud serangga, sementara Anilaza merupakan monster yang menggunakan kemampuan sensorik seperti lumba-lumba.

Dan jika kalian tidak lupa, di Dragon Ball Super ini, Android 17 diceritakan berprofesi sebagai seorang Ranger pelindung satwa liar.

Dan entah kebetulan atau memang disengaja, Toppo yang menjadi lawan berikutnya, juga memiliki ciri-ciri binatang.

Jika kalian cermati, bentuk matanya Toppo mirip dengan bentuk mata kucing. Jadi ada kemungkinan kalau kekuatannya Toppo ini punya hubungan dengan kemampuan spesial kucing.

Kami rasa, berkat pengetahuan Android 17 tentang dunia satwa inilah, dia dan Frieza bisa menyusun rencana untuk menghadapi kekuatan Toppo yang sama sekali bukan tandingan mereka.

Karena di episode ini diceritakan kalau Toppo baru akan mengeluarkan kekuatan penuhnya yang setara dewa penghancur.

Besar kemungkinan di episode 125 nanti tidak ada yang akan tereliminasi.

Nah, bagaimana cara Android 17 dan Frieza untuk mengalahkan lawan yang kekuatannya setara dewa penghancur ini?

Mungkinkah Android 17 dan Frieza akan menggunakan strategi bertahan untuk menguras stamina Toppo?

Jika itu yang terjadi, maka Android 17 punya kans besar untuk memenangkan pertarungan tersebut, karena sebagai seorang Android, dia tidak akan kehabisan Ki dan tidak akan kelelahan.

Atau yang terburuk justru Frieza dan 17 akan dikalahkan sekaligus oleh Toppo, sehingga di arena tinggal menyisakan duel 2 lawan 2, Toppo vs Vegeta, Goku vs Jiren?

Jika kalian punya opini atau prediksi atau IMO tentang bagaimana Frieza dan 17 akan mengalahkan Toppo, kalian bisa tuliskan prediksi kalian di kolom komentar.

Monday, 8 January 2018

Legenda Yamoshi, Kenapa Beerus dan Whis sampai tidak tahu?

Menurut cerita Vegeta dalam Dragon Ball Z, ada legenda bangsa Saiyan yang menyebutkan kalau ribuan tahun sebelum planet Vegeta meledak, ada seorang saiyan yang mampu mencapai wujud Super Saiyan untuk pertama kalinya.

Dalam Dragon Ball Super akhirnya diketahui kalau nama dari Saiyan legendaris tersebut adalah Yamoshi.

Dan dalam sebuah wawancara bersama Akira Toriyama yang dirangkum dalam Saikyo Jump edisi Januari 2018, Toriyama menjelaskan tentang seperti apa sosok Yamoshi ini.

Diceritakan kalau Yamoshi ini adalah seorang Saiyan yang berhati baik. Dia hidup jauh sebelum bangsa Saiyan menjadikan Planet Vegeta menjadi tempat tinggalnya.

Bersama kelima pengikutnya Yamoshi melakukan pemberontakan melawan Evil Saiyan. Saat dalam kondisi terdesak, Yamoshi berubah menjadi Super Saiyan yang pertama dalam sejarah dan membuat Saiyan lainnya kewalahan.

Kemudian dengan menyatukan kekuatan dengan kelima pengikutnya, Yamoshi bisa mencapai wujud Super Saiyan God dan nyaris berhasil menghancurkan para Evil Saiyan.

Sayangnya kekuatan Super Saiyan God Yamoshi tidak bertahan lama. Karena kehabisan waktu, Yamoshi akhirnya tewas ditangan Evil Saiyan.

Kematian Yamoshi tidak hanya membuatnya menjadi legenda bagi bangsa Saiyan. Tetapi ternyata spiritnya masih tetap berkelana mencari calon penyelamat baru.

Karena terkesan dengan kisah Yamoshi, Elder Namekian mencatat kisah Yamoshi dalam mencapai wujud Super Saiyan God dalam Buku Legendaris mereka.

Dari cerita di buku tersebutlah Shenlong mengetahui tentang Kisah Yamoshi dan bagaimana cara mencapai wujud Super Saiyan God.

Ada beberapa point menarik tentang Legenda Yamoshi sang Super Saiyan dan Super Saiyan God pertama ini.

Pertama. Disebutkan kalau Yamoshi hidup beberapa ribu tahun sebelum bangsa Saiyan di Universe 7 menjadikan Planet Vegeta sebagai tempat tinggalnya.

Sedangkan Beerus menjadi Dewa Penghancur Universe 7 sudah lebih dari puluhan juta tahun. Dan sudah didampingi oleh Whis selama masa jabatannya tersebut.

Tapi kenapa Beerus dan Whis sama sekali tidak tahu tentang Yamoshi, Super Saiyan God, dan Evil Saiyan?

Kalau Beerus sih bisa dimaklumi. Mungkin saat itu Beerus sedang tidur panjang sehingga tidak tahu tentang Yamoshi.

Tapi kalau Whis sampai tidak tahu. Kok kayaknya ada yang aneh.

Padahal, Whis bisa tahu kalau Goku berubah menjadi Super Saiyan dan mengalahkan Frieza di Planet Namek, hanya dengan mengetukkan tongkatnya ke lantai.

Kenapa Whis tidak bisa melakukan hal tersebut untuk mencari tahu info tentang Yamoshi? Kenapa dia sampai repot-repot bertanya kepada Shenlong untuk urusan tersebut?

Kedua. Disebutkan kalau Yamoshi yang sudah berubah menjadi Super Saiyan God kalah melawan Evil Saiyan karena kehabisan waktu.

Yamoshi tewas, kemudian spiritnya berkelana untuk mencari sang penyelamat baru.

Bayangan Yamoshi kemudian muncul saat ritual pemanggilan Super Saiyan God dilakukan oleh Goku di Bumi dalam Dragon Ball Super Beerus Saga.

Pertanyaannya sekarang, kenapa spirit Yamoshi masih berkelana mencari sang penyelamat baru. Apakah Universe 7 masih belum bebas dari ancaman Evil Saiyan?  

Bukankah Planet Vegeta sudah musnah, dan bangsa Saiyan yang menghuni planet tersebut ikut punah?

Terlebih lagi, kenapa setelah mati, Spirit Yamoshi malah berkelana ke penjuru Universe, bukannya pergi ke akhirat untuk bereinkarnasi atau untuk masuk surga?

Dari dua poin fakta menarik tersebut, Kami jadi terpikirkan satu teori cukup menarik.
cerita tentang Super Saiyan God Yamoshi

Jika kalian masih ingat, saat King Picollo Saga dalam Dragon Ball Z, disebutkan kalau orang yang mati dibunuh oleh iblis atau demon, maka jiwanya tidak akan bisa terbang menuju akhirat.

Jadi, kami rasa yang dihadapi oleh Yamoshi bukan sekedar sekumpulan orang Saiyan yang berhati jahat. Tetapi benar-benar seorang evil Saiyan yang menggunakan kekuatan iblis atau demon.

Oleh karenanya, setelah Yamoshi mati di tangan evil saiyan tersebut, spiritnya tidak bisa masuk ke Akhirat.

Spirit atau jiwanya Yamoshi tersebut justru terus berkelana ke punjuru universe, hingga sekarang.

Akira Toriyama juga menyebutkan kalau legenda Yamoshi tersebut terjadi ribuan tahun sebelum bangsa Saiyan menghuni Planet Vegeta.

Dengan fakta tersebut, tidak menutup kemungkinan kalau lokasi terjadinya pertempuran antara Yamoshi melawan Evil Saiyan tidak terjadi di Universe 7. 

Kami malah curiga kalau para Saiyan di Universe 7 adalah imigran dari Saiyan Universe 6. Dan pertempuran antara Yamoshi melawan Evil Saiyan tersebut terjadi di Universe 6.

Oleh karenanya Whis dan Beerus yang sudah hidup di Universe 7 selama ratusan juta tahun tidak mengetahui kejadian tersebut sama sekali.

Tapi jika Saiyan Universe 7 ternyata berasal dari Universe 6, lalu kenapa Saiyan di Universe 6 cinta damai sementara Saiyan di Universe 7 malah suka berperang?

Mungkin Saiyan di Universe 6 ini adalah keturunan dari Yamoshi dan kelima pengikutnya. Sementara Evil Saiyan yang dihadapi oleh Yamoshi sudah pindah ke Universe 7.

Entah itu karena diusir oleh Champa atau karena alasan yang lain.

Bukan mustahil jika para evil Saiyan tersebut sengaja diusir oleh Champa agar pindah ke Universe 7 untuk mengerjai Beerus.

Mungkin Champa bermaksud membuat Beerus kerepotan karena para Evil Saiyan bikin onar di Universe-nya.

Karena seperti yang kita tahu, hubungan antara Champa dan Beerus ini agak lumayan gimana gitu.

Tapi hal itu sama sekali tidak berhasil karena pada saat bersamaan Beerus sedang menjalankan misi tidur panjang.

Nah, karena Saiyan di Universe 6 adalah keturunan dari Yamoshi dan berhati baik, maka Kale, Caulifla dan Cabba bisa bertransformasi menjadi Super Saiyan dengan sangat mudah saat Turnamen of Power.

Menurut Akira Toriyama, syarat untuk bisa berubah ke wujud Super Saiyan adalah dengan memiliki S-Cell di dalam tubuhnya.

S-Cell ini hanya dimiliki oleh keturunan Saiyan. Dan uniknya, S-Cell dalam diri seorang Saiyan jumlahnya berbeda-beda tergantung dari sifatnya.

Semakin baik hati seorang Saiyan maka semakin banyak jumlah S-Cell di dalam tubuhnya. Semakin banyak jumlah S-Cell di dalam tubuhnya, semakin mudah untuk mencapai wujud Super Saiyan.

Itulah kenapa Trunks dan Goten dapat berubah menjadi Super Saiyan dengan sangat mudah, karena mereka berhati baik, sehingga S-Cell di dalam tubuh mereka sangat banyak.

Hal ini juga menjelaskan kenapa Vegeta baru bisa berubah menjadi Super Saiyan setelah menjadi baik dan tinggal di Bumi.

Nah selain teori yang standar semacam itu, kami juga punya teori yang lebih liar.

Bagaimana jika ternyata Bangsa Saiyan tidak berasal dari Universe manapun? Melainkan berasal dari Demon Realm.

Dalam dunia Dragon Ball, diceritakan kalau Demon Realm itu lokasinya di penghujung Universe dan tidak terikat dengan Universe manapun.

Serta merupakan dunia yang berkebalikan dengan dunianya para Dewa.

Sehingga Angel seperti Whis bisa tidak tahu sama sekali tentang Legenda Yamoshi dan Super Saiyan God, karena legenda Yamoshi tersebut terjadi di luar wilayah mereka.

Dan alasan kenapa Spirit Yamoshi tidak bisa memasuki Akhirat adalah karena yang membunuhnya adalah seorang Demon Saiyan atau Evil Saiyan, yang bener-bener Demon, bukan sekedar Saiyan berhati jahat.

Terlebih lagi, Yamoshi tewas di Demon Realm sehingga jiwanya tidak bisa memasuki Akhirat dan terus berkelana ke penjuru Universe hingga Super Saiyan God yang baru muncul.

Kami rasa, setelah kejadian Yamoshi melawan Evil Saiyan tersebut, bangsa Saiyan kemudian dikirim dari Demon Realm ke Universe 7 untuk membuat kekacauan atau untuk menguasai seluruh universe tersebut.

Keluarnya bangsa Saiyan dari Demon Realm ke dunia manusia, diikuti juga dengan keluarnya Spirit Yamoshi ke dunia. 

Hingga pada suatu kesempatan, spirit Yamoshi tersebut bertemu dengan elder Namekian dan menceritakan kisahnya yang kemudian ditulis dalam buku legendaris bangsa Namek.

Spirit Yamoshi kemudian terus berkelana di Universe 7 mencari sang penyelamat baru, karena ancaman Evil Saiyan dari Demon Realm masih ada.

Kami rasa, kekuatan dari Super Saiyan God yang sebenarnya tidak hanya sebatas kekuatan Super Saiyan berambut merah. Melainkan lebih dahsyat dari itu.

Atau mungkin malahan lebih kuat dari Dewa Penghancur. Seperti yang pernah dilihat Beerus dalam mimpinya.

Sehingga kekuatan Super Saiyan God inilah yang nantinya akan mampu mengalahkan kekuatan Evil Saiyan yang kemungkinan besar akan segera bangkit kembali dari Demon Realm.

Hal ini menjadi cukup masuk akal kenapa Bangsa Saiyan menjadi liar seperti iblis ketika bulan purnama tiba. Karena mungkin leluhur mereka adalah klan Demon yang berasal dari Demon Realm.

Terlepas dari dua teori kami tersebut, kami rasa legenda yang sebenarnya tentang Yamoshi ini akan segera segera kita ketahui di akhir tahun 2018 nanti.

Karena menurut info yang beredar, di akhir tahun 2018 nanti akan tayang Dragon Ball The Movie baru yang akan mengisahkan tentang asal usul bangsa Saiyan, yang besar kemungkinan akan mengangkat kisah tentang Yamoshi.

Mungkinkah salah satu dari dua teori kami tadi akan ada yang menjadi kenyataan? Who Knows!

Pokoknya kita tunggu saja nanti di akhir tahun 2018.

Sunday, 7 January 2018

[ PREVIEW DBS 123 ] Akhirnya Vegeta mendapatkan wujud baru!

Pada video kami sebelumnya yang membahas tentang SPOILER anime Dragon Ball Super Episode 123, kami menyebutkan ada 3 kandidat yang akan mengeluarkan seluruh kemampuannya di episode 123 ini, yaitu Jiren, Goku, dan Vegeta.

Tapi dalam video tersebut kami lebih meyakini kalau yang akan mengeluarkan seluruh kekuatannya adalah Jiren.

Karena pada saat itu, judul Spoilernya hanya “ZenShin, ZenRei, ZenRyoku Haiho.” tidak ada embel embel Goku dan Vegeta-nya.

Tapi di Preview anime Dragon Ball Super episode 123 yang ditampilkan setelah anime Dragon Ball Super episode 122 barusan, ternyata judulnya ditambahi jadi “ZenShin, ZenRei, ZenRyoku Haiho. Goku to Vegeta!”

Yang artinya kurang lebih "Kekuatan penuh jiwa dan raga dirilis. Goku dan Vegeta!"

Selesai sudah tebak-tebakannya, karena ternyata yang akan mengeluarkan kekuatan penuhnya di episode 123 mendatang adalah Goku dan Vegeta.

Meskipun pada kenyataannya tidak penuh-penuh banget, karena Goku masih belum menggunakan Ultra Instinct.

Dalam video Preview tersebut, tampak Jiren sudah mengeluarkan aura merahnya untuk bertarung melawan Goku Super Saiyan Blue.

Tapi ada yang aneh dengan Super Saiyan Blue-nya Son Goku kali ini.

Saat menghadapi Jiren, Goku terlihat memejamkan mata sebentar lalu membuka matanya kembali dan melihat lingkungan di sekeliling Jiren berwarna biru dan terdapat tujuh titik berkilau disekitarnya.

Warna biru yang tampak dari sudut pandangnya Goku terlihat mirip seperti saat Goku memasuki Ultra Instinct. Padahal di episode ini, tidak disebutkan kalau Goku akan kembali memasuki mode Ultra Instinct.

Dan yang paling aneh adalah tujuh titik berkilau disekitar Jiren. 

Angka 7 adalah angka yang sama dengan jumlah 1 set Dragon Ball. Entah itu Dragon Ball di Bumi, di Planet Namek atau jumlah Dragon Ball Super yang tersebar di penjuru alam semesta.

Mungkinkah apa yang dilihat oleh Goku tersebut merupakan clue yang dapat mengungkap misteri asal usul kekuatannya Jiren?

Yang berarti kekuatan luar biasanya Jiren tersebut mempunyai hubungan dengan Dragon Ball? 

Entahlah. Semoga itu bukan hanya sekedar plot twist saja. Karena apa yang ditampilkan dalam video Preview lebih seringnya kebolak-balik dari storyboard yang seharusnya.

Bisa jadi, warna biru yang tampak tersebut malah bukan dilihat dari sudut pandangnya Goku, melainkan dilihat dari sudut pandangnya Vegeta yang membangkitkan kekuatan baru setelah selamat dari sekarat.

Dalam video kami sebelumnya kami juga menyebutkan tentang kemampuan Zenkai yang mungkin akan kembali membuat kekuatan Vegeta meningkat pesat setelah sekarat.

Dan sepertinya hal tersebut benar-benar terjadi di episode 123 ini.
Preview anime dragon ball super episode 123

Dalam narasinya, Son Goku menyebutkan kalau setelah bangkit dari sekarat, Vegeta mampu membangkitkan kekuatan baru yang melampaui Super Saiyan Blue.

Kekuatan baru yang untuk sementara disebut sebagai Beyond Super Saiyan Blue tersebut wujudnya tidak terlalu berbeda dengan Super Saiyan Blue biasa. Hanya saja ada sedikit variasi dalam luapan auranya. 


Jika dilihat secara seksama, terlihat bintik-bintik aura biru muda yang mengalir mengelilingi tubuh Vegeta lebih besar dibandingkan dengan bintik-bintik aura yang terlihat pada wujud Super Saiyan Blue-nya Son Goku.

Dan jika dicermati lebih seksama lagi, bentuk dari bintik-bintik tersebut terlihat sangat mirip dengan 7 bintik bercahaya yang ada di dekeliling Jiren ini.

Oleh karenanya kami lebih yakin kalau warna biru ini adalah dilihat dari sudut pandangnya Vegeta bukan Son Goku.

Nah, mungkinkah Beyond Super Saiyan Blue ini adalah bentuk lain dari Ultra Instinct versinya Vegeta sendiri, yang dibuktikan dengan sudut pandang berwarna biru seperti yang dilihat oleh Goku dalam mode Ultra Instinct?

Ataukah wujud baru Vegeta ini hanyalah setingkat dengan Super Saiyan Blue Kaio Ken 20x nya Son Goku? Who knows!

Yang pasti, dengan bangkitnya Beyond Super Saiyan Blue-nya Vegeta ditambah dengan Super Saiyan Blue Kaio Ken-nya Son Goku, Jiren sampai harus merilis aura merahnya untuk menghadapi mereka.

Apakah Jiren juga akan mengeluarkan kekuatan penuhnya di episode ini?

Pokoknya jangan sampai kelewatan nonton Dragon Ball Super episode 123 minggu depan!

Sunday, 31 December 2017

[ SPOILER DBS 125 ] KEKUATAN DEWA PENGHANCUR TOPPO!!!

Sesuai janji kami sebelumnya, pada kesempatan yang berbahagia ini, Gue Noe akan membahas tentang Spoiler anime Dragon Ball Super Episode 125 yang direncanakan akan tayang tanggal 28 Januari 2018.

Episode 125 ini akan diberi judul "God of Destruction Toppo Appears! Pure Overwhelming Power!"

Nampaknya, di episode ini Toppo akan menunjukkan kekuatannya yang sebenarnya. Kekuatan yang membuktikan kalau dirinya memang layak menjadi calon pengganti Dewa Penghancur Universe 11.

Kayaknya Universe 11 beneran sudah panas nih. Setelah di episode sebelumnya Jiren sudah meng-overpower duo Super Sayan Blue Goku dan Vegeta, kali ini, giliran Toppo yang juga unjuk gigi.

Entah kepada siapa Toppo menunjukkan kekuatan sejatinya ini, karena pada episode 124 disebutkan kalau Vegeta dan Goku melawan Jiren, sementara Gohan dan Frieza bertarung melawan Dyspo.

Padahal besar kemungkinan Android 17 sudah keluar arena di episode 123 karena dalam SPOILER lanjutan episode 123, disebutkan kalau Android 17 menahan Toppo untuk memberi kesempatan kepada Gohan agar bisa menjatuhkan mereka berdua sekaligus.

Tetapi Gohan tidak berhasil memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik. Lalu dia pun beralih membantu Frieza melawan Dyspo.

Bisa jadi, di episode 124, Gohan dan Frieza berhasil mengeluarkan Dyspo dari arena, sehingga di chapter berikutnya, hanya tinggal menyisakan 2 pertarungan akbar yaitu Goku dan Vegeta vs Jiren, serta Gohan dan Frieza vs Toppo.

Oleh karena itu, kami rasa Toppo merilis kekuatan sejatinya yang setara Dewa Penghancur ini untuk melawan Frieza dan Gohan.

Tugas berat bagi duet tak terduga Gohan dan Frieza untuk mengalahkan seorang petarung yang kekuatannya setara Dewa Penghancur.

Tapi mereka tidak punya pilihan lain, karena pilihannya hanya melawan petarung yang kekuatannya setara Dewa Penghancur, yaitu Toppo, atau melawan petarung yang kekuatannya lebih besar dari Dewa Penghancur yaitu Jiren.

Hanya ada satu jalan untuk dapat menyelesaikan mission impossible tersebut, yaitu dengan meng-unlock form baru yang lebih kuat dari form terkuat mereka saat ini.

Karena kalau ingin melakukan Fusion, kayaknya tidak mungkin. Masak iya Gohan fusion dengan Frieza.

Sementara taktik kerjasama ala Gohan atau taktik licik ala Frieza, sepertinya tidak akan mempan kalau untuk melawan seorang petarung yang sekuat Dewa Penghancur.

Sedangkan kekuatan form terkuat mereka saat ini yaitu Mystic Gohan dan Golden Fireza bisa dibilang masih sedikit dibawah Super Saiyan Blue.

Padahal kekuatan Super Saiyan Blue masih sangat jauh dibawah kekuatan seorang Dewa Penghancur.

Terlebih lagi, di episode 122 saja sudah dikatakan kalau waktu yang tersisa adalah 7 menit. Jadi, mungkin di episode 125 nanti waktu yang tersisa sudah kurang dari 5 menit lagi.

Waktu yang sangat tidak memungkinkan untuk menyusun sebuah strategi pertempuran. Bahkan oleh Son Gohan sekalipun, meski di team Universe 7 bisa dibilang dialah yang IQ nya paling cerdas.

Oleh karenanya kami yakin kalau saat melawan Toppo nanti, satu-satunya jalan untuk bisa menang adalah dengan meng-unlock wujud baru.

Tapi kami yakin, wujud baru yang akan dicapai oleh Gohan bukanlah wujud Super Saiyan.
SPOILER DBS 125

Jika kalian masih ingat, di episode 90, saat melawan Goku, Gohan pernah mengatakan kalau tujuannya berlatih adalah untuk mencapai form ultimate yang tidak pernah ada sebelumnya

Gohan juga mengatakan kalau dirinya akan mencapai wujud tersebut dengan metode yang berbeda dari Goku.

Dan diepisode yang sama, Goku pun mengakui kalau Gohan adaah salah satu saingan terkuatnya untuk urusan adu kekuatan.

Goku mengatakan kalau orang-orang kuat dari seluruh Universe pasti akan berkumpul di Turnamen Zeno, sehingga turnamen tersebut adalah tempat terbaik untuk berlatih dan menguji kekuatannya. Tapi sepertinya aku melupakan sesuatu, Gohan... kalau ada orang sepertimu tepat di sampingku.

Kami yakin ada pesan tersembunyi dari Akira Toriyama tentang masa depan Gohan di Turnamen Zeno, melalui percakapan Goku dan Gohan di episode 90 tersebut.

Sampai saat ini kita belum tahu apakah latihannya dengan Piccolo sudah berhasil membuat Gohan mencapai form ultimate yang dia maksud atau belum.

Tapi di akhir pertarungan antara Goku dan Gohan, Gohan yang sudah kehabisan Ki dan sudah kehilangan kesadaran, masih sempat secara refleks menyerang Goku dengan satu pukulan.

Gohan menyerang Goku dalam kondisi tidak sadar. Apakah mungkin itu Ultra Instinct? Who Knows!

Yang pasti, kami yakin, saat melawan Toppo nanti, Gohan akan mencapai form ultimate baru yang berbeda dengan form super saiyan, seperti yang pernah dia katakan sebelumnya.

Kami malah curiga, kalau yang dulu dimaksud dengan form Limited Breaker itu bukanlah Form untuk Son Goku. Melainkan form baru untuk Son Gohan.

Form terkuat Gohan saat ini disebut juga dengan Ultimate Gohan. Ultimate itu kurang lebih artinya, terakhir atau batas paling akhir.

Nah batas paling akhir itu juga bisa diterjemahkan sebagai Limit. Jadi, form baru yang ingin dicapai oleh Gohan adalah wujud di atas ultimate atau wujud di atas Limit.

Sehingga jika kekuatan Gohan melampaui wujud Ultimate atau Limit-nya saat ini, maka namanya jadi Limit Breaker.

He, agak maksa sih! Tapi bagaimana jika nanti benar-benar terjadi?

Karena entah kenapa kami melihat Turnamen Zeno ini agak mirip dengan Turnamen Cell. Terutama bagi Gohan.

Sebelum turnamen dimulai Gohan terkesan sangat culun. Lalu berubah menjadi lebih kuat setelah berlatih dengan Piccolo.

Selama turnamen Gohan terlihat ragu dan bimbang, apakah kekuatannya cukup untuk membuat timnya menang atau tidak.

Dan mungkin nanti saat tim Universe 7 hampir kalah, Gohan akan teringat dengan orang-orang yang dicintainya di Bumi yang akan dimusnahkan oleh Zeno jika timnya sampai kalah dalam turnamen.

Lalu Gohan akan mengamuk dan membangkitkan kekuatan baru yang belum pernah diketahui sebelumnya.

Seperti saat Gohan membangkitkan kekuatan Super Saiyan 2 saat Turnamen Cell dalam Dragon Ball Z.

Jika kalian masih ingat, orang yang memicu kebangkitan Super Saiyan 2 Gohan saat Cell Saga adalah Android 16, yang sempat menjadi musuhnya.

Berkaca dari kasus yang sama, mungkin orang yang akan berperan penting dalam memicu kekuatan baru Gohan dalam Turnamen Zeno nanti adalah Frieza.

Mungkin inilah alasan kenapa Akira Toriyama membuat Frieza dan Gohan bekerjasama melawan Toppo.

Tapi peran Frieza di sini pastinya agak sedikit berbeda dengan Android 16 di Dragon Ball Z, baik caranya ataupun tujuannya, .

Mungkin Frieza yang menyadari potensi kekuatan setengah Saiyan Gohan, akan membuat Gohan marah dengan mengingatkannya kepada orang-orang yang dia cintai di Bumi yang akan musnah jika timnya sampai kalah.

Dengan cara tersebut, Frieza bermaksud membangkitkan kekuatan tersembunyi Gohan dan memanfaatkannya untuk mengalahkan Toppo.

Apakah kekuatan Gohan nanti akan cukup untuk mengalahkan Toppo?

Kita tunggu saja sampai animenya benar-benar rilis tahun depan.

Friday, 29 December 2017

[ SPOILER DBS 124 ] BANGKITNYA KEKUATAN SEJATI GOHAN???

Info hot baru saja kita dapet dari situs Otakukart.com. SPOILER anime Dragon Ball Super terbaru untuk episode pertengahan hingga akhir Januari 2018 telah resmi dirilis.

Dan terkhusus untuk hari ini, Gue Noe akan membahas tentang SPOILER Dragon Ball Super Episode 124.

Di video berikutnya baru akan kita bahas tentang SPOILER episode 125.

Nah, episode 124 ini nanti judulnya adalah "Fierce rush Attack! Gohan’s final stand!" dan akan tayang pada tanggal 21 Januari 2018.

Disebutkan jika, meskipun Goku dan Vegeta sudah bekerjasama dalam melawan Jiren, tetapi kekuatan keduanya nyaris tidak berefek apapun kepada Jiren.

Malahan Jiren semakin memperbesar level kekuatannya hingga ke batas yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Dengan begini, jelas sudah kalau Ultra Instinct, entah itu Ultra Instinct Vegeta atau Goku, masih belum akan muncul lagi hingga setidaknya episode 125 nanti.

Tapi dengan kembalinya pasangan emas Goku dan Vegeta yang bekerjasama melawan musuh terkuat, setidaknya kita bisa berharap akan adanya Fusion Reborn

Entah itu memakai Potara lalu menjadi Vegito, atau menggunakan Fusion Dance menjadi Gogeta.

Yang pasti dengan perbedaan kekuatan yang begitu mencolok antara Goku dan Vegeta dengan Jiren tersebut, rasa-rasanya kekuatan fusion patut untuk dimunculkan lagi.

Toh, pada beberapa episode sebelumnya para petarung dari Universe lainnya sudah menggunakan teknik sejenis. Jadi ini bukan lagi hal yang tabu.

Terlebih lagi, disebutkan juga kalau Vegeta sudah terluka parah hingga nyaris sekarat akibat pertarungannya melawan Jiren di episode sebelumnya.

Jadi, jika masih berharap akan bangkitnya Ultra Instinct Vegeta, rasa-rasanya kita harus menunggu hingga beberapa episode lagi. 

Butuh waktu bagi Vegeta untuk memulihkan kondisinya dan mengisi ulang Ki nya lagi.
SPOILER DBS 124

Di sisi lain, Gohan yang di episode 122 terlihat diserang oleh Toppo, kini bergabung dengan Frieza untuk mengalahkan Dyspo.

Kita tidak tahu apa yang terjadi kepada Toppo hingga Gohan bisa mencampakkan pertarungan mereka seenaknya dan memilih untuk duet bersama Frieza mengeroyok Dyspo.

Tapi dari awal Preview episode 122 kita juga tidak diberi tahu apa yang terjadi kepada Android 17. 

Jika dia keluar arena, siapa yang mengeluarkannya. Jika dia masih di dalam arena, apa yang dilakukannya, kenapa sampai episode 124 masih belum kelihatan batang hidungnya.

Jadi, besar kemungkinan, Gohan bisa berpaling dari Toppo karena Android 17 datang menggantikannya melawan calon dewa penghancur Universe 11 tersebut.

Nah, karena Android 17 sudah cari mati sendiri menghampiri Toppo, bisa dipastikan kalau dalam waktu dekat dia memang bakalan keluar arena.

Dan sesuai prediksi kami sebelumnya, The Big Four universe 7 adalah Goku, Vegeta, Gohan, dan Frieza.

Yang jadi masalah sekarang, kenapa hanya untuk menghadapi Dyspo, Frieza sampai perlu dibantu oleh Gohan segala?

Memang sih Dyspo ini disebutkan sebagai petarung yang memiliki kecepatan supersonik yang luar biasa.

Tetapi bukankah Frieza bahkan bisa mengalahkan Jimeze dari Universe 2 yang memiliki kemampuan teleportasi tanpa susah payah berkeringat? 

Bukankah teleportasi itu lebih cepat dan lebih random gerakannya dibandingkan dengan gerakan supersoniknya Dyspo?

Entahlah. Mungkin saat menghadapi Goku dan Hit di episode 104 lalu, Dyspo masih belum mengeluarkan kekuatan penuhnya.

Dan di 7 menit terakhir Turnamen Zeno ini, Dyspo baru mengeluarkan seluruh kekuatannya saat melawan Frieza. 

Nah, karena nama Gohan dipakai untuk judul episode 124 ini, kita bisa berharap banyak pada kekuatan setengah Saiyan ini.

Bukan mustahil jika Gohan akan meng-unlock atau membangkitkan kekuatan yang lebih dahsyat lagi dalam turnamen ini.

Bukan mustahil pula kalau nantinya justru Gohan lah kartu truf yang sebenarnya dari Universe 7, seperti saat Cell Saga.

Bukankah sebelumnya disebutkan kalau setengah Saiyan memiliki potensi kekuatan yang lebih besar dibandingkan dengan Saiyan murni?

Jadi kami rasa inilah saatnya bagi Gohan untuk membangkitkan potensi tersembunyi dari kekuatannya tersebut hingga batas paling maksimal.

Jika Trunks saja bisa mengaktifkan wujud Super Saiyan Anger saat Zamasu Saga, bukan mustahil Gohan juga akan meng-unlock transformasi sejenis.

Toh, dari awal yang menjadi pemicu kekuatan maksimalnya Gohan adalah amarah, sama dengan pemicu Super Saiyan Anger-nya Trunks saat Zamasu Saga.

Mungkin dengan membayangkan orang-orang yang dia sayangi di Bumi akan dimusnahkan semuanya jika Universe 7 kalah dalam turnamen, akan memicu kebangkitan kekuatan Gohan yang lebih powerfull lagi.

Dan dengan dipakainya nama Gohan sebagai judul episode 124 ini, maka kita bisa berharap banyak kepada Gohan untuk dapat membangkitkan kekuatan baru yang lebih powerfull lagi!

Entah itu sejenis Super Saiyan Anger, Mystic Gohan level 2, atau mungkin malah form baru lagi!

Tuesday, 26 December 2017

[ SPOILER DBS 123 ] UNIVERSE 7 TERANCAM KALAH!!! KEKUATAN PENUH JIREN DIRILIS!!!

Menurut info yang kami dapat dari situs otakukart.com, Dragon Ball Super Episode 123 yang direncanakan akan tayang tanggal 14 Januari nanti judulnya adalah “ZenShin, ZenRei, ZenRyoku Haiho.” 

Yang kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya kurang lebih “Stamina penuh, Semangat penuh, kekuatan penuh telah dirilis!!!”

Sayangnya, SPOILER untuk episode 123 ini baru hanya sebatas judul saja. Tidak ada sinopsis sedikitpun yang menjelaskan inti cerita dari episode ini.

Tapi dengan melihat dari judulnya, kita bisa berspekulasi kalau di episode 123 nanti akan ada petarung yang akan mengeluarkan seluruh kekuatannya.

Menurut kami ada 3 kandidat petarung yang mungkin akan mengeluarkan seluruh kekuatannya sesuai dengan judul tema episode ini.
SPOILER DBS 123

Pertama. Kami rasa karakter yang akan mengeluarkan seluruh stamina, tenaga, dan semangat bertarungnya di episode ini adalah Jiren.

Selama turnamen berlangsung, Jiren lebih banyak diam. Tercatat dia hanya 4 kali melakukan pertarungan selama 35 menit waktu berjalan, yaitu saat menyerang Super Saiyan Berserkernya Kale yang lepas kendali, melawan Son Goku Ultra Instinct, melawan Hit, dan di chapter 122 nanti melawan Vegeta.

Dalam ketiga pertarungan sebelumnya, bisa dibilang Jiren menang mudah. Meskipun dia sempat tersudut hingga beberapa kali, tetapi Jiren masih tampak belum mengeluarkan seluruh kekuatannya.

Terlihat dari ekspresinya yang tetep cool dan sama sekali tidak ada ekspresi panik di wajahnya.

Pertarungan terberatnya justru sepertinya terjadi saat melawan Vegeta di episode 122 nanti. Selain terkena beberapa serangan telaknya Vegeta, ekspresi wajah Jiren juga tidak tampak cool lagi.

Jadi, kemungkinan besar, Jiren masih belum serius saat melawan Vegeta di episode 122, dan baru akan benar-benar mengeluarkan seluruh stamina, tenaga, dan semangat bertarungnya di episode 123 nanti.

Kedua, kami rasa kandidat berikutnya adalah Son Goku.

Pada Review kami sebelumnya, kami berpendapat kalau salah satu alasan kenapa Vegeta memutuskan untuk menantang Jiren sendirian di episode 122 adalah untuk mengulur waktu agar stamina Goku bisa pulih kembali.

Jadi, kemungkinan besar stamina, tenaga, dan semangat bertarungnya Son Goku akan kembali full setelah melihat pertarungan Vegeta melawan Jiren.

Tapi opsi kedua ini punya kelemahan.

Pada review kami sebelumnya, kami menyebutkan kalau Arc Turnamen Of Power ini akan berakhir di episode 133.

Jika pada episode 123 Goku sudah mengeluarkan seluruh kemampuannya, kami rasa 10 episode adalah durasi yang terlalu lama untuk sebuah pertarungan dalam Dragon Ball Super.

Jika dalam Dragon Ball Z sih masih mungkin, karena saat itu anime Dragon Ball Z dibuat mengikuti cerita manganya. Jadi sengaja diulur-ulur durasinya agar tidak sampai lebih cepet dari manganya.

Tapi Dragon Ball Super ceritanya lain. Cerita dalam anime melaju jauh lebih cepat dibandingkan manganya.

Yang terjadi justru cerita dalam manga dibuat untuk menjelaskan hal-hal yang masih belum jelas dan masih menggantung dalam anime.

Nah, kandidat berikutnya adalah Vegeta.

Banyak yang menyebut kalau Vegeta akan mencapai mode Ultra Instinct di episode 123 nanti. 

Sehingga yang dimaksud dengan judul “Stamina penuh, Semangat penuh, kekuatan penuh telah dirilis!!!” ini ditujukan untuk Vegeta.

Jika melihat judul bahasa Jepangnya “ZenShin, ZenRei, ZenRyoku Haiho.” mungkin opini ini cukup masuk akal.

Mungkin judulnya ini terkait juga dengan Zenkai, yaitu kemampuan unik bangsa Saiyan yang membuat kekuatan seorang Saiyan meningkat pesat setelah selamat dari sekarat.

Saat Frieza Saga, Vegeta begitu mendewakan kemampuan Zenkai ini. Beberapa kali Vegeta melukai dirinya sendiri hingga nyaris tewas lalu disembuhkan oleh Dende sehingga kekuatannya terus meningkat hingga mendekati level kekuatannya Frieza, yang saat itu masih belum berubah bentuk.

Bukan mustahil jika Ultra Instinct terkait dengan kemampuan Zenkai ini.

Tapi menurut kami opsi ketiga ini justru yang paling lemah.

Kenapa, karena sepertinya di chapter 122, Vegeta sudah mengerahkan seluruh stamina, semangat, dan kekuatannya untuk melawan Jiren.

Hal itu terlihat dari Vegeta yang mengeluarkan serangan terkuatnya, Final Flash, dalam wujud Super Saiyan Blue untuk menyerang Jiren.

Final Flash itu kekuatan penuhnya, Super Saiyan Blue itu stamina penuhnya. Yang tersisa di chapter 123 tinggal semangat penuhnya saja.

Itu pun bisa saja tidak penuh lagi setelah melihat Jiren tidak goyah sedikitpun stelah terkena Final Flash.

Jadi kesimpulannya, menurut kami judul pada episode 123 ini lebih ditujukan kepada Jiren yang baru akan mengeluarkan seluruh kekuatannya untuk mengalahkan para petarung universe 7.

Dan dengan dirilisnya seluruh stamina, semangat, dan kekuatannya Jiren ini, sepertinya akan ada satu petarung universe 7 lagi yang akan keluar arena.

Tapi itu bukan Vegeta. Karena kami rasa masih ada peran penting bagi Vegeta di episode-episode berikutnya.

Tapi juga bukan Frieza, karena lawannya cuma Dyspo. Terlebih lagi Frieza masih punya agenda rahasia dalam turnamen ini.

Son Gohan juga kami rasa masih belum akan keluar arena. Malahan kami berpikir kalau petarung terakhir yang akan berdiri di arena adalah Son Gohan dan Son Goku.

Kesimpulan ini kami dapat setelah melihat video pada ending anime Dragon Ball Super ke-9 yang menampilkan Goku dan Gohan bertarung bersama.

Kami rasa kandidat terkuat yang akan keluar arena berikutnya adalah Android 17. Itu jika 17 tidak lebih dulu keluar arena di episode 122, karena di video Preview-nya tidak ada adegan yang menampilkan Android 17.

Bagaimana menurut kalian?

Sunday, 24 December 2017

[ PREVIEW DBS 122 ] VEGETA vs JIREN!!! Mungkinkah Vegeta akan menguasai Ultra Instinct???

Akhirnya pertarungan puncak Turnamen Zeno antara Universe 7 melawan Universe 11 dimulai juga.

Di menit-menit terakhir turnamen, Universe 7 masih unggul jumlah pemain dengan menyisakan 5 petarung yaitu Goku, Gohan, Vegeta, Frieza, dan Android 17.

Sementara Universe 11 tinggal menyisakan 3 orang petarung yaitu Jiren, Toppo, dan Dyspo.

Menariknya, pada Preview DBS 122 yang insyaAlloh akan tayang tanggal 7 Januari 2018 nanti, tidak tampak adegan yang menampilkan Android 17.

Yang ada hanya pertarungan Goku dan Vegeta vs Jiren, Toppo yang menyerang Gohan, dan Frieza yang diserang Dyspo.

Apakah ini berarti Android 17 akan keluar arena di episode 122 nanti? Who Knows!?

Yang pasti di episode 122 nanti Vegeta akan menantang duel Jiren dengan kekuatan penuh.

Demi mempersiapkan duel impian ini, Vegeta sampai tidak ikut membagikan energinya saat Goku menggunakan Genkidama, dan Vegeta juga seolah menghindari bentrokan serius melawan Toppo di episode sebelumnya.

Nah di episode ini Vegeta akan benar-benar all out melepaskan seluruh luapan Ki nya saat melawan Jiren.

Terbukti, Vegeta sampai menggunakan jurus pamungkasnya, Final Flash, untuk menyerang Jiren.

Dalam video Preview tampak pada mulanya Vegeta dibantu Son Goku melawan Jiren. Lalu karena suatu alasan, Vegeta memutuskan untuk melawan Jiren sendirian.

Ada dua kemungkinan kenapa hal tersebut bisa terjadi. 
PREVIEW DBS 122 VEGETA vs JIREN

Pertama Vegeta melarang Goku ikut campur, karena Vegeta ingin melampaui limitnya sendiri dengan menghadapi musuh terkuat.

Dengan menghadapi Jiren sendirian, Vegeta bermaksud untuk break the shell sehingga bisa mencapai Level Ultra Instinct seperti yang sudah Goku lakukan.

Kedua, Vegeta ingin agar Goku mengumpulkan tenaga terlebih dahulu sambil belajar menguasai Ultra Instinct agar nanti bisa mengalahkan Jiren.

Opsi kedua ini hampir mirip-mirip seperti saat mereka berdua menghadapi Kid Buu.

Vegeta mengulur waktu dengan menghadapi Buu sendirian agar Goku bisa mengumpulkan ebergi Genkidama sebanyak-banyaknya.

Nah, terlepas dari dua kemungkinan tersebut, hal mengejutkan terjadi dalam pertarungan Vegeta vs Jiren ini.

Meski tidak jelas apakah itu menghasilkan damage atau tidak, tetapi Vegeta berhasil menyarangkan pukulan dan tendangan telak ke tubuh Jiren hanya dengan menggunakan wujud Super Saiyan Blue.

Serangan Goku saja baru bisa mengenai tubuh Jiren setelah dia memasuki mode Ultra Instinct, yaitu saat dia menggores pipinya Jiren dan saat dia memukul jatuh Jiren di serangan terakhirnya.

Hal semacam ini tidak hanya terjadi sekali dua kali saja pada Vegeta. 

Saat Cell Saga, kekuatan Super Saiyan Vegeta bisa langsung meningkat sangat pesat karena mengamuk melihat Trunks terkena laser beam-nya Cell.

Kemudian saat Battle of God, hanya menggunakan wujud Super Saiyan 2 Vegeta bisa menghajar Beerus dengan membabi buta karena marah melihat Beerus menampar Bulma.

Dan kini, hanya dengan wujud Super Saiyan Blue, serangan Vegeta bisa mengenai Jiren hingga berkali-kali.

Jadi, kesimpulannya Vegeta tidak membutuhkan alur transformasi yang sama dengan Son Goku untuk menjadi lebih kuat, karena Power Scale sama sekali tidak berlaku untuk Vegeta. He...

Lanjut ke pertarungannya melawan Jiren. 

Saat menghadapi serangan Vegeta yang bertubi-tubi, raut wajah Jiren terlihat tidak setenang biasanya. Dia malah kelihatan panik.

Disisi lain, Vegeta malah kelihatan tersenyum senang seolah dirinya sangat menikmati pertarungannya tersebut. Atau... dia sudah tahu rahasia kekuatan Jiren yang sebenarnya.

Sampai saat ini kita masih belum tahu kekuatan Jiren itu beneran Ultra Instinct atau bukan. Selama ini kita hanya menduga-duga saja.

Jadi, masih ada kemungkinan kalau kekuatan Jiren bukanlah Ultra Instinct. Dan Vegeta menyadari hal tersebut.

Kecurigaan ini cukup beralasan. Karena dalam preview tersebut, dua kali serangan Vegeta mengenai bagian tubuh Jiren yang sama, yaitu bagian perut.

Memang sih dalam adegan tersebut, Jiren tidak sampai terlempar karena terkena pukulan dan tendangannya Vegeta.

Tapi setidaknya, dengan mengenai bagian perut sebanyak 2 kali hanya dengan wujud Super Saiyan Blue, cukup untuk membuktikan kalau pertahanannya Jiren tidaklah mutlak.

Mungkin karena Ki Jiren sudah lumayan banyak terkuras karena pertarungan melawan Goku dan Hit, atau mungkin karena Jiren masih belum mengaktifkan Ultra Instinct. 

Itu jika memang aura merah yang dikeluarkannya saat melawan Goku adalah Ultra Instinct. Tapi sampai saat ini hal itu masih belum dikonfirmasi secara resmi.

Nah di akhir Preview, Vegeta tampak menggunakan serangan terkuatnya, Final Flash, untuk menyerang Jiren.

Ini adalah pertaruhan yang sangat serius dari Vegeta. Jika serangannya tersebut ternyata masih belum cukup kuat untuk mendorong Jiren sampai keluar arena, maka habislah sudah Vegeta.

Seharusnya setelah melancarkan serangannya tersebut Vegeta akan kehabisan banyak energi dan butuh beberapa menit untuk dapat pulih dan menggunakan jurus tersebut kembali.

Kecuali jika tujuan Vegeta ternyata memang untuk menghabiskan seluruh Ki nya sampai batas limit, dan berharap akan dapat memasuki Ultra Instinct seperti Goku.

Saat ini memang belum diketahui pasti bagaimana caranya memasuki mode Ultra Instinct, tetapi  2 kali Goku memasuki mode tersebut setelah seluruh Ki nya habis.

Bahkan saat pertama kali memasuki mode Ultra Instinct, Goku sampai nyaris tewas akibat terkena Genkidamanya sendiri yang dikembalikan oleh Jiren.

Dan saat melawan Katopesla, Vegeta pernah mencoba memasuki Mode Ultra Instinct dengan mengosongkan pikirannya. Namun hal itu sama sekali tidak berhasil.

Mungkin karena dua kasus tersebut Vegeta berpikir kalau untuk dapat memasuki mode Ultra Instinct, dia tidak cuma harus mengosongkan pikiran, tetapi juga harus mengosongkan seluruh Kinya juga.

Mampukah Vegeta mengaktifkan Ultra Instinct juga? Atau justru dia akan keluar arena karena telah salah perhitungan menantang petarung terkuat, Jiren?

Kita tunggu saja kelanjutan ceritanya di bulan Januari tahun depan.

Terima kasih sudah mampir ke channel kami. Jangan lupa like, share, dan subscribe, jika menurut kalian video-video kami cukup menarik untuk ditonton.

Sampai ketemu lagi dalam video kami yang berikutnya. And see ya!!!

Monday, 11 December 2017

[ REVIEW DBS 119 + PREVIEW DBS 120 ] Njir!!! Yang keluar arena beneran yang botak!!!

Dragon Ball Super episode 119 ini bener-bener jauh dari apa yang sudah kami prediksikan di video kami sebelumnya.

Kami bener-bener teripu oleh cuplikan-cuplikan adegan yang ditampilkan dalam video Preview minggu lalu.

Meski ada beberapa prediksi kami yang lumayan jitu juga sih. 

Seperti Vegeta yang dengan mudahnya mengalahkan Katopesla lalu hampir jatuh keluar arena karena didorong Damom dari belakang, serta Android 17 yang akan mendepak si manusia serangga keluar arena. 

Tapi kami tak menyangka kalau Gamisarasu adalah karakter yang beneran transparan. Dia tidak terlihat karena emang tubuhnya tembus pandang. 

Dan tembus pandangnya ini beneran tembus pandang, bukan mimikri seperti yang biasa dilakukan oleh bunglon.

Ternyata yang ukuran tubuhnya kecil itu cuma si Damom. Dan untuk si Gamasarasu ini ukurannya lumayan gede lah.

Dan untuk kasus Piccolo, sebenarnya kami sudah pernah memprediksikan sebelumnya dalam video SPOILER Episode 116 - 119, kalau yang akan keluar arena adalah yang kepalanya Botak. Karena 3 petarung sebelumnya yang sudah tereliminasi semuanya kepalanya botak.

Tapi saat itu ada yang komentar, katanya prediksi kami terlalu rasis. Masak keluar arena gara-gara kepalanya botak. Jadinya di video Preview kami yang minggu lalu, prediksinya kami alihkan ke Android 18.

Eeee, ternyata malah salah!!!
REVIEW DBS 119 + PREVIEW DBS 120

O iya karena video-video review episode Dragon Ball Super kami yang sebelumnya hampir separonya sudah di block oleh TOEI ANIMATION karena terkena pasal pelanggaran hak cipta, mulai saat ini, kami akan mengurangi jumlah potongan video dalam review kami.

Sebagai gantinya kami akan masukkan screenshoot adegannya saja. Sorry lho ya!!! 

Nah, masuk ke review.

Diluar dugaan, ternyata petarung universe 7 pertama yang diserang oleh Damom dan Gamisarasu adalah Vegeta, bukan Android 17 dan 18.

Nyaris saja Vegeta jatuh keluar arena setelah menerima dorongan dari Damom.

Kenapa kami yakin kalau yang menyerang Vegeta adalah Damom, bukan Gamisarasu? Karena yang diserang adalah bagian kakinya.

Sementara Gamisarasu cenderung lebih akan mendorong bagian punggung, seperti yang dia lakukan kepada Gohan, daripada menjegal bagian kaki.

Berbeda dengan Vegeta yang refleksnya cukup sigap untuk segera berpegangan pada dinding arena, Son Gohan nyaris saja jatuh keluar arena jika tidak ditolong oleh Piccolo.

Dan Piccolo benar-benar menjadi dewa penolong Universe 7 setelah dia juga menyelamatkan Android 18 dari serangan Gamisarasu.

Tidak cukup hanya sebagai dewa penolong Piccolo juga menjadi actor intelektual atas keluarnya Gamisarasu dari arena pertarungan.

Kembali kerjasamanya dengan Son Gohan terbukti cukup manjur untuk menjaga momentum kemenangan para petarung Universe 7 atas Universe lain.

Setelah Gamisarasu keluar arena, Dewa Penghancur Universe 4, Quitella memerintahkan Shantsa untuk menyerang para petarung Universe 7 menggunakan teknik ilusinya.

Dan lagi-lagi, serangan dari Univese 4 ini digagalkan oleh kombinasi Piccolo dan Gohan. 

Piccolo benar-benar jadi Man of The Match di episode kali ini dengan menjatuhkan 2 orang petarung dari Universe 4. 

Meskipun setelahnya dia harus terlempar keluar arena, karena didorong oleh Damom, petarung terakhir dari Univer 4, saat sedang lengah di pinggir arena.

Setelah menjatuhkan Piccolo, si Damom ini kemudian menyerang Android 17 dengan pola serangan yang serupa.

Untungnya, Son Goku berhasil menangkap Android 17 tepat di pinggiran arena, sebelum dia jatuh terlempar keluar.

Dan seperti dugaan kami sebelumnya, Android 17 lah yang pada akhirnya mengalahkan si manusia serangga ini.

Meskipun kami tidak terpikir kalau Android 17 sampai harus dibantu oleh Son Goku untuk bisa menangkapnya lalu menendangnya dengan gaya tendangan Kapten Tsubasa.

Entah ini memang suatu bentuk keguoblokan Universe 4 yang salah pilih lawan dan strategi atau memang mereka sedang cari mati.

Jika mereka punya 2 petarung yang tidak terlihat serta seorang patarung pengguna Genjutsu yang sulit dideteksi keberadaannya, seharus mereka hanya perlu bersembunyi. Ngapain mereka ikut-ikutan menyerang Universe 7.

Dan dengan dimusnahkannya Universe 4, maka yang tersisa di arena tinggallah Universe 3, 7, dan 11.

Dimana pada episode berikutnya, para petarung Universe 3 ini akan sekonyong-konyong menyerang petarung dari universe 7.

Entah kenapa yang menjadi sasaran selalu dan selalu Universe 7. Jadinya, nyaris semua alam semesta musnah gara-gara dikalahkan oleh petarung Universe 7.

Nah, para petarung dari Universe 3 yang didominasi oleh kaum robot ini, ternyata punya kemampuan untuk menyatukan tubuh menjadi semacam Megazord.

Dan sepertinya kemampuan gabungan mereka ini lumayan kuat juga, karena di dalam preview, nampak kalau mereka sampai harus dihadapi oleh dua orang Super Saiyan Blue + Mystic Form Gohan.

Berdasarkan info yang kami dapat dari Otakukart, Arc ini akan berakhir di episode 133. Itu berarti Arc Turnamen Of Power akan berakhir dalam 13 episode lagi.

Karena sekarang sudah memasuki episode 120, dan pertarungan melawan Universe 11 masih belum dilanjutkan lagi, besar kemungkinan di episode 120 ini akan ada petarung dari Universe 7 yang akan keluar arena lagi.

Entah itu karena dikalahkan oleh petarung Universe 3 atau petarung dari Universe 11.

Dengan asumsi pertarungan final antara Goku vs Jiren akan berlangsung selama 5 episode, ditambah pertarungan antara Vegeta vs Jiren yang mungkin akan berlangsung lebih dari 2 episode, dimulai dari Episode 122 tahun depan, maka besar kemungkinan akan ada 1 atau 2 petarung dari universe 7 yang akan keluar arena di episode 120 - 121 nanti.

Kami perkirakan Universe 7 akan menyisakan 4 petarung terakhir saat melawan Universe 11 nanti.

Empat petarung tersebut adalah Goku, Vegeta, Gohan, dan Frieza.

Mungkin Goku nanti akan berhadapan dengan Jiren. Vegeta melawan Toppo, dan Gohan melawan Dyspo. Sementara Frieza hanya akan menonton dan mencari kesempatan untuk menyerang.

Nah kami rasa, Android 17 dan Android 18 ini akan keluar arena di episode 120 - 121 mendatang.

Bagaimana menurut kalian? 

Terima kasih sudah mampir ke channel kami. Jangan Lupa Like, Share, dan Subscribe jika menurut kalian video video kami cukup menarik untuk ditonton.

Sampai ketemu lagi dalam video kami yang berikutnya, and See ya!!!

Monday, 4 December 2017

[ PREVIEW DBS 119 ] Satu Lagi Petarung Universe 7 keluar arena!!! Ada Ant-Man dalam Dragon Ball Super???

Dragon Ball Super episode 118 sudah berakhir dengan musnahnya Universe 2 dan Universe 6 secara bersamaan. 

Dan kali ini saatnya kita membahas tentang Preview Dragon Ball Super episode 119 yang akan tayang minggu depan.

Episode 119 nanti judulnya adalah "Unavoidable, The Fierce Stealth Attack." yang dalam bahasa Indonesia kurang lebih artinya "Tak Terhindarkan, Serangan sembunyi-sembunyi yang sengit!"

Video preview kali ini dibuka dengan adegan Android 17 yang diserang secara membabi buta dari arah belakang oleh sesuatu atau seseorang yang tidak terlihat.

Dan sepertinya Android 18 juga diserang oleh orang yang sama, karena terlihat pola serangannya yang mirip-mirip.

Tidak salah lagi, kedua android tersebut diserang oleh 2 petarung misterius dari Universe 4 yang sampai saat ini masih belum tampak batang hidungnya.

Kedua petarung misterius tersebut tidak lain adalah Damom dan Gamisarasu, yang jika dilihat dari bentuknya, keduanya terlihat mirip seperti dua ekor semut yang kembar.

Dilihat dari penampakannya saja, jelas sudah alasan kenapa tidak ada yang menyadari keberadaan mereka dari sejak Turnamen Zeno dimulai.

Alasan kenapa tidak ada yang menyadari keberadaan Damom dan Gamisarasu adalah karena ukuran tubuh mereka yang sangat kecil. Mungkin sekecil semut.

Meskipun demikian, kelihatannya keduanya memiliki hantaman yang daya hancurnya setara makhluk seukuran manusia.

Hal ini menjelaskan kenapa cahaya kuning yang menyerang Android 17 dan Android 18 tidak menimbulkan efek ledakan.

Ini dikarenakan serangan kuning tersebut memang bukan serangan Ki Blast, melainkan serangan fisik yang dilancarkan dalam jarak dekat.

Jadi, jelas sudah senjata rahasianya Universe 4 yang tidak terlihat ini adalah Ant-Man nya Dragon Ball Super, yaitu Damom dan Gamisarasu.

Tapi ada yang aneh dengan pola serangan dari dua makhluk kecil ini.
PREVIEW DBS 119

Di awal video diperlihatkan kalau sasaran mereka adalah Android 17 dan 18. Tetapi di pertengahan video, tampaknya Goku, Vegeta, dan Gohan juga diserang oleh mereka.

Padahal sebelumnya Vegeta diperlihatkan sedang bertarung melawan Katopesla dari Universe 3. Sementara Piccolo dan Gohan sedang bertarung melawan Shantsa dari Universe 4.

Kalau si Katopesla ini sih kayaknya bisa dengan mudah dikalahkan oleh Vegeta. Apalagi tampaknya Vegeta sudah berubah ke wujud Super Saiyan.

Jadi menurut kami, setelah mengalahkan Katopesla, posisi Vegeta yang berada di dekat Android 17 dan 18, menjadi lengah.

Dan celakanya, posisinya berdiri berada di tepian arena. Sehingga kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh Damom atau Gamisara untuk mendorong atau menariknya keluar arena.

Semoga saja Vegeta tidak sampai jatuh. Soalnya nggak lucu kalau seorang Pangeran Saiyan kalah cuma karena dijorokin keluar arena oleh seekor semut.

Berbeda dengan Vegeta, sepertinya Piccolo dan Gohan mendapatkan musuh yang cukup merepotkan.

Jika dilihat dari bentuk fisik dan pola serangannya, si Shantsa ini sepertinya tidak begitu kuat dari segi Ki.

Tapi dia punya kemampuan khusus yang lebih merepotkan dibandingkan hanya sekedar adu kekuatan.

Sepertinya Shantsa dari Universe 4 ini punya kemampuan yang berhubungan dengan ilusi. Dan dengan kemampuan ilusinya tersebut, dia bisa memanipulasi rasa takut seseorang.

Dengan cara tersebut, dia bisa memunculkan sosok-sosok yang ditakuti oleh lawannya.

Hal ini tampak di akhir Preview saat para petarung yang pernah dikalahkan oleh Universe 7 muncul kembali untuk melawan Gohan dan Piccolo.

Mungkin rasa bersalah karena telah membuat Universe dari para petarung yang dikalahkannya tersebut lenyap, membuat Gohan dan Piccolo merasa sangat bersalah.

Rasa bersalah yang begitu mendalam tersebutlah yang dimanfaatkan oleh Shantsa untuk menyerang mereka.

Nah, jika dilihat dari kaplingannya kan seharusnya sudah jelas, Androi17 dan 18 melawan Damom dan Gamisarasu, Vegeta melawan Katopesla, sementara Gohan dan Piccolo melawan Shansta.

Tapi kenapa dalam video tersebut diperlihatkan juga kalau Vegeta, Gohan dan bahkan Goku tampak juga dibuat kewalahan oleh petarung yang tidak terlihat?

Mungkinkah Android 18 keluar arena sehingga Damom dan Gamisarasu kemudian mengalihkan sasaran kepada Goku, Vegeta, dan Gohan?

Bisa jadi, karena dulu di SPOILER-nya, Episode 119 ini akan diberi judul "New Casualty from Universe 7! True Ability from Universe 4."

Dengan judul tersebut, jelas diberitahukan kalau ada semacam kecelakaan yang menimpa petarung Universe 7.

Mungkin di chapter ini Android 18 juga akan keluar arena karena lengah seperti yang terjadi pada suaminya, Krilin, pada episode 99 lalu.

Mungkin, Android 18 akan drop out karena berdiri di pinggiran arena kemudian didorong oleh Damom atau Gamisarasu,

Dan karena cara ini berhasil, maka Damom dan Gamisarasu kembali mencobanya pada Vegeta. Namun kali ini sepertinya tidak berhasil.

Lalu mereka pun beralih menyerang Gohan yang konsentrasinya belum pulih setelah terjebak ilusinya Shantsa.

Nah setelah menyerang Gohan inilah, Android 17 dan Goku sepertinya baru menyadari keberadaan dua orang manusia semut ini.

Dan karena di dalam Dragon Ball Super, diceritakan kalau Android 17 adalah seorang Ranger pelindung Satwa liar, maka besar kemungkinan, yang akan menghabisi Damom dan Gamisarasu di episode berikutnya adalah Android 17.

Bagaimana menurut kalian?

Saturday, 2 December 2017

Super Saiyan Evil Vegeta???

Pada teori kami sebelumnya kami berspekulasi kalau Vegeta tidak akan bisa mengakses Ultra Instinct seperti yang Goku lakukan.

Sebagai gantinya Vegeta akan mencapai wujud perubahan yang lain yang tidak kalah sangar yaitu semacam Super Saiyan God Anger atau Super Saiyan Anger God.

Alasannya karena dalam Goku Black Saga atau Zamasu Saga, Trunks, anaknya Vegeta, mampu memasuki mode Super Saiyan Anger yang kekuatannya tidak kalah sangar dibanding Super Saiyan Blue.

Dalam mode tersebut, Trunks bisa menghajar Zamasu dan Black yang bahkan tidak bisa ditangani oleh dua Super Saiyan Blue. Vegeta dan Goku.

Jika Trunks saja bisa mengaktifkan kekuatan dahsyat tersebut harusnya sebagai ayah yang baik, Vegeta pun punya kemampuan untuk melakukannya juga.

Terlebih lagi, sejak kemunculannya dalam Dragon Ball Z, pemicu power up nya Vegeta selalu didasari amarah.

Misalnya saja saat Cell Saga, Ki Vegeta langsung meningkat pesat karena marah melihat Trunks terkena laser beam-nya Cell.

Lalu dalam Battle of God, Vegeta yang hanya mampu mencapai wujud Super Saiyan 2, bisa menghajar Beerus secara membabi buta setelah melihat Beerus menampar Bulma.

Padahal, pada saat itu Son Goku yang sudah menggunakan wujud Super Saiyan 3 saja tidak mampu menyentuh Beerus sedikit pun.

Tapi bagaimana jika ternyata ada perubahan wujud yang lebih ekstrim lagi yang bisa dicapai oleh Vegeta, yaitu Super Saiyan Evil.
Super Saiyan Evil Vegeta?

Dalam sejarah bangsa Saiyan, ratusan tahun yang lalu seorang Saiyan bernama Yamoshi bertarung sendirian melawan Evil Saiyan.

Dibantu 5 orang pengikutnya, Yamoshi bisa mencapai wujud Super Saiyan God. Yup, betul, Yamoshi adalah Saiyan pertama yang bisa mencapai wujud SUper Saiyan dan Super Saiyan God.

Tapi, meski bisa mencapai wujud Super Saiyan God, Yamoshi pada akhirnya tetap kalah melawan Evil Saiyan, karena wujud Super Saiyan God yang punya batas waktu penggunaan.

Legenda Yamoshi ini sama persis dengan apa yang diceritakan oleh Shenron dalam Battle of God.

Memang dalam penggambarannya, wujud Zamoshi lebih terlihat mirip seperti Vegeta ketimbang Son Goku.

Tapi itu tidak bisa dijadikan dasar kalau kelak yang akan mampu mencapai wujud Super Saiyan God yang sesungguhnya adalah Vegeta.

Karena pakaian yang dikenakan oleh Vegeta saat ini adalah pakaian tempur yang lumrah dipakai oleh para Saiyan.

Sementara pakaian yang selalu dipakai oleh Son Goku adalah pakaian karate yang lumrah dikenakan para petarung di Bumi.

Kami rasa, Yamoshi ini adalah leluhurnya Son Goku. Sehingga di masa ini, Goku kembali mengulang legendanya dengan menjadi Super Saiyan dan Super Saiyan God yang pertama.

Sementara Vegeta yang merupakan keturunan Raja bangsa Saiyan adalah keturunan dari Evil Saiyan yang terus berkuasa setelah Yamoshi tewas.

Dalam cerita legenda Saiyan tersebut, masih rancu apakah Evil Saiyan ini merupakan sebutan untuk seluruh Saiyan yang berwatak jahat atau sebutan untuk satu orang Saiyan yang mencapai perubahan wujud iblis.

Memang secara harafiah, kemungkinan besar, Evil Saiyan ini adalah sebutan untuk para Saiyan yang berwatak jahat.

Tapi bagaimana jika ternyata Evil Saiyan yang dilawan oleh Yamoshi ini hanyalah satu orang Saiyan saja?

Dan di masa ini kekuatan Evil Saiyan tersebut akan kembali terreinkarnasi di dalam tubuh Vegeta?

Kami rasa kemungkinan tersebut bisa saja terjadi, mengingat Vegeta sudah 2 kali menjadi villain yang mengerikan sepanjang cerita Dragon Ball Z dan Dragon Ball GT.

Dalam Dragon Ball Z Buu Saga, Vegeta menyerahkan tubuhnya kepada Babidi dan berubah menjadi Majin Vegeta, hanya agar bisa bertarung dengan kekuatan penuh melawan Goku.

Dan dalam Dragon Ball GT Baby Saga, Vegeta dimasuki oleh Baby dan berubah menjadi Baby Vegeta yang menjadi ancaman mengerikan bagi Goku dan seluruh alam semesta.

Berdasar dua kasus tersebut lah kami rasa, dalam Dragon Ball Super ini Vegeta akan kembali menjadi Villain yang mengerikan di suatu hari nanti.

Terlebih lagi sampai saat ini masih belum ada penjelasan yang konkrit mengenai Demon Realm dalam dunia Dragon Ball.

Nah Dragon Ball Super ini kan ceritanya berkutat diseputar kehidupan para Dewa, jadi kami rasa inilah momen yang sangat tepat untuk menjelaskan tentang dunianya para iblis tersebut.

Demon Realm ini konon merupakan dunia kebalikan dari dunia yang nyata.

Jika Universe di dunia nyata berada dibawah kekuasan seorang Kaioshin, Demon Realm berada dibawah kekuasaan seorang Makaioshin atau Kaioshin iblis.

Dengan struktur yang demikian, bisa jadi di dalam Demon Realm juga terdapat Demon yang merupakan kebalikan dari Angel, serta Madaishinkan yang merupakan kebalikan dari Daishinkan.

Nah, kami rasa Evil Saiyan yang dilawan oleh Super Saiyan God Yamoshi di dalam legenda bangsa saiyan ini mendapatkan kekuatannya dari Demon Realm ini.

Atau mungkin malah dilatih oleh seorang Demon yang setara dengan seorang Angel di dunia nyata.

Oleh karenanya kekuatan Super Saiyan God Yamoshi yang didapat dengan cara menggabungkan kekuatan 5 orang Saiyan berhati baik, masih belum cukup kuat untuk mengalahkan si Evil Saiyan.

Meskipun Yamoshi tidak dapat mengalahkan si Evil Saiyan, tetapi sepertinya dia berhasil melukai si Evil Saiyan ini hingga cukup parah.

Sehingga si Evil Saiyan pun pada akhirnya tewas dimakan oleh usia dan luka yang didapatnya dari Super Saiyan God Yamoshi.

Dan para Saiyan yang ada di generasi selanjutnya adalah keturunan dari Evil Saiyan, sehingga disaat bulan Purnama, mereka akan berubah menjadi iblis yang berwujud kera raksasa.

Sementara para raja Saiyan adalah keturunan langsung dari Evil Saiyan. Dimana suatu hari nanti salah atu keturunanya tersebut akan kembali membangkitkan kekuatan Evil Saiyan.

Dan karena saat ini Super Saiyan God sudah kembali bangkit, maka Super Saiyan Evil pun akan segera bangkit dalam waktu dekat.

Dimana kekuatan Super Saiyan Evil tersebut tidak lain akan bangkit dalam diri seorang Pangeran Saiyan yang bernama Vegeta.

Mungkin teori kami ini terdengar begitu kebablasan. Tapi kami rasa akan sangat menarik jika setelah Tournamen of Power berakhir, Arc selanjutnya akan membahas tentang Demon Realm yang merupakan kebalikan dari dunianya para Dewa.

Dan di Arc tersebut, Vegeta akan kembali menjadi sosok Villain setelah menyerahkan dirinya kepada seorang Makaioshin atau MaDaishinkan untuk dapat menyaingi kekuatan Ultra Instinct-nya Goku yang tidak bisa dia kuasai.

Bagaimana menurut kalian?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons