Showing posts with label Dragon Ball. Show all posts
Showing posts with label Dragon Ball. Show all posts

Monday, 2 April 2018

Zalama lebih kuat dari Zeno dan masih hidup di Universe 7???

Pada anime Dragon Ball Super episode 31, Bulma pergi ke luar angkasa bersama Jaco menemui Zuno Sama untuk menanyakan tentang Super Dragon Ball.

Dari informasi yang diberikan oleh Zuno Sama inilah akhirnya kita jadi tahu kalau Super Dragon Ball diciptakan oleh seorang Dewa Naga atau Ryuu-jin yang bernama Zalama pada tahun ke-41 penanggalan Dewa.

Kemudian di tahun 42, Zalama mematenkan logo bintang di dalam bola naga super tersebut yang akan terlihat sama bentuknya meskipun dilihat dari sudut yang berbeda-beda.

Jika ketujuh Bola Naga tersebut terkumpul, dan dilakukan upacara pemanggilan, menggunakan Bahasa Dewa, maka akan muncul Super Shenron yang siap untuk mengabulkan sebuah permintaan.

Konon permintaan yang bisa dikabulkan oleh Super Shenron ini, sifatnya tak terhingga. Dia bisa mengabulkan permintaan apapun tanpa ada batasan.

Setelah mengabulkan sebuah permintaan, bola naga super akan kembali tersebar ke penjuru Universe 6 dan 7 dan tidak akan berfungsi lagi selama umur satu ekor kecoa, atau selama 1 tahun.

Dan alasan kenapa ketujuh Bola Naga super yang ukurannya sebesar sebuah planet ini tersebar hanya di Universe 6 dan 7, sampai saat ini masih misterius.

Didasari alasan inilah, kemudian muncul spekulasi kalau Zalama mempunyai hubungan dengan bangsa Namek, karena suku bangsa ini bisa ditemukan dikedua Universe tersebut.

Karena perlu diingat kembali, Dragon Ball yang ada di Bumi diciptakan oleh Kami, yang berasal dari bangsa Namek, sebelum diupgrade oleh Dende, yang juga berasal dari Namek, setelah Frieza Saga.

Dan bangsa Namek yang ada di Planet Namek, juga memiliki Dragon Ball mereka sendiri yang konon dibuat dari cuilan Super Dragon Ball.

Kedua jenis Dragon Ball yang ada di universe 7 semuanya diciptakan oleh bangsa Namek.

Dan tidak menutup kemungkinan, kalau Namekian di Universe 6 pun memiliki Dragon Ball mereka sendiri.

So, mungkin Zalama adalah leluhur bangsa Namek. Baik itu Namekian di Universe 6 maupun  Namekian Universe 7.

Kemudian muncul pertanyaan, jika Super Dragon Ball ciptaan Zalama bisa mengabulkan permintaan apapun, tanpa ada batasan, apakah Zalama, selaku penciptanya memiliki power yang lebih hebat dari Zeno, Dewa Segala-galanya?

Kami rasa TIDAK.
Teori tentang Zalama Dragonball Super

Karena menurut catatan Dragonball.wikia, Dragon Ball yang ada di Bumi dan Planet Namek memiliki beberapa karakteristik yang sama antara lain, tidak bisa mengabulkan sesuatu yang melebihi kekuatan penciptanya, misalnya Dragon Ball di Bumi dan Planet Namek tidak bisa mengabulkan permohonan untuk membunuh Frieza karena kekuatan Frieza lebih kuat dari Kami maupun Namekian.

Jika karakteristik ini ternyata juga dimiliki oleh Super Dragon Ball, maka bisa dipastikan kekuatan Zalama tidak lebih besar dari Zeno, meskipun katanya bisa mengabulkan apapun tanpa ada batasannya. 

Meskipun bisa mengembalikan seluruh Universe yang telah dimusnahkan oleh Zeno selama Turnamen of Power.

Terlebih lagi, jika Zalama lebih kuat dari Zeno, dalam Black Saga, tentu Zamasu sudah menggunakan Super Dragon Ball untuk membunuhnya, sebelum dia memutuskan untuk menghancurkan Super Dragon Ball.

Tapi kenyataannya tidak, Zamasu pikir, dia sudah membunuh semua Dewa di seluruh Universe di masa depan, ternyata Future Zeno masih hidup.

Dan dia datang saat Goku memencet tombol pemanggilan yang dia dapatkan dari Zeno masa kini.

Kemudian Future Zeno menghapus keberadaan Zamasu, yang konon katanya sudah meminta kehidupan abadi menggunakan Super Dragon Ball.

Kami rasa hal itu cukup untuk membuktikan kalah kekuatan Zalama, selaku pencipta Super Dragon Ball masih tidak lebih kuat dari Zeno.

Kalau setara Zeno, mungkin. Atau setara Daishinkan, kami rasa malah lebih masuk akal.

Nah, mungkin sebagian dari kalian masih akan menyanggahnya dengan mengatakan kalau mungkin Zamasu tidak tahu kalau Zeno itu nyata.

Tapi perlu kalian ingat, Zamasu itu adalah calon pengganti Kaioshin Universe 10. Masak iya orang yang dipersiapkan untuk menjadi Kaioshin tidak tahu tentang Zeno?

Nah, karakteristik lain yang dimiliki oleh Dragon Ball yang ada di Bumi dan Planet Namek adalah, keberadaannya akan musnah jika penciptanya meninggal.

Jika ternyata karakteristik ini juga dimiliki oleh Super Dragon Ball, maka besar kemungkinan Zalama masih hidup sampai saat ini.

Zalama menciptakan Super Dragon Ball yang hanya bisa dipanggil menggunakan bahasa Dewa. Jadi besar kemungkinan kalau Zalama ini juga merupakan seorang Dewa. Terlebih lagi julukannya adalah Ryuu-jin atau Dewa Naga.

So, umurnya tentu bisa suangaaat panjang. INGAT!!! Umur Beerus saja sudah lebih dari 75 juta tahun loh!!!

Lalu, jika Zalama masih hidup, kira-kira dimana dia sekarang?

Kalau menurut kami, saat ini Zalama masih hidup dan tinggal di suatu tempat di Universe 7.

Alasannya sederhana. Super Dragon Ball hanya tersebar di Universe 6 dan 7. Itu berarti hanya di dua Universe ini saja kemungkinan Zalama tinggal.

Dan pada saat Turnamen of Power, saat Universe 6 dimusnahkan oleh Zeno karena seluruh petarungnya sudah keluar arena, Super Dragon Ball yang menjadi hadiah dari Turnamen tersebut tidak musnah.

Jika Zalama tinggal di Universe 6, seharusnya dia ikut musnah dalam tragedi tersebut, karena yang tersisa dari Universe 6 hanyalah Angel-nya saja. 

Dan jika Zalama musnah, maka Super Dragon Ball pun akan ikut musnah, sesuai dengan karakteristik Dragon Ball yang ada di Bumi dan Namek.

Jadi, kami pun mengambil kesimpulan kalau saat ini Zalama masih hidup dan tinggal di Universe 7.

Piye menurutmu cah?

Friday, 23 March 2018

[ TEASER DBS THE MOVIE ] PERTARUNGAN PARA SAIYAN TERKUAT???

Wohohoho, baru beberapa waktu yang lalu hangat digosipin, minggu ini, TOEI Animations resmi merilis teaser perdana Dragon Ball Super The Movie.

Padahal rencana tayangnya baru bulan Desember 2018. Masih sekitar 10 bulanan lagi loh!!! 

Kayaknya, TOEI animation tidak mau kehilangan euforia anime dragon ball super yang saat ini pamornya sedang naik.

Bayangkan saja! Di beberapa negara di wilayah Amerika Latin, sampai diadakan nobar terbuka anime dragon ball super episode 130 kemaren.

Diberitakan oleh IGN.com, di Ekuador, tepatnya di negara bagian Machala, acara Nobar terbuka Dragon Ball Super episode 130 dihadiri oleh lebih dari 10.000 orang.

Josh tenan cah!!! Ngalah-ngalahin konsernya Nella Kharisma.

Belum lagi event yang diadakan di beberapa wilayah di negara Meksiko yang juga menyedot puluhan ribu pasang mata.

Dan konon, event serupa juga diadakan di beberapa negara lain di wilayah Amerika Latin. Uelok tenan cah cah!!!

Mungkin karena melihat begitu luar biasanya antusiasme penduduk universe 7, tepatnya di planet Bumi wilayah Amerika Latin, TOEI animation sampai gatel tangannya untuk segera pamer teaser anime Dragon Ball Super The Movie mereka.

And, nggak usah lama-lama lagi, ayok kita segera bahas teaser berdurasi 30 detik yang lumayan bikin geregetan ini!!!

Story, Screenplay, dan character design untuk anime movie ini ditangani langsung oleh Akira Toriyama. Sama dengan Battle of God, dan Fukattsu No F.

Jadi jelas ini akan nyambung ceritanya dengan kedua movie tersebut dan juga cerita dalam anime series.

Dan karena ceritanya disusun langsung oleh Akira Toriyama, maka bisa dipastikan akan lumayan banyak adegan-adegan gokil yang disisipkan di dalam film ini.

Nah, video teaser berdurasi kurang lebih 30 detik ini memperlihatkan adegan Goku yang sedang melompat-lompat kegirangan untuk melakukan pemanasan sebelum bertarung dengan seorang musuh yang masih misterius. 

Tidak ada ekspresi panik dan terintimidasi yang diperlihatkan oleh Son Goku dalam teaser ini.

Dia malah tampak begitu santai dan enjoy, menikmati tantangan duel yang ada di depannya.

Mungkin, ini mungkin lho ya! Di Movie ini, Son Goku tidak akan menghadapi seorang musuh yang jahat yang ingin menghancurkan Bumi seperti yang sudah-sudah.

Tapi dia hanya akan bertarung dengan banyak karakter terkuat dari berbagai alam semesta. Mungkin juga dari berbagai Timeline.

Kemungkinan ini kami dapat setelah mendapati tulisan "A New Adventure to be strongest begins" di adegan setelahnya.

Karena di sini disebutkan sebagai sebuah Adventure, sebuah petualangan untuk menjadi yang terkuat, kemungkinan besar Son Goku tidak akan stay di rumah menunggu penjahat yang ingin menghancurkan Planet Bumi datang sambil ketawa "Ha hahaha, aku penjahat terkuat di alam semesta datang untuk menghancurkan Bumi."

Nggak nggak!!! 
[ TEASER DBS THE MOVIE ] PERTARUNGAN PARA SAIYAN TERKUAT???

Latar belakang dari adegan ini memang berupa pegunungan es, yang seolah mirip seperti di wilayah kutub. Wilayah yang dulu dulu dulu sering dipakai oleh Son Goku untuk menghadapi musuh-musuhnya dalam cerita The Movie. Terutama saat musuhnya masih berhubungan dengan laboratorium dan Red Ribon.

Tapi di Dragon Ball Super, lawan-lawan Goku sudah bukan lagi hasil eksperimen laboratorium. Tapi sudah bertaraf eksperimen para Dewa.

Dan wilayah yang bisa diinjak oleh Goku, sudah bukan hanya di Bumi saja. Bukan juga cuma sebatas antar planet. Tapi sudah antar Universe dan antar Timeline.

Jadi, kami rasa pertarungan ini tidak terjadi di Bumi.

Karena ini adalah sebuah adventure, maka seharusnya bukan musuh baru yang datang ke Bumi untuk mencari Goku, tetapi Goku yang melanglang buana untuk mencari lawan tanding.

Dan lawan tanding yang akan ditemui oleh Goku dalam Movie ini salah satunya adalah seorang Saiyan.

Kesimpulan ini kami dapat tidak hanya karena melihat pakaian adat yang dipakai oleh musuh yang dihadapi oleh Goku dalam Teaser ini yang mirip pakaian tempurnya bangsa Saiyan primitif.

Tapi lebih kepada bocoran cerita yang pernah diutarakan oleh Akira Toriyama yang menyebutkan kalau Movie-nya nanti akan mengungkap origin atau asal muasal kekuatan Bangsa Saiyan.

Jadi kami rasa, di Movie ini Goku dan kawan-kawan akan bertualang ke Universe lain yang memiliki penduduk Saiyan di dalamnya.

Saat ini, diketahui hanya Universe 6 saja yang memiliki penduduk berkebangsaan Saiyan. Dan masih damai berkembangbiak di Planet Salada.

Jadi kemungkinan besar Goku dan Vegeta akan piknik ke Planet tersebut.

Dan karena konon Movie ini akan mengungkap tentang asal usul kekuatan bangsa Saiyan yang tidak terbatas, maka besar kemungkinan ceritanya akan mengungkit masa lalu bangsa Saiyan.

Darimana asal kekuatan bangsa Saiyan, dan kenapa Saiyan di Universe 6 memiliki sifat yang sangat berbeda dengan Saiyan di Universe 7.

Dimana pada akhirnya akan berhubungan dengan Yamoshi. Saiyan pertama yang bisa mencapai wujud Super Saiyan God.

Entah itu nanti akan digambarkan sebagai cerita Flashback dari seseorang yang ditemui oleh Goku di Planet Salada Universe 6 atau Goku dan Vegeta malah akan melakukan Time Travelling ke masa awal munculnya bangsa Saiyan.

Jika itu hanya sebatas cerita Flashback, mungkin yang dihadapi oleh Goku pada teaser ini bukanlah Yamoshi. Tapi orang lain yang memiliki hubungan dengan Yamoshi. Entah itu keturunannya atau salah satu keturunan dari pengikut Yamoshi.

Tapi jika Goku dan Vegeta ternyata melakukan perjalanan waktu ke masa lalu, bisa jadi yang dihadapi oleh Goku pada teaser ini adalah Yamoshi.

Pakaian berbulu, gelang besar, dan rambut hitam lancip, cukup untuk menunjukkan kalau dia adalah seorang petarung Bangsa Saiyan.

Tapi sepertinya Goku tidak menghadapinya sebagai sosok Villain, tetapi hanya sebatas rekan bertarung. Oleh karenanya di video teaser ini ekspresi wajah Goku tampak riang gembira.

Nah, jika nanti Goku dan Vegeta akan bertemu dengan Yamoshi, maka ada kemungkinan musuh tidak terduga yang akan dihadapi oleh mereka nanti adalah Evil Saiyan.

Yamoshi dan Evil Saiyan ini seperti satu paket. Keduanya sama-sama leluhur bangsa Saiyan, sama-sama misteriusnya, serta hidup di masa yang sama.

Terlebih lagi, dalam legenda bangsa Saiyan, masih belum dijelaskan apa yang terjadi kepada Evil Saiyan setelah Yamoshi tewas.

Kita juga belum tahu, apakah Yamoshi benar-benar tewas karena kehabisan waktu dalam penggunaan Super Saiyan God, atau memang kekuatannya masih belum sebanding dengan Evil Saiyan.

Saat ini, kekuatan Son Goku, dengan wujud Master Ultra Instinct-nya, sudah sebanding atau mungkin malah lebih kuat dari Dewa Penghancur.

Jadi, kalau musuhnya nanti hanya sekuat Super Saiyan God, rasa-rasanya masih terlalu enteng bagi Goku.

Harusnya Super Saiyan God Yamoshi, sudah bukan lagi tandingan Goku.

Nah, karena Evil Saiyan bisa mengalahkan Super Saiyan God Yamoshi, secara matematis malah si Evil Saiyan ini nih yang rasa-rasanya lebih masuk akal untuk dijadikan Villain utama.

Kemudian muncul pertanyaan, apakah Evil Saiyan yang mengalahkan Yamoshi ini sama dengan Evil-Doer yang muncul di cerita Flashback-nya Jiren?

Kalau iya, maka patut untuk kita tunggu aksi team-tag terkuat di jagad raya, Goku dan Jiren.

Piye menurutmu cah? 

Monday, 19 March 2018

[ REVIEW DBS 130 + PREVIEW DBS 131 ] SIAPA PEMENANG TOURNAMENT OF POWER???

Pertarungan puncak Tournament of Power antara Son Goku vs Jiren terus berlanjut ke ranah yang lebih ekstrim lagi di episode 130 ini..

Setelah Goku tanpa disangka-sangka mampu mencapai level Master Ultra Instinct, yang kekuatannya melampaui Dewa Penghancur, di episode 130 ini, Jiren akhirnya mengeluarkan kekuatan penuhnya yang ternyata bukan Ultra Instinct. Dan bukan juga kekuatan Hakai.

Dan juga tidak terlihat seperti sebuah transformasi baru. Jiren terlihat sama, hanya saja warna kulitnya saja yang berubah menjadi lebih cerah, dan manusiawi.

Akhirnya jelas sudah kalau kekuatan luar biasa Jiren adalah murni jenis kekuatan mortal yang power levelnya sudah melampaui Dewa Penghancur. 

Agak kurang adil memang, bagaimana seorang Mortal bisa mendapatkan kekuatan yang melampaui Dewa Penghancur tanpa dilatih oleh seorang Dewa Penghancur atau seorang Angel.

Atau mungkin, asal usul kekuatan Jiren memang sengaja dibuat misterius seperti ini karena nanti baru akan dijelaskan dalam Dragon Ball Super The Movie yang sudah dikonfirmasi kalau ceritanya merupakan kelanjutan dari Dragon Ball Super anime series?

Who Knows!!!

Yang jelas dengan kekuatan penuhnya ini, Jiren sempat hampir berhasil mengalahkan Master Ultra Instinct Goku.

Namun karena Visi Misinya Goku jelas, serta ikatan batin dengan keluarga, sanak saudara, handai taulan, dan rekan sejawatnya juga sangat kuat, Goku akhirnya bisa bangkit lagi dan membalik keadaan.

Nah disini, Krilin mengisahkan kalau beberapa rekan setimnya Goku di Tournament of Power dulunya sempat menjadi musuh yang mengancam keselamatan Bumi.

Namun berkat Goku, kini mereka semua bertarung bersama justru untuk menjaga keeksistensian  Planet Bumi khususnya, dan Universe 7 pada umumnya.

Uniknya, dalam flashbacknya ini, disisipkan juga Frieza. Kalau Piccolo, Vegeta, dan Android 17 dan 18 sih sudah wajar. Tapi ini Frieza, men!!!

Mungkinkah ini berarti kalau Frieza kini sudah masuk dalam jajaran Villain yang sudah insyaf? 

Yang itu juga berarti meskipun umpama dia nanti menjadi pemenang Tournamen Of Power dan mendapatkan Super Dragon Ball, permohonannya tidak akan membahayakan Universe 7?

Lagi-lagi Who Knows!!!

Nah, balik ke medan pertarungan.

Meskipun Jiren sudah mengeluarkan seluruh Ki-nya yang meluap-luap, tetapi itu sama sekali tidak berarti apa-apa dihadapan Master Ultra Instinct-nya Goku.

Hal itu membuatnya kehilangan akal sehat sehingga menyerang tim Universe 7 yang berada di tribun penonton.
preview dragonball super episode 131

Jika saja, Goku tidak sigap menangkisnya, maka Universe 11 sudah bisa dipastikan tamat. Karena Jiren sudah menyalahi aturan Turnamen dengan menyerang tribun penonton.

Dan setelah kejadian yang nista itu, Goku jadi semakin kehilangan respect kepada Jiren. Goku yang tersulut amarah karena Jiren ingin menyakiti teman-temannya langsung menghujamkan super bogemnya ke muka Jiren.

Satu bogem tidak cukup, Goku memberi porsi ekstra, buy one get one free bogem spesial lagi ke wajah Jiren, hingga membuatnya terpelanting.

Dilanjutkan dengan satu serangan Kamehameha yang kali ini manteranya disingkat. Cuma "Ha" gitu doank, membuat Jiren tergeletak hina di dasar arena.

Warna kulitnya yang tadinya berwarna kuning langsat pun kembali berubah menjadi keabu-abuan. Yang menunjukkan kalau kekuatan dan stamina Jiren sudah terkuras habis.

Sadar kondisinya saat ini sudah tidak memungkinkan lagi untuk bisa mengalahkan Master Ultra Instinct Goku, Jiren memohon agar Goku segera menjatuhkannya keluar arena saja.

Tetapi, dewi fortuna sepertinya masih berpihak kepada Jiren.

Saat Goku akan melancarkan serangan terakhirnya untuk melempar Jiren keluar arena, tiba-tiba tubuhnya mengalami kontraksi hebat. Wujud Ultra Instinct-nya berakhir, dan ada semacam aura hitam dengan gradasi ungu yang keluar dari tubuhnya.

Belum ada penjelasan tentang fenomena langka ini. Tapi entah kebetulan atau disengaja, aura hitam ungu-nya ini memiliki warna yang sama persis dengan aura evil yang ada di dalam cerita flashback-nya Jiren.

Warna hitam ungu yang keluar dari tubuhnya Goku berbeda dengan hitam ungu yang dipancarkan oleh pengguna Hakai.

Ungunya Goku, terlihat lebih gelap. Dan lebih mirip seperti warna aura evil dalam flashback-nya Jiren ketimbang ungunya Hakai.

Apakah kemampuan Ultra Instinct ada hubungannya dengan kekuatan Evil?

Mungkin.

Malahan kami pikir, di dalam Dragon Ball Super The Movie nanti, musuh yang akan dihadapi oleh Goku dan kawan-kawan adalah si Evil yang ada di flashback-nya Jiren.

Mungkin, si Evil ini adalah kandidat Dewa penghancur Universe 11 sebelum Toppo yang gagal mempelajari Ultra Instinct, sehingga malah terjerumus kedalam ilmu iblis yang sesat.

Entahlah. Nanti malah kami dibilang terlalu mengada-ada lagi kalau membahas tentang Evil dalam dunia Dragon Ball.

Nah, setelah Goku terkapar karena Ultra Instinctnya habis, kini justru Jiren yang punya kesempatan untuk mengeliminasi Son Goku.

Dan benar saja. Tidak mau menyia-nyiakan kesempatan emas ini, Jiren segera menembakkan Ki Blast pamungkas untuk mengakhiri perlawanan Son Goku.

Nyaris saja Goku terjatuh keluar arena akibat Ki Blast-nya Jiren ini. Andai saja, Frieza dan Android 17 tidak secara ajaib muncul kembali di tengah arena menyelamatkan Goku.

Kini, karena Goku sudah kembali terkapar tak berdaya. Nasib universe 7 dipertaruhkan ditangan Android 17 dan Frieza.

Dan dengan munculnya 17 dan frieza secara ajaib ini, maka sekarang sudah waktunya kita masuk ke pembahasan Preview anime Dragonball Super episode 131 yang akan tayang minggu depan.

Video Preview episode mendatang ini diawali dengan adegan Jiren yang warna kulitnya masih terlihat abu-abu, menerjang Ki Blastnya Frieza dan Android 17 yang diarahkan kepadanya.

Kelihatannya, meski kondisi Jiren kini sudah tidak seperkasa sebelumnya, kekuatannya masih bukan tandingan Android 17 dan Golden Frieza.

Dalam narasinya, Goku bertanya kepada dirinya sendiri "Did I Lost?" kemudian dijawab sendiri "No The Fight A'int over yet, we'ev still got our final ace in the hole"

Sepertinya diepisode mendatang Goku akan pingsan, tak sadarkan diri selama beberapa detik setelah terkena Ki Blast-nya Jiren tadi.

Tapi kemudian dia terbangun dan melihat pertarungan di arena masih berlanjut. Dan orang yang bertarung tersebut tidak lain adalah Android 17 dan Frieza vs Jiren.

Apakah Android 17 dan Frieza ini yang disebut sebagai "Ace in the hole" dalam narasi Goku?

Sekedar info, Ace in the hole itu sebuah ungkapan berbahasa Inggris yang kurang lebih artinya "sesuatu yang akan memastikan kemenangan ketika sudah dikeluarkan."

Jadi, mungkin saja yang disebut Ace in the hole ini adalah Android 17 dan Frieza, yang membuat kondisi pertarungan di atas arena menjadi 3 lawan 1.

Dimana secara matematis, Universe 7 yang masih menyisakan 3 orang petarung sudah pasti unggul dibandingkan Universe 11 yang hanya tersisa satu petarung. Terlebih lagi sisa waktu turnamen tinggal beberapa puluh detik lagi.

Tapi sepertinya 17 dan Golden Frieza masih belum akan bisa mengakhiri perlawanan Jiren.

Malah sepertinya, Jiren akan kembali mengumpulkan kekuatan dahsyatnya dan mem-push balik Frieza dan Android 17.

Bukan mustahil jika Frieza dan 17 malah akan benar-benar tereliminasi di episode 131 mendatang.

Kemudian siapa pemenang Tournamen Of Power akan kembali ditentukan oleh hasil dari pertarungan Goku vs Jiren.

Nah, dalam video preview ini, tampak Goku bertarung hanya dengan menggunakan wujud Base.

Sementara diakhir preview tampak Jiren kembali melakukan Power Up yang setara Master Ultra Instinct.

Apakah itu tandanya diepisode mendatang, Universe 11 yang akan memenangkan Tournamen of Power dan Jiren yang akan mendapatkan Super Dragon Ball?

Tunggu dulu!! Mungkin saja adegan Jiren yang melakukan Power Up tersebut terjadi sesaat sebelum dia melancarkan serangan Ki Blast besar-besaran untukmengeliminasi Android 17 dan Frieza.

Dimana setelahnya kondisinya kembali pada mode Base yang staminanya sudah terkuras habis.

Dan disaat itulah Goku yang juga dalam mode Base kembali bertarung melawan Jiren, dan dia berhasil melempar Jiren keluar arena.

Dan Goku yang jadi juaranya.

Kenapa kami berpikir demikian?

Karena sebelum-sebelumnya, seringnya cuplikan adegan yang ditampilkan dalam video Preview disusun secara terbalik-balik. Tidak runtut.

Terlebih lagi, selanjutnya ada adegan dimana Beerus, dan Kaisoshin terlihat begitu terkejut setelah Grand Kai memanggil Naga Super Dragon Ball.

Jika Universe 11 yang menang, seharusnya Kaioshi dan Dewa Penghancur yang di shoot bukan Beerus dan Kaioshin Universe 7. Melainkan Belmod dan Kaioshin Universe 11.

Oleh karenanya, kami rasa, Goku akan menjadi pemenang di turnamen ini. Kemudian dia menggunakan jatahnya sebagai penerima Dragon Ball Super untuk menghidupkan kembali universe-universe yang sudah dimusnahkan oleh Zeno.

Hal ini diperkuat dengan adegan dimana raut muka Grand Priest yang terlihat tidak begitu senang saat mendengarkan permintaan macam apa yang akan diucapkan, kemudian jadi tersenyum, seolah memaklumi permintaan tersebut.

Mungkin maksud dari judul episode minggu depan "The Miraculous Conslusion! Farewell Goku, Until We Meet Again," adalah berkat Goku, seluruh Universe yang dimusnahkan oleh Zeno dikembalikan seperti semula menggunakan Super Dragon Ball.

Dan karena seluruh Universe sudah dikembalikan, maka seluruh Fighter dan Dewa penghancur peserta Tournamen juga kembali muncul di arena.

Kemudian sebelum mereka kembali ke Universe mereka masing-masing, mereka mengucapkan salam perpisahan kepada Goku.

Masalahnya sekarang, Goku sudah tahu kalau alam semesta pada mulanya berjumlah 18.

Apakah seluruh alam semesta yang Goku minta untuk dikembalikan keeksistensiannya menggunaakn Super Dragon Ball hanyalah alam semesta yang ikut turnamen saja, atau seluruh Universe yang berjumlah 18?

Patut untuk kita nantikan di episode mendatang.

Menurutmu, piye cah?

Monday, 5 March 2018

[ REVIEW DBS 129 + PREVIEW DBS 130 ] SEMUA HAKAISHIN TERKEJUT!!! GOKU MENGUASAI MASTER ULTRA INSTINCT!!!

Pada kesempatan kali ini, Otaku Indonesia akan membahas tentang Preview anime Dragon Ball Super episode 130 yang akan tayang next week.

Tapi sebelum kita membahas Preview episode minggu depan, alangkah indahnya kalau kita bahas dulu beberapa poin penting yang terjadi dalam anime Dragon Ball Super episode 129 yang barusan tayang.

Pertarungan ronde kedua antara Ultra Instinct Goku vs Jiren kembali terjadi di episode kali ini.

Dan sesuai dugaan banyak orang, kemampuan Ultra Instinc Omen memang masih belum cukup untuk menandingi Jiren, apalagi untuk mengalahkannnya.

Dalam mode Ultra INstinct yang belum sempurna ini, Goku hanya unggul dalam segi defense. Dia bisa menghindari setiap serangan Jiren dengan sempurna.

Tetapi saat dia beralih ke mode menyerang, kemampuan Ultra Instinctnya jadi kacau balau. Offense Goku benar-benar payah dalam wujud ini.

Bahkan meskipun dia sudah menembakkan Kamehameha dengan kekuatan penuh seperti saat melempar Kefla keluar arena, hal itu sama sekali tidak membuat Jiren bergeser dari zona nyamannya sedikitpun.

Terlepas dari, itu karena Jiren sudah mengobservasi pola pergerakan Goku saat melawan Kefla atau tidak, tetapi pada kenyataannya Kamehameha Ultra Instinct Goku memang nggak ngefek sedikitpun dihadapan infinite powernya Jiren

Malahan Goku nyaris terkena serangan balik yang telak dari Jiren jika dia tidak tepat waktu memanfaatkan sisa energi Kamehamehanya sebagai tameng untuk menahan serangan balik dair Jiren tersebut.

Nah adegan yang bikin merinding terjadi setelahnya.

Selama ini Vegeta selalu menolak, tidak mengakui, kalau Goku lebih kuat darinya. Dia selalu merasa memiliki kekuatan yang sebanding dengan Goku.

Tapi di episode ini nih, secara tidak langsung Vegeta sudah mengakui kalau kekuatan Goku memang sudah jauh berada di atas kekuatannya.

Meskipun Vegeta mengatakannya dengan bahasa yang.... yeahhh, masih dibungkus aroma keangkuhan.

Alih-alih mengatakan "Kakarot, kamu harus bisa mengalahkan Jiren!" Vegeta justru bilang "Kakarot, aku tidak mengijinkan kamu kalah dari Jiren!"

Jadi, kesannya Vegeta tidak meminta apalagi memohon kepada Goku agar menang dari Jiren, tapi Vegeta memposisikan dirinya sebagai atasan yang menyuruh bawahannya untuk menang bagaimanapun caranya.

Intinya Vegeta bilang kalau Gue udah ngasih semuanya ke loe, So, elu nggak gue ijinin kalah dari Jiren. TITIK!

Dan wousshh, seperti layaknya Jenderal Perang kepercayaan Raja, Goku langsung bangkit, dengan tingkat kepercayaan diri yang baru.

Goku mulai mengatur nafas, melepaskan semua beban, dan memfokuskan semua panca inderanya ke dalam pertarungan.

Dan dengan menutup kedua matanya, Goku tidak lagi memikirkan apapun selain pertarungannya saat ini melawan Jiren. 
REVIEW DBS 129 + PREVIEW DBS 130

Sebagai efeknya, aura biru panas yang dipancarkan dari tubuh Goku semakin menguat dan meluas hingga dapat dirasakan dari bangku penonton.

Tidak mau terjebak dalam pola permainannya Son Goku, Jiren pun merilis aura merahnya untuk melenyapkan aura biru Goku yang menyelimuti lingkungan di sekelilingnya.

Dan untuk meredam perkembangan Goku yang terus terusan diluar ekspektasi, Belmod meminta Jiren untuk segera mengakhiri pertarungan tersebut.

Dengan menghujankan sejuta pukulan dari langit ke posisi Goku berada, Jiren bermaksud menjatuhkan Son Goku baik dengan cara menekan Goku sampai jatuh keluar arena menggunakan pukulannya atau menghancurkan lantai tempat Goku berpijak sehingga Goku akan jatuh dengan sendirinya karena sudah tidak ada lagi pijakan.

Namun bukan seorang Saiyan namanya, kalau tidak bisa mengatasi kondisi tersebut dengan sesuatu yang membuat tercengang.

Tekanan yang semakin kuat yang Goku rasakan dari hujan pukulannya Jiren yang bertubi-tubi, perlahan bisa dia balas dengan pukulan yang sejenis.

Dan Boom Boom, satu demi satu pukulan balasan dengan kecepatan super duper sonic, dilancarkan Goku untuk menandingi pukulannya Jiren.

Hingga menimbulkan percikan percikan cahaya yang sangat hebat sebagai akibat dari bentrokan dua pukulan berkecepatan super sonic.

Inilah momen dimana Goku mulai melakukan serangan balik. Peta pertarungan akan segera berbalik setelahnya. Ditandai dengan satu pukulan telak dari Goku yang berhasil disarangkan tepat di bagian perutnya Jiren hingga HOEKSZ!!!

Dan inilah momen yang paling aku suka setiap kali Goku akan melakukan serangan balik menggunakan wujud Ultra Instinct.

Soundtrack musiknya yang dungduteduitetet, dungdutedutetet, dungdutetetttttttt. KA KA KA KA KACHI DAZE, GUN GUN GUN GUN WO MUKI, JAN JAN BYAN BYAN KYUUKYOKU NO BATORU IMI WA NAI SA TATAKAU DAKE.

Ditambah lagi saat Goku melakukan Power Up Ultra INstinct-nya, tiba-tiba muncul aura putih biru yang berbentuk seperti sebuah galaksi.

Josh tenan cah, cah!!!

Kemudian sambil menarik nafas dalam dalam, aura putih biru tersebut sedikit demi sedikit merasuk masuk ke tubuh Son Goku.

Melihat Power Goku yang terus meningkat pesat, Jiren akhirnya mulai tertantang. Dia meresponnya dengan merilis aura merah api dengan kekuatan penuh.

Kalau dipikir-pikir ini jadi mirip dengan kompor gas api biru vs kompor gas api merah. Mana yang lebih panas, mana yang lebih bisa membakar.

Ya, jawabannya sudah pasti, abi biru lebih panas dibandingkan api merah. Dan api putih jauh lebih panas lagi.

Dengan memadatkan Ki Blast yang tadinya seukuran Genkidama, menjadi seukuran bola baseball, Jiren melancarkan serangan maut ke arah Goku.

Jegerrrrr!!! Blep. Ki Blas meledak-ledaknya Jiren langsung lenyap tak berbekas.

Wuelok cah!!! Layaknya seorang Catcher handal, Ki blastnya Jiren yang seukuran bola baseball tersebut berhasil ditangkap Goku dengan hanya menggunakan satu tangan.

Inilah momen krusial kebangkitan Master Ultra Instinct Goku. Perfect Ultra Instinct yang sesungguhnya.

Semua dewa penghancur yang menyaksikan hal tersebut langsung bangkit dari tempat duduknya. Seolah tidka percaya ada seorang Mortal yang mampu menguasai kemampuan Ultra Instinct sampai sekelas Master.

Kini bukan lagi Jiren yang memplekotho Goku. Tapi sebaliknya, Gokulah yang memplekotho si manusia Ultraman ini.

Kalau Zeno sama bilang, Supa Supa Supa Sungoiiiii!!!

Nah sekarang waktunya kita masuk ke pembahasan Preview DBS episode 130 yang akan tayang minggu depan.

Tidak banyak yang bisa kita bahas untuk video Preview kali ini, karena tinggal menyisakan pertarungan antara Goku vs Jiren saja.

Tapi karena sudah memasuki 2 episode terakhir anime dragon ball super, kami yakin adegan pertarungannya nanti pasti bakalan Josh Gandosh!

Nah dengan sempurnanya Ultra Instinct Goku, perbedaan kekuatan antara Goku dan Jiren kini sudah tidak terlalu jauh lagi.

Kini Goku tidak hanya bisa menghindari setiap serangannya Jiren, tetapi juga bisa memberikan serangan yang sangat signifikan terhadap makhluk terkuat di universe 11 tersebut.

Dan kelihatannya setelah menguasai Ultra Instinct dengan sempurna, Goku berhasil menyarangkan sebuah serangan, yang sepertinya berupa Ki Blast, dengan kekuatan penghancur yang sangat massive kepada Jiren.

Karena dalam video Preview ini tampak Jiren sudah tidak lagi mengenakan seragam Pride Trooper kebanggaannya. Kini kondisinya sudah topless sama seperti Goku.

Apa yang sudah Goku lakukan hingga bisa menelanjangi Jiren seperti itu? Who knows!

Yang jelas setelahnya, ekspresi Jiren sudah tidak lagi tampak cool seperti sebelumnya. Bahkan selama 30 detik video preview berjalan, ekspresi wajah Jiren malah kelihatan panik terus terusan.

Sepertinya kondisi di atas arena memang benar-benar sudah berbalik. Kini justru Jiren yang sudah mulai terpojok.

Dan untuk menandingi kekuatan Master Ultra Instinct-nya Goku, Jiren akhirnya meningkatkan lagi kekuatan tempurnya hingga batas yang juga melampaui Limit.

Tapi yang paling menarik di sini, menurut kami adalah aura yang dikeluarkan oleh Jiren.

Meski sampai saat ini masih belum dikonfirmasi apakah Jiren juga menguasai Ultra Instinct atau tidak, tapi dari bentuk dan warna aura yang dikeluarkannya, kita memang patut untuk mencurigainya.

Nah chapter 130 nanti judulnya adalah "The greatest Showdown of all time, The Ultimate Survival Batte."

Tidak ada tanda-tanda akan ada kontestan yang akan keluar arena di episode ini.

So, ini bener-bener akan jadi episode yang full battle power sepanjang durasi 30 menit.

Jadi, buat kalian yang menggilai anime-anime dengan fight scene yang keren, episode 130 ini tidak boleh sampai terlewatkan.

Karena pertarungan terakhir yang mempertaruhkan keeksistensian sebuah Universe ini pasti bakalan sangat-sangat keren sekali.

Kalau Zeno sama bilang, Supa Supa Supa Sungoiiiii!!!

Piye menurutmu cah?

Sunday, 18 February 2018

[ PREVIEW DBS 129 ] Perfect form Ultra Instinct Goku bangkit!!! Pertarungan setingkat para Angel dimulai!!!

Sebelum kita masuk ke pembahasan preview episode 129, ada baiknya kita ulas dulu poin-poin penting yang terjadi pada anime Dragon Ball episode 128.

Sesuai dugaan banyak orang, Vegeta akhirnya benar-benar keluar arena di episode 128 tadi. 

Tapi yang diluar ekspektasi adalah, ternyata sebelum benar-benar jatuh keluar arena, Vegeta menyempatkan diri memberikan sisa-sisa tenaganya kepada Son Goku.

Yang membuat Son Goku yang sudah tak berdaya, bisa bangkit lagi dan berubah ke mode Super Saiyan Blue. Meskipun pada akhirnya kekuatannya tersebut masih tidak berarti banyak melawan kedigdayaan Jiren.

Dan entah bagaimana skemanya, entah apa pemicunya, lagi-lagi Son Goku bisa memasuki mode Ultra Intinct Omen di detik-detik yang super kritis.

Dengan bangkitnya kekuatan tersebut, Universe 7 yang nyaris kehilangan asa, kembali punya harapan untuk memenangkan turnamen of power.

Tapi ada satu hal lagi yang benar-benar diluar ekspektasi siapapun. Frieza yang konon katanya akan ikut keluar arena di episode 128 bersama dengan Vegeta, sama sekali tidak tersentuh siapapun.

Padahal dalam SPOILER yang sudah lama beredar, disebutkan kalau di episode 129 hanya tinggal tersisa Son Goku dari Universe 7 dan Jiren dari Universe 11 yang masih bertahan di arena.

Ada apa ini, ada apa???

Jangan-jangan apa yang kami jadikan lelucon di dua video preview kami sebelumnya, malah akan jadi kenyataan. 

Keberadaan Frieza di dalam arena sejenak akan dilupakan oleh siapapun, termasuk si naratornya.

Dan karena keberadaan Frieza di dalam arena terlupakan, di akhir Turnamen, justru dia yang menjadi kunci kemenangan Universe 7.

Entah karena Jiren dan Goku keluar arena secara bersamaan, sehingga tinggal Frieza saja yang masih tertinggal di arena. 

Atau karena masih ada Frieza di dalam arena, Universe 7 yang bertahan hingga waktu turnamen habis, jadi unggul jumlah pemain dari Universe 11 yang tinggal menyisakan Jiren.

Bikin deg degan aja deh!!! Nggak bisa ngebayangin kalau Frieza yang jadi juaranya, permohonan macam apa yang akan dia minta menggunakan Super Dragon Ball.
PREVIEW Dragon Ball Ssuper 129

Nah, sekarang waktunya kita masuk ke pembahasan Preview Dragon Ball Super episode 129 minggu depan.

Setelah mengaktifkan sekali lagi mode Ultra Instinct Omen, kelihatannya Goku sudah mulai bisa memberikan serangan balik yang cukup berarti kepada Jiren.

Di episode 116 lalu, Whis menyebutkan kalau sepertinya Goku masih belum bisa menguasai Ultra Instinct saat dalam mode menyerang.

Tapi sepertinya di episode 129 mendatang Goku sudah mulai bisa mengatasinya. Meskipun masih menggunakan mode Ultra Instinct Omen yang sama.

Dalam preview tampak beberapa kali Goku memberikan serangan yang cukup mengintimidasi.

Salah satunya adalah tendangan tanpa bayangan yang satu ini.

Ini keren sekali lho cah! Setelah Goku selesai melakukan tendangan, ledakannya baru muncul beberapa detik kemudian.

Seharusnya dengan serangan yang telat panas semacam ini, paling tidak Jiren akan mendapatkan damage yang lumayan lah! Setidaknya memar-memar di punggung, atau sobekan bajunya jadi makin melebar.

Nah, selanjutnya pertarungan ikonik yang watatatatattatattata kembali terjadi.

Dilanjutkan dengan super kamehameha ke arahan Jiren yang terlihat mirip seperti yang Goku gunakan untuk mengeliminasi Kefla.

Dan seperti seharusnya, serangan tersebut masih belum cukup kuat untuk melempar Jiren keluar arena.

Tidak hanya level serangannya saja yang tidak cukup kuat untuk mengalahkan Jiren, tetapi wujud Ultra Instinct Omen-nya sendiri pun masih belum cukup kuat untuk mengalahkan si manusia Ultraman ini.

Oleh karenanya di akhir Preview tampak Son Goku berhasil mengakuisisi transformasi baru yang lebih suangar lagi.

Kali ini tidak hanya pupil matanya saja yang berubah warna menjadi silver, tetapi rambutnya Goku pun berubah menjadi silver.

Inilah perfect form dari Ultra Instinct. Atau beberapa fans menyebutnya Mastered Ultra Instinct.

Dengan form ini, kemungkinan besar kekuatan Son Goku kini bukan lagi setingkat Dewa Penghancur. Melainkan sudah setingkat para Angel.

Karena entah kebetulan atau memang sudah disengaja dari awal, semua Angel yang konon semuanya menguasai Ultra Instinct, memiliki warna rambut putih atau silver.

Mirip seperti warna rambutnya Son Goku dalam mode Perfect Ultra Instinct nya ini.

Agak menyebalkan juga sih, karena wujud final Ultra Instinct-nya Goku ini pada akhirnya sangat jauh berbeda dengan yang sudah di SPOILER-kan dulu sebelum Episode 109+110 tayang.

Terlepas dari itu, satu hal yang paling menarik perhatian kami adalah saat pupil matanya Goku di close up, tampak pupil matanya tersebut mengkilat, mirip seperti pupil matanya Jiren.

Jangan-jangan memang benar kalau kekuatan dahsyat-nya Jiren tersebut juga merupakan Ultra Instinct. Dan sudah setingkat Master.

Hanya saja karena kepalanya botak, jadi rambutnya tidak tampak berubah menjadi putih atau silver.

Hal ini bisa saja terjadi, karena menurut perkataan Whis dalam Resurection of F Saga, semua orang yang bahkan bukan dewa sekalipun bisa menguasai Ultra Instinct.

Meskipun pada kenyataannya saat itu hanya para Angel dan beberapa Dewa penghancur saja yang diketahui menguasainya.

Dan beberapa dewa penghancur saja. Ingat! Beberapa Dewa Pengahancur saja!

Yang artinya, tidak semua Dewa Penghancur menguasai kemampuan Ultra Instinct ini. Jadi, wajar jika Jiren bisa lebih kuat dari Dewa Penghancur Universe-nya sendiri, Belmod, jika dia juga menguasai ltra Instinct. 

Apalagi samapi setingkat Master.

Terlebih lagi, saat pertama kali Jiren muncul, pergerakannya saat menghindari balok turnamen, terlihat sangat mirip dengan pergerakan Goku dalam mode Ultra Instinct Omen.

Kesimpulannya, kemungkinan besar pertempuran FInal Turnamen Of Power antara Goku vs Jiren ini adalah pertempuran antar para Master Ultra Instinct.

Pertempuran yang tidak lagi setingkat para Hakaishin, tetapi sudah setingkat para Angel.

Piye menurutmu cah?

Sunday, 11 February 2018

[ PREVIEW DBS 128 ] GILIRAN VEGETA YANG KELUAR ARENA!!! BAGAIMANA DENGAN FRIEZA???

Video preview anime Dragon Ball Episode 128 minggu depan dibuka dengan adegan Vegeta yang mukanya sudah babak belur mencoba melawan Jiren sendirian.

Vegeta menghadapi makhluk terkuat dari alam semesta 11 tersebut hanya dalam wujud base form.

Dan sepertinya, Base formnya ini benar-benar base form biasa, bukan base form God Ki Control.

Ditambah lagi selama kurang lebih 30 detik video Preview ini berjalan, tidak ada perubahan wujud apapun yang dilakukan oleh Vegeta.

Hal ini semakin memperjelas kalau saat ini stamina Vegeta benar-benar sudah habis setelah melakukan self destruction untuk melempar Toppo keluar arena, kemudian dilanjutkan dengan serangan menggebu-gebu melawan Jiren bersama Goku dan 17.

Tidak ada lagi yang tersisa dari stamina dan power Vegeta. Satu-satunya hal yang membuatnya tetap mampu bertarung adalah kebanggaan dan harga dirinya sebagai seorang pangeran Saiyan.

Oh nggak juga dink. Keluarganya di Bumi, juga menjadi faktor terpenting yang membuat Vegeta terus mampu bertahan hingga 4 menit terakhir Turnamen of Power ini.

Tak bisa dipungkiri lagi, Vegeta adalah sosok suami dan ayah yang sangat sayang dengan keluarganya.

Di sisi lain, Son Goku yang masih mempunyai cukup stamina untuk berubah ke mode Super Saiyan Blue, menggunakan teknik instan transmission untuk mengakali kecepatan bertarungnya Jiren.

Meskipun sepertinya, rencananya tersebut tidak ngefek sama sekali melawan refleksnya Jiren. 

Iya lah orang time skipnya Hit saja bisa dimentahkan oleh Jiren, apalagi cuma sekedar instan transmission.

Dan sepertinya Son Goku terkena pukulan telak dari Jiren yang membuatnya terkapar tak berdaya. Lagi!

Tapi itu tidak membuat Goku putus asa. Karena sepertinya Goku memanfaatkan kondisinya yang sedang tak berdaya tersebut untuk mengumpulkan tenaga dan mengamati gaya bertarungnya Jiren yang ditantang duel one on one lagi oleh Vegeta.

Tidak banyak yang bisa kita bahas untuk video preview kali ini. Karena sepertinya episode 128 mendatang hanya akan fokus menampilkan adegan Jiren yang membully Vegeta.

Apakah Vegeta akan ditendang keluar arena di episode ini?
vegeta keluar arena dbs 128

Kemungkinan besar YA! Karena judul untuk episode minggu depan adalah "Noble Pride To The End!!! Vegeta Falls!!!"

Tapi ada yang menarik nih, sudah 2 episode secara beruntun, Frieza tidak nongol dalam cuplikan video Preview. Padahal dia termasuk 4 orang terakhir yang masih berada di dalam arena.

Di Preview episode 127, Frieza sama sekali tidak diperlihatkan batang hidungnya. Kemudian saat episode 127 sudah tayang, Frieza hanya muncul sebatas angin lalu.

Dia muncul menendang Jiren dengan penuh emosi, kemudian hilang lagi setelah ditendang balik oleh Jiren.

Uniknya, meski beberapa kali terkena serangan telak, tapi Frieza tak kunjung jua jatuh keluar arena.

Apakah di episode minggu depan nasib Frieza juga akan seberuntung episode-episode sebelumnya?

Rasanya patut untuk kita nantikan. Karena dalam SPOILER yang sudah beredar lama di internet, disebutkan kalau diepisode 129 nanti, hanya tersisa SOn Goku dan Jiren saja yang bertarung di dalam arena.

Apakah Frieza juga akan keluar arena di episode 128 mendatang? Atau keberadaannya cuma terlupakan oleh semua orang? Termasuk si Naratornya? Hahha...

Karena entah kenapa kami masih curiga kalau nanti, orang terakhir yang akan berdiri di arena adalah Frieza.

Atau gara-gara Frieza masih berada di arena, Universe 7 memenangkan Turnamen of Power karena unggul jumlah pemain yang bertahan di arena hingga waktu Turnamen habis.

Universe 7 masih menyisakan Goku dan Frieza hingga waktu habis. Sementara Universe 11 hanya tinggal menyisakan Jiren.

Piye menurutmu cah?

Tuesday, 6 February 2018

[ PREVIEW DBS 127 ] ANDROID 17 TERELIMINASI? GOKU, VEGETA SEKARAT!! DIMANA FRIEZA???

Judul untuk episode 127 minggu depan adalah "The approaching wall! The final barrier of hope!"

Dilihat dari judulnya, sepertinya MVP untuk episode minggu depan adalah Android 17 yang selama Turnamen of Power selalu menggunakan teknik barrier dalam bertarung.

Dan biasanya, karakter yang sudah menjadi MVP akan segera berakhir di bangku penonton. Contohnya saja Krillin di episode 99, Tienshin Han di episode 106, Piccolo di episode 119, dan yang terakhir Son Gohan di episode 124.

Nah, video preview episode 127 minggu depan diawali dengan adegan pertarungan antara Jiren vs Android 17.

Dengan memanfaatkan puing-puing arena yang beterbangan sebagai pijakan, Jiren melancarkan direct attack lurus ke arah Android 17.

Dan untuk menghadapi serangan langsungnya Jiren tersebut, Android 17 menciptakan barrier berlapis hingga berlapir-lapis.

Namun dihadapan Jiren, barrier tersebut masih terasa renyah aja. Lapisan barrier tersebut pecah begitu mudahnya, tidak bisa menghambat direct attacknya Jiren sedikitpun.

Cengkeraman Jiren langsung mendarat tepat kewajahnya Android 17, Krekkk! Rasanya muuantep banget gitu! Terasa pas digenggaman.

Tapi ada yang aneh dengan tubuh Jiren. Meskipun di narasinya Goku menyebutkan "with his true power revealed, Jiren is Unbelievably strong" "dengan merilis kekuatan penuhnya, Jiren menjadi luar biasa kuat," tetapi kenapa saat mendorong Android 17, baju bagian punggungnya Jiren tampak robek parah, seperti bekas terkena Ki blast?

Padahal di episode 126 tadi, bajunya Jiren masih mulus rapi, tanpa robek sedikitpun?

Kira-kira Ki Blast-nya siapa yang mengenai punggungnya Jiren?
PREVIEW DBS 127

Kalau dipikir-pikir, satu-satunya orang yang paling berpotensi melakukan hal teresbut ada Frieza. Cuma dia satu-satunya petarung dari Universe 7 yang tidak menjunjung tinggi semangat FAIRPLAY.

Seputus asanya Android 17, Goku, atau Vegeta, mereka akan tetap melakukan serangan secara jantan dan frontal dari depan. Tidak curi-curi kesempatan dari belakang.

Jadi, menurut kami, Frieza akan kembali berbuat ulah dengan menyerang Jiren dari belakang. Seperti yang sebelumnya dia lakukan kepada Toppo.

Tapi di video Preview ini, Frieza sama sekali tidak nongol batang hidungnya. Bahkan sejak terkena Ki Blast nyasarnya Jiren di episode 126 tadi, Frieza sudah tidak lagi nongol dalam pertarungan.

Dan dia juga tidak muncul di bangku penonton. Yang artinya, Frieza masih berada di suatu tempat di dalam arena pertarungan.

Jangan-jangan, Frieza benar-benar akan pura-pura semaput sampai turnamen berakhir, kemudian dia menjadi petarung terakhir yang bertahan di dalam arena seperti yang kami singgung dalam video Preview kami yang sebelumnya.

Hadeh, semoga saja nggak demikian skenarionya.

Tapi bisa saja yang membuat lubang di punggungnya Jiren tersebut justru Son Goku.

Dalam video preview ini terlihat Goku yang sudah mengaktifkan Super Saiyan Blue + Kaioken, menyerang Jiren dengan pukulan langsung.

Terlihat, ada ledakan Ki berbentuk bulat di bagian punggungnya Jiren yang muncul sesaat setelah Goku melayangkan pukulannya.

Bisa jadi, dalam adu jotos tersebut Goku melayangkan pukulan sejenis Dragon Fist yang membuat pukulan Ki-nya menembus hingga punggungnya Jiren.

Serangan telak yang didapatnya dari Goku ini membuat Jiren menjadi semakin emosi dan merilis kekuatan penuhnya, seperti yang tampak dalam video ini.

Tapi ini hanya sebatas spekulasi gue doank loh! Karena sudah lama Goku tidak menggunakan Dragon Fist dalam pertarungan.

Nah, setelah merilis seluruh kekuatan penuhnya, He easily smashes Goku and Vegeta's all out Attack! Seperti yang Goku sebutkan dalam narasinya. Jiren dengan mudah menempeleng Goku dan Vegeta yang sudah menyerang dengan all out!

Melihat Goku dan Vegeta terkapar setelah ditempeleng oleh Jiren, Android 17 mulai bertindak untuk membantu mereka.

Mungkin disaat Jiren akan menembakkan Ki Blast untuk mengeliminasi Goku dan Vegeta yang sudah terkapar inilah, Android 17 muncul untuk menahan serangan tersebut menggunakan kekuatan Barrier-nya.

Barriernya tersebut memang berhasil menyelamatkan Goku dan Vegeta untuk sesaat. Namun sebagai akibatnya, dia harus merasakan langsung betapa kuatnya pukulan Jiren.

Hingga dia pun ikut terkapar di samping Goku dan Vegeta.

Tapi karena dia adalah seorang Android, luka parah yang dia terima tidak serta merta membuat staminanya habis.

Dan disaat Jiren merilis ledakan Ki yang sangat besar untuk  mengeliminasi mereka bertiga sekaligus, Android 17 bangkit lalu menggunakan seluruh kekuatannya untuk menciptakan barrier terkuat.

Nah, mungkin barrier yang dia gunakan untuk melindungi harapan terakhir universe 7, yaitu Vegeta dan Goku, inilah yang disebut sebagai "The Final Barrier of Hope!"

Dan karena disebut sebagai "Final Barrier" besar kemungkinan android 17 akan tereliminasi di episode ini. Seperti "Last Stands" nya Gohan di episode 124 lalu.

Nah yang jadi pertanyaan adalah kemana Frieza di episode ini? Apakah dia tereliminasi atau dia malah ngumpet?

Terlebih lagi, di ending episode 126 tadi, wajah karakter yang ditampilkan akan segera bertarung hanyalah Goku, Vegeta, Android 17, dan Jiren. Tidak ada Frieza!!!

Haduh haduh!!! Jadinya gue terpikir lagi kalau nanti Frieza yang akan menjadi petarung terakhir yang bertahan di arena, karena Goku, Vegeta, dan Jiren keluar arena secara bersamaan, sementara Frieza tetap berada di dalam arena karena tidak ikut bertarung.

Kalau menurut kalian bagaimana?

Sunday, 28 January 2018

[ PREVIEW DBS 126 ] VEGETA VS HAKAISHIN TOPPO!!!

Anime Dragon Ball Super Episode 126 minggu depan akan berjudul "Surpass even a God! Vegeta's Desperate Blow!"

Melampaui kekuatan Dewa! Dalam hal ini yang dimaksud Dewa pastinya adalah Dewa Penghancur! Serangan putus asa Vegeta!

Judulnya lumayan berbeda dengan judul yang dipakai pada SPOILER nya dulu.

Kalau yang di SPOILER dulu kalau nggak salah judulnya "Surpass even a God! Vegeta’s Life-Risking Blow!"

Jadinya, banyak yang berasumsi kalau Vegeta akan membangkitkan kekuatan baru yang melampaui kekuatan Dewa Penghancur setelah melakukan serangan beresiko tinggi.

Namun dengan judul resmi yang sekarang ini "Surpass even a God! Vegeta's Desperate Blow!" kami justru berpikir sebaliknya.

Kata "Surpass Even a God!" yang merujuk pada Vegeta, sepertinya bukan fakta, melainkan hanya sebatas tekad.

Jadi, menurut kami di episode 126 nanti, Vegeta tidak akan (atau mungkin lebih tepat kalau dibilang"Belum akan") membangkitkan kekuatan baru yang melampaui Dewa Penghancur.

Di episode minggu depan nanti dia hanya bertekad untuk melampaui kekuatan Dewa Penghancur, yang merujuk pada kekuatan Toppo.
VEGETA VS HAKAISHIN TOPPO

Nah, Preview Dragon Ball Super episode 126 dimulai dengan adegan Toppo yang akan mengeliminasi Android 17 menggunakan Hakai.

Tampaknya Android 17 terlempar cukup jauh akibat serangannya Toppo tersebut. Tapi kami rasa 17 masih belum akan tereliminasi di episode ini.

Mungkin dia hanya terlempar ke puing-puing arena yang dihancurkan oleh Toppo di episode 125 tadi, seperti yang terjadi pada Frieza.

Setelah 17 dan Frieza dilumpuhkan, Toppo kemudian berhadapan dengan Vegeta.

Nah, kita tidak tahu apa yang terjadi dengan pertarungan antara Goku dan Vegeta vs Jiren, sehingga Vegeta bisa berpaling dari pertarungan tersebut untuk bertarung melawan Toppo.

Yang pasti petarungannya ini berjalan secara fair, one on one, dan Toppo masih berada di atas angin.

Wujud baru Vegeta yang katanya sudah melampaui Super Saiyan Blue biasa ini, ternyata masih belum cukup kuat untuk menghadapi Toppo.

Beberapa kali terlihat Toppo berhasil menghujamkan pukulan dan ki Blastnya secara telak ke tubuh Vegeta.

Hingga pada puncaknya dia mengeluarkan tembakan Hakai dengan kekuatan yang meledak-ledak ke arah Vegeta.

Dilihat dari adanya percikan-percikan listrik yang muncul pada Hakai-nya Toppo, sepertinya Hakai yang akan dia tembakkan ke arah Vegeta tersebut kekuatannya jauh melampaui kekuatan Hakai yang dia tembakkan ke arah Frieza di episode 125.

Nah di sini, tampak Vegeta berteriak seperti tengah menaikkan Power levelnya, diiringi kondisi sekitar yang bergetar hebat.

Pose seperti ini umumnya digunakan oleh para petarung dalam dunia Dragon Ball untuk melakukan Power Up dan juga Transformasi.

Tapi dari apa yang ditampilkan di sini, tubuh Vegeta tidak tampak mengeluarkan ledakan Ki atau perubahan aura.

Sehingga besar kemungkinan tidak akan ada transformasi baru lagi bagi Vegeta di episode 126 mendatang.

Entah kalau di episode-episode berikutnya.

Tapi yang pasti "Surpass even a God! Vegeta's Desperate Blow!" tidak menunjukkan indikasi akan adanya transformasi baru Vegeta yang melampaui kekuatan Dewa Penghancur di episode 126 mendatang.

Yang terjadi, menurut kami, justru Vegeta akan melakukan serangan membabi buta ke arah Toppo, seperti seseorang yang sudah putus asa.

Meskipun pada dasarnya Vegeta masih ingin memaksa, menjebol batas limit kekuatannya sendiri hingga mencapai level kekuatan yang melampaui Toppo.

Kira-kira mampukan Vegeta mencapai level tersebut?

Ataukah Vegeta terpaksa kembali membuang gengsinya untuk melakukan fusion dengan Son Goku?

Kalau kami sih, yakin Vegeta akan mampu mencapai level yang melampaui Toppo. Hanya saja tidak di episode 126 nanti.

Kami malah kurang yakin kalau Goku dan Vegeta akan kembali melakukan Fusion.

Alasannya tentu karena sampai detik ini, Goku masih belum mencapai level Limit Breaker yang memiliki aura biru dan merah.

Sehingga kami yakin wujud tersebut adalah transformasi terakhir Son Goku di Turnamen Of Power yang akan digunakan untuk mengalahkan Jiren.

Dan jika Goku akan mengalahkan Jiren sendirian, maka, adalah tugas Vegeta untuk mengalahkan Toppo bagaimanapun caranya.

Atau setidaknya mengimbangi kekuatan Toppo untuk menjaga momentum agar Toppo tidak bisa ikut campur kedalam pertarungannya Goku vs Jiren.

Oleh karena itu, bagaimanapun caranya, Vegeta memang membutuhkan Transformasi baru atau setidaknya Power-Up lagi.

Karena sepertinya Frieza tidak akan bangun dari semaputnya untuk waktu yang cukup lama. Dan Android 17 sepertinya akan keluar arena di episode berikutnya.

Atau mungkin malah Frieza akan terus pura-pura pingsan sampai Turnamen Selesai. Lalu dia yang jadi pemenangnya, dan mendapatkan Super Dragon Ball.

Entahlah. Semoga saja tidak. Karena endingnya bakalan jadi horor...

Dan kesimpulannya, kami memang percaya kalau Vegeta akan mampu mencapai level kekuatan yang melampaui Toppo. Tapi tidak di episode 126 besok!

Bagaimana menurut kalian?

Sunday, 21 January 2018

[ PREVIEW DBS 125 ] BANGKITNYA DEWA PENGHANCUR TOPPO!!!

Judul untuk episode minggu depan adalah "With imposing presence! God of Destruction Toppo Descends."

Dalam narasinya, Son Goku menyebutkan kalau 17 menyerang Toppo dnegan kekuatannya yang unlimited sementara Frieza punya tugas untuk melakukan serangan kejutan jika ada kesempatan.

Dan disaat Frieza dan 17 berpikir mereka sudah akan bisa mengalahkan Toppo, Toppo mengeluarkan kekuatan penuhnya yang diperkirakan setingkat dengan seorang Dewa Penghancur.

Di episode 124 tadi, Gohan meninggalkan Android 17 yang sednag melawan Toppo untuk menyelamatkan Frieza dari serangan Dyspo.

Bekerjasama dengan Frieza yang sudah berubah ke wujud Golden, Gohan bisa mengeluarkan Dyspo dari arena pertarungan.

Meskipun kesuksesan tersebut harus dibayar mahal, karena Gohan juga ikut keluar arena bersama Dyspo.

Dengan keluarnya Gohan dan Dyspo, otomatis petarung yang tersisa di arena tingga Goku, Vegeta, Frieza, dan Android 17 dari Universe 7, serta Jiren dan Toppo dari Universe 11.

Goku dan Vegeta saat ini sedang bertarung serius melawan Jiren. Sementara Android 17 sedang menghadapi Toppo.

Dan setelah Dyspo keluar arena, kini Frieza sedang tidak ada lawan.
PREVIEW DBS 125

Sebenarnya Frieza bisa saja memilih jadi penonton ketimbang ikut campur kedalam salah satu dari dua pertarungan yang tersisa.

Namun sepertinya tindakan Gohan di episode 124 sedikit banyak telah mengubah pemikiran Frieza sehingga dia memutuskan untuk membantu Android 17 melawan Toppo.

Awalnya tampak Android 17 bertarung sendirian melawan Toppo. Dengan jumlah Ki yang tidak terbatas yang dimilikinya sebagai seorang Android, 17 terus menyerang Toppo tanpa henti menggunakan Ki Blast.

Namun energi tak terbatas yang dimilikinya tersebut, sepertinya masih belum cukup untuk menandingi besarnya kekuatan Toppo.

Hingga pada satu titik, dirinya nyaris terdorong keluar arena akibat terkena Ki Blast-nya Toppo.

Saat dirinya sudah terdorong hingga ke pinggiran arena, Frieza menyerang Toppo dari belakang.

Meskipun serangannya hanya berupa Ki Blast kecil-kecilan, tetapi itu sudah cukup untuk mengalihkan perhatiannya Toppo.

Jika kalian masih ingat, di episode 82, saat Toppo bertarung melawan Goku di pertarungan ujicoba, Toppo begitu marah kepada Goku karena serangan Goku telah merobek seragam kebanggaan Pride Troopper miliknya.

Seragam merah ketat yang dikenakannya tersebut merupakan seragam khusus yang hanya boleh dikenakan oleh para Pride Trooper.

Jika ada yang berani merusaknya, itu sama saja dengan menginjak-injak harga diri Pride Trooper.

Oleh karena itu, Toppo langsung marah dan nyaris mengeluarkan kekuatan penuhnya untuk menghajar Goku jika pertarungannya tersebut tidak dihentikan oleh Grand Priest.

Itulah kenapa, meskipun serangan Frieza hanya Ki Blast kecil-kecilan, tetapi serangannya tersebut telah merobek bagian punggung dari seragamnya Toppo.

Sehingga membuat Toppo berang dan langsung mengalihkan perhatiannya kepada Frieza.

Momen tersebut kemudian dimanfaatkan oleh 17 untuk melepaskan diri dari serangan Ki Blast-nya Toppo.

Barangkali, ekspresi aneh Frieza yang ditampilkan dalam Preview ini terkait dengan kemarahan Toppo yang menurutnya aneh karena hanya dipicu oleh robeknya seragam yang dia kenakan.

Kalian lihat, ada dua lubang dibagian punggung seragamnya Toppo, bukan?

Kami rasa itu adalah akibat ulahnya Frieza. Dan Frieza terus menyerang Toppo dari belakang saat Toppo mendorong 17 menggunakan serangan Ki Blast-nya.

Mungkin awalnya Toppo hanya memperingatkan Frieza untuk jangan coba-coba berani merusak seragamnya.

Tetapi Frieza tidak mempedulikannya, dan malahan semakin membabi buta menembakkan Ki Blast-nya ke punggung Toppo.

Akibat serangan Frieza dari belakang tersebut, baju Toppo jadi hancur berantakan. Yang membuat amarah Toppo semakin meledak-ledak.

Saking marahnya, Toppo sampai merilis kekuatan penuhnya yang setara Dewa Penghancur untuk menghancurkan Frieza yang menurutnya telah menginjak-injak harga diri Pride Trooper.

O iya, terlepas dari itu, karena gambarnya tidak jelas, sebenarnya ada 3 kemungkinan tentang siapa yang nyaris terlempar keluar arena tersebut. 

Bisa saja yang terpojok bukanlah Android 17, melainkan Toppo yang terkena serangan gabungannya Frieza dan 17. Atau Goku yang terkena serangannya Jiren.

Tapi kami tidak yakin kalau yang terpojok tersebut adalah Toppo, karena warna Ki milik Toppo adalah merah oranye. Sementara yang terlihat dalam Preview warnanya putih biru.

Nah karena pancaran Ki nya berwarna putih biru, malah ada kemungkinan kalau yang hampir terdorong keluar arena itu adalah Son Goku atau Vegeta, yang punya warna Ki putih biru.

Tapi kami tetep yakin kalau itu adalah Android 17, karena dalam adegan sebelumnya diperlihatkan kalau Toppo menyerang Android 17 menggunakan Justice Flash.

Sementara diadegan setelahnya, tampak Toppo mendapatkan serangan Ki Blast di bagian punggungnya yang ditembakkan oleh Frieza.

Jika yang terpojok itu adalah Toppo, untuk apa Frieza menembakkan Ki Blast ke bagian punggungnya.

Lagi pula, jika Toppo sudah ditepian arena, bagaimana bisa Frieza menembak bagian punggungnya. Emangnya Frieza boleh menembakkan Ki Blast dari bangku penonton?

Nah ada yang menarik dari dua pertarungan yang dijalani oleh Android 17 sebelum menghadapi Toppo ini.

Android 17 merupakan orang yang punya andil besar dalam mengalahkan Damon, si serangga, dan Aniraza si raksasa.

Android 17 merupakan orang pertama yang mengetahui kalau Damon adalah makhluk yang tubuhnya seukuran serangga, dan juga merupakan orang pertama yang menyadari kalau Anilaza bergerak berdasarkan sensor mirip ikan lumba-lumba yang ada di telinganya, serta punya inti kekuatan dibagian jidatnya.

Tanpa android 17, Universe 7 nyaris dihancurkan oleh Anilaza dari universe 3 yang kekuatannya mampu memukul mundul kekuatan gabungan 5 petarung terkuat Universe 7.

Nah, ada dua kesamaan dari dua lawan yang sangat menyusahkan tersebut. Keduanya merupakan petarung yang menggunakan kemampuan spesial binatang.

Damon berwujud serangga, sementara Anilaza merupakan monster yang menggunakan kemampuan sensorik seperti lumba-lumba.

Dan jika kalian tidak lupa, di Dragon Ball Super ini, Android 17 diceritakan berprofesi sebagai seorang Ranger pelindung satwa liar.

Dan entah kebetulan atau memang disengaja, Toppo yang menjadi lawan berikutnya, juga memiliki ciri-ciri binatang.

Jika kalian cermati, bentuk matanya Toppo mirip dengan bentuk mata kucing. Jadi ada kemungkinan kalau kekuatannya Toppo ini punya hubungan dengan kemampuan spesial kucing.

Kami rasa, berkat pengetahuan Android 17 tentang dunia satwa inilah, dia dan Frieza bisa menyusun rencana untuk menghadapi kekuatan Toppo yang sama sekali bukan tandingan mereka.

Karena di episode ini diceritakan kalau Toppo baru akan mengeluarkan kekuatan penuhnya yang setara dewa penghancur.

Besar kemungkinan di episode 125 nanti tidak ada yang akan tereliminasi.

Nah, bagaimana cara Android 17 dan Frieza untuk mengalahkan lawan yang kekuatannya setara dewa penghancur ini?

Mungkinkah Android 17 dan Frieza akan menggunakan strategi bertahan untuk menguras stamina Toppo?

Jika itu yang terjadi, maka Android 17 punya kans besar untuk memenangkan pertarungan tersebut, karena sebagai seorang Android, dia tidak akan kehabisan Ki dan tidak akan kelelahan.

Atau yang terburuk justru Frieza dan 17 akan dikalahkan sekaligus oleh Toppo, sehingga di arena tinggal menyisakan duel 2 lawan 2, Toppo vs Vegeta, Goku vs Jiren?

Jika kalian punya opini atau prediksi atau IMO tentang bagaimana Frieza dan 17 akan mengalahkan Toppo, kalian bisa tuliskan prediksi kalian di kolom komentar.

Monday, 8 January 2018

Legenda Yamoshi, Kenapa Beerus dan Whis sampai tidak tahu?

Menurut cerita Vegeta dalam Dragon Ball Z, ada legenda bangsa Saiyan yang menyebutkan kalau ribuan tahun sebelum planet Vegeta meledak, ada seorang saiyan yang mampu mencapai wujud Super Saiyan untuk pertama kalinya.

Dalam Dragon Ball Super akhirnya diketahui kalau nama dari Saiyan legendaris tersebut adalah Yamoshi.

Dan dalam sebuah wawancara bersama Akira Toriyama yang dirangkum dalam Saikyo Jump edisi Januari 2018, Toriyama menjelaskan tentang seperti apa sosok Yamoshi ini.

Diceritakan kalau Yamoshi ini adalah seorang Saiyan yang berhati baik. Dia hidup jauh sebelum bangsa Saiyan menjadikan Planet Vegeta menjadi tempat tinggalnya.

Bersama kelima pengikutnya Yamoshi melakukan pemberontakan melawan Evil Saiyan. Saat dalam kondisi terdesak, Yamoshi berubah menjadi Super Saiyan yang pertama dalam sejarah dan membuat Saiyan lainnya kewalahan.

Kemudian dengan menyatukan kekuatan dengan kelima pengikutnya, Yamoshi bisa mencapai wujud Super Saiyan God dan nyaris berhasil menghancurkan para Evil Saiyan.

Sayangnya kekuatan Super Saiyan God Yamoshi tidak bertahan lama. Karena kehabisan waktu, Yamoshi akhirnya tewas ditangan Evil Saiyan.

Kematian Yamoshi tidak hanya membuatnya menjadi legenda bagi bangsa Saiyan. Tetapi ternyata spiritnya masih tetap berkelana mencari calon penyelamat baru.

Karena terkesan dengan kisah Yamoshi, Elder Namekian mencatat kisah Yamoshi dalam mencapai wujud Super Saiyan God dalam Buku Legendaris mereka.

Dari cerita di buku tersebutlah Shenlong mengetahui tentang Kisah Yamoshi dan bagaimana cara mencapai wujud Super Saiyan God.

Ada beberapa point menarik tentang Legenda Yamoshi sang Super Saiyan dan Super Saiyan God pertama ini.

Pertama. Disebutkan kalau Yamoshi hidup beberapa ribu tahun sebelum bangsa Saiyan di Universe 7 menjadikan Planet Vegeta sebagai tempat tinggalnya.

Sedangkan Beerus menjadi Dewa Penghancur Universe 7 sudah lebih dari puluhan juta tahun. Dan sudah didampingi oleh Whis selama masa jabatannya tersebut.

Tapi kenapa Beerus dan Whis sama sekali tidak tahu tentang Yamoshi, Super Saiyan God, dan Evil Saiyan?

Kalau Beerus sih bisa dimaklumi. Mungkin saat itu Beerus sedang tidur panjang sehingga tidak tahu tentang Yamoshi.

Tapi kalau Whis sampai tidak tahu. Kok kayaknya ada yang aneh.

Padahal, Whis bisa tahu kalau Goku berubah menjadi Super Saiyan dan mengalahkan Frieza di Planet Namek, hanya dengan mengetukkan tongkatnya ke lantai.

Kenapa Whis tidak bisa melakukan hal tersebut untuk mencari tahu info tentang Yamoshi? Kenapa dia sampai repot-repot bertanya kepada Shenlong untuk urusan tersebut?

Kedua. Disebutkan kalau Yamoshi yang sudah berubah menjadi Super Saiyan God kalah melawan Evil Saiyan karena kehabisan waktu.

Yamoshi tewas, kemudian spiritnya berkelana untuk mencari sang penyelamat baru.

Bayangan Yamoshi kemudian muncul saat ritual pemanggilan Super Saiyan God dilakukan oleh Goku di Bumi dalam Dragon Ball Super Beerus Saga.

Pertanyaannya sekarang, kenapa spirit Yamoshi masih berkelana mencari sang penyelamat baru. Apakah Universe 7 masih belum bebas dari ancaman Evil Saiyan?  

Bukankah Planet Vegeta sudah musnah, dan bangsa Saiyan yang menghuni planet tersebut ikut punah?

Terlebih lagi, kenapa setelah mati, Spirit Yamoshi malah berkelana ke penjuru Universe, bukannya pergi ke akhirat untuk bereinkarnasi atau untuk masuk surga?

Dari dua poin fakta menarik tersebut, Kami jadi terpikirkan satu teori cukup menarik.
cerita tentang Super Saiyan God Yamoshi

Jika kalian masih ingat, saat King Picollo Saga dalam Dragon Ball Z, disebutkan kalau orang yang mati dibunuh oleh iblis atau demon, maka jiwanya tidak akan bisa terbang menuju akhirat.

Jadi, kami rasa yang dihadapi oleh Yamoshi bukan sekedar sekumpulan orang Saiyan yang berhati jahat. Tetapi benar-benar seorang evil Saiyan yang menggunakan kekuatan iblis atau demon.

Oleh karenanya, setelah Yamoshi mati di tangan evil saiyan tersebut, spiritnya tidak bisa masuk ke Akhirat.

Spirit atau jiwanya Yamoshi tersebut justru terus berkelana ke punjuru universe, hingga sekarang.

Akira Toriyama juga menyebutkan kalau legenda Yamoshi tersebut terjadi ribuan tahun sebelum bangsa Saiyan menghuni Planet Vegeta.

Dengan fakta tersebut, tidak menutup kemungkinan kalau lokasi terjadinya pertempuran antara Yamoshi melawan Evil Saiyan tidak terjadi di Universe 7. 

Kami malah curiga kalau para Saiyan di Universe 7 adalah imigran dari Saiyan Universe 6. Dan pertempuran antara Yamoshi melawan Evil Saiyan tersebut terjadi di Universe 6.

Oleh karenanya Whis dan Beerus yang sudah hidup di Universe 7 selama ratusan juta tahun tidak mengetahui kejadian tersebut sama sekali.

Tapi jika Saiyan Universe 7 ternyata berasal dari Universe 6, lalu kenapa Saiyan di Universe 6 cinta damai sementara Saiyan di Universe 7 malah suka berperang?

Mungkin Saiyan di Universe 6 ini adalah keturunan dari Yamoshi dan kelima pengikutnya. Sementara Evil Saiyan yang dihadapi oleh Yamoshi sudah pindah ke Universe 7.

Entah itu karena diusir oleh Champa atau karena alasan yang lain.

Bukan mustahil jika para evil Saiyan tersebut sengaja diusir oleh Champa agar pindah ke Universe 7 untuk mengerjai Beerus.

Mungkin Champa bermaksud membuat Beerus kerepotan karena para Evil Saiyan bikin onar di Universe-nya.

Karena seperti yang kita tahu, hubungan antara Champa dan Beerus ini agak lumayan gimana gitu.

Tapi hal itu sama sekali tidak berhasil karena pada saat bersamaan Beerus sedang menjalankan misi tidur panjang.

Nah, karena Saiyan di Universe 6 adalah keturunan dari Yamoshi dan berhati baik, maka Kale, Caulifla dan Cabba bisa bertransformasi menjadi Super Saiyan dengan sangat mudah saat Turnamen of Power.

Menurut Akira Toriyama, syarat untuk bisa berubah ke wujud Super Saiyan adalah dengan memiliki S-Cell di dalam tubuhnya.

S-Cell ini hanya dimiliki oleh keturunan Saiyan. Dan uniknya, S-Cell dalam diri seorang Saiyan jumlahnya berbeda-beda tergantung dari sifatnya.

Semakin baik hati seorang Saiyan maka semakin banyak jumlah S-Cell di dalam tubuhnya. Semakin banyak jumlah S-Cell di dalam tubuhnya, semakin mudah untuk mencapai wujud Super Saiyan.

Itulah kenapa Trunks dan Goten dapat berubah menjadi Super Saiyan dengan sangat mudah, karena mereka berhati baik, sehingga S-Cell di dalam tubuh mereka sangat banyak.

Hal ini juga menjelaskan kenapa Vegeta baru bisa berubah menjadi Super Saiyan setelah menjadi baik dan tinggal di Bumi.

Nah selain teori yang standar semacam itu, kami juga punya teori yang lebih liar.

Bagaimana jika ternyata Bangsa Saiyan tidak berasal dari Universe manapun? Melainkan berasal dari Demon Realm.

Dalam dunia Dragon Ball, diceritakan kalau Demon Realm itu lokasinya di penghujung Universe dan tidak terikat dengan Universe manapun.

Serta merupakan dunia yang berkebalikan dengan dunianya para Dewa.

Sehingga Angel seperti Whis bisa tidak tahu sama sekali tentang Legenda Yamoshi dan Super Saiyan God, karena legenda Yamoshi tersebut terjadi di luar wilayah mereka.

Dan alasan kenapa Spirit Yamoshi tidak bisa memasuki Akhirat adalah karena yang membunuhnya adalah seorang Demon Saiyan atau Evil Saiyan, yang bener-bener Demon, bukan sekedar Saiyan berhati jahat.

Terlebih lagi, Yamoshi tewas di Demon Realm sehingga jiwanya tidak bisa memasuki Akhirat dan terus berkelana ke penjuru Universe hingga Super Saiyan God yang baru muncul.

Kami rasa, setelah kejadian Yamoshi melawan Evil Saiyan tersebut, bangsa Saiyan kemudian dikirim dari Demon Realm ke Universe 7 untuk membuat kekacauan atau untuk menguasai seluruh universe tersebut.

Keluarnya bangsa Saiyan dari Demon Realm ke dunia manusia, diikuti juga dengan keluarnya Spirit Yamoshi ke dunia. 

Hingga pada suatu kesempatan, spirit Yamoshi tersebut bertemu dengan elder Namekian dan menceritakan kisahnya yang kemudian ditulis dalam buku legendaris bangsa Namek.

Spirit Yamoshi kemudian terus berkelana di Universe 7 mencari sang penyelamat baru, karena ancaman Evil Saiyan dari Demon Realm masih ada.

Kami rasa, kekuatan dari Super Saiyan God yang sebenarnya tidak hanya sebatas kekuatan Super Saiyan berambut merah. Melainkan lebih dahsyat dari itu.

Atau mungkin malahan lebih kuat dari Dewa Penghancur. Seperti yang pernah dilihat Beerus dalam mimpinya.

Sehingga kekuatan Super Saiyan God inilah yang nantinya akan mampu mengalahkan kekuatan Evil Saiyan yang kemungkinan besar akan segera bangkit kembali dari Demon Realm.

Hal ini menjadi cukup masuk akal kenapa Bangsa Saiyan menjadi liar seperti iblis ketika bulan purnama tiba. Karena mungkin leluhur mereka adalah klan Demon yang berasal dari Demon Realm.

Terlepas dari dua teori kami tersebut, kami rasa legenda yang sebenarnya tentang Yamoshi ini akan segera segera kita ketahui di akhir tahun 2018 nanti.

Karena menurut info yang beredar, di akhir tahun 2018 nanti akan tayang Dragon Ball The Movie baru yang akan mengisahkan tentang asal usul bangsa Saiyan, yang besar kemungkinan akan mengangkat kisah tentang Yamoshi.

Mungkinkah salah satu dari dua teori kami tadi akan ada yang menjadi kenyataan? Who Knows!

Pokoknya kita tunggu saja nanti di akhir tahun 2018.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Blog Archive

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons